
setelah ngobrol sama pak dede dan sudah masuk waktu ashar vian ke mushola, setelah sholat dia menunggu kedatangan pak Daryat, pak opik, dan pak hendri di paviliun
setengah jam menunggu, mereka pun datang.
"terimakasih sudah mau datang." kata vian
"sama sama pak vian." jawab mereka
"mau minum apa pak ?, kopi, jus." kata vian
"kopi aja pak, tapi gak bisa ngerokok ya disini." jawab pak daryat, "kita juga sama." jawab pak opik dan pak hendri
"boleh aja pak, saya pun kalo cowok semua ngerokok, kita santai aja ya. gimana pak hasil pembicaraan bapak dengan pemilik lahan itu." tanya vian.
pak daryat membuka laptopnya dan memasang ke infokus, dia memperlihatkan denah dan photo photo lahan tersebut. surat surat lengkap kita tinggal lanjutin aja pak mereka minta 35 milyar masih bisa nego. akses jalan bagus pak tinggal buka jalur dari jalan besar.
"saya sih cocok pak, coba nego di 30 milyar, turunnya berapa kasih tau ke saya." kata vian
" baik pak, kalo begitu." jawab pak daryat.
" saya minta denahnya ya pak, mau buatkan site plannya." kata vian
" oh boleh pak." kata pak daryat
"saya rasa cukup untuk pembahasan kali ini. untuk perusahaan ini akan diambil LIVI group langsung, untuk perusahaan pengembang provertynya saya harap bapak bapak besok bisa hadir ke ruko yang didepan itu. " kata vian
__ADS_1
" baik pak." jawab mereka
"mungkin ada tambahan lagi dari pak opik dan pak hendri." kata vian
" kalo saya mungkin nanti pas pembangunanya, bahan apa saja yang akan di pake, design rumahnya gimana, type rumahnya mau berapa." kata pak hendri
" kalo saya setelah udah ada design dan harga keluar baru bisa jalan pak." kata pak opik
"oke kalo begitu sudah jelas pembagian tugasnya. saya sangat bersyukur bisa bertemu bapak bapak ini. saya tunjuk pak daryat sebagai direktur utama, pak hendri sebagai direktur operasional, pak opik direktur pemasaran. bagaimana. kalo setuju besok tinggal tanda tangan notarisnya." kata vian
" kami setuju pak." jawab mereka.
" ya sudah karena sudah mau magrib saya tutup pertemuan ini. dan kita makan malam bersama dulu ya. dan saya minta FC KTP bapak bapak." kata vian
vian sebelumnya sudah menyuruh lily untuk beli makanan untuk makan malam. setelah sholat magrib bersama mereka pergi keruang makan. disana mereka bersama sambil mengobrol. setelah makan mereka pamit pulang.
pagi hari vian dan lily mengajak devan main ke taman. "pah sebentar lagi devan mau 2 tahun ya." kata lily, "iya, sekarang dia sudah mau jalan sendiri dan bicaranya sudah mulai jelas." jawab vian. "gimana pembelian tanah untuk perumahan jadi dibeli." kata lily, "belum, masih di nego." jawab vian, vian dan lily duduk di gazebo sedangkan devan main sama kakek dan neneknya. lily buatkan teh untuk vian, vian pun merokok.
" berapa memang harga lahannya pah." tanya lily
" mereka minta di 35 milyar untuk 10 hektar dan surat suratnya lengkap. siapa tau bisa turun" jawab vian, vian lalu telepon raka untuk menyiapkan surat surat pembuatan perusahaan baru. PT. LIVI PROPERTINDO (L-Pro).
" mamah hari ini mau ke ruko gak." tanya vian
"iya pah, mamah mau kesana." jawab lily.
__ADS_1
jam 10an vian dan lily pergi ke ruko untuk mengecek operasional Livi Store (LS). disana sudah terlihat akrivitas karyawan. kiriman dari LA pun sudah tiba, jadi toko saturan dan buah buahan sudah mulai beroperasi juga. apa yang di harapankan vian bahwa sistem bisnisnya berjalan, bisnis yang satu dengan yang lainnya terintegrasi dengan baik dan lancar. apa yang dibilang konglomerasi itu seperti dalam fikiran vian.
vian minta dibuatkan kopi, sedangkan lily cek butik. vian ngobrol sama pak dede masalah expedisi, " pak de cariin karoseri saya mau buat mobil mini bus luxury seperti ini. sambil memperlihatkan photo
itu interiornya buat yang mini bus, dan 2 bus untuk operasional karyawan yang nyaman, ada toilet. "baik pak, saya akan cari tau ke temen temen." kata pak dede. "o iya pak untuk lahan parkir dan kantor expedisi di dekat sini ada yang mau jual tanah luasnya 1000 m2, minta harga 2,5 milyar pak." lanjut pak dede. ini photo photonya. "ya sudah kita kesana, nunggu pak raka dulu." jawab vian. vian telepon raka untuk datang ke ruko. rencana vian untuk expedisi ini memakai dana pribadi. pas makan siang raka datang. habis makan dan sholat vian izin ke lily mau pergi survey lahan buat kantor dan parkiran expedisi. lily juga mau ketemu orang dari designer.
30 menit vian, pak dede, dan raka sampai di lokasi yang di bilang pak dede, disana vian langsung ngobrol sama pemiliknya. akhirnya deal di harga 2,2 milyar, vian meminta raka mengecek surat suratnya. vian membuka cek untuk pembayarannya. akhirnya transaksi pembelian lahan selesai. selain buat kantor expedisi internal LIVI Group, lahan parkir bis, vian berencana membuka bengkel karena awalnya lahan tersebut adalah bengkel, selain itu vian menyarankan ke pak dede bikin tempat cucian mobil dan motor. " pak de, nanti cek apa aja yang kurang, untuk montir saya akan cari "kata vian. " baik pak." jawab pak dede.
dari sana vian kembali ke ruko. disana sudah ada pak daryat, pak opik, dan pak hendri. mereka pergi ke ruangan meeting untuk melakukan tandatangan pembuatan usaha baru PT. L-Pro, dan PT. LIVI Trans ( LT) bersama pak dede
" o iya pak perusahaan yang mau menjual lahan tersebut mau menurunkan harga di 33 milyar, dan pembayarannya bisa termin." kat pak daryat.
" ya sudah dealkan saja, besok kita kesana bertemu pemiliknya sekalian survey. besok kita ketemuan disini saja jam 10an, raka kamu bawa tim legal ya. " jawab vian
"baik pak." jawab mereka
setelah itu vian telepon andriyani dari livi group. "besok di tunggu di ruko untuk ikut ke lokasi lahan sekalian ajak shinta," suruh vian
disana juga di bahas mengenai design, type rumah, dan fasilitas umum, mesjid, dan sarana olahraga. untuk type rumah vian menyarankan paling kecil type 36/72 50 unit, 45/90 30 unit, 60/120 20 unit. untuk fasilitas umum 2000 m2. tolong buatkan designnya " kata vian ke pak hendri, "besok sekalian kita pastikan di lokasi." lanjut vian.
" baik pak sekarang saya akan kerjakan." jawab hendri
setelah semua selesai mereka ngopi di caafe outdor supaya bisa merokok. "pak de mulai sekarang pak dede fokus di LT aja ya.. biar edi sekarang fokus sama saya dan ibu, dan kalo sudah ada informasi masalah bus kabari saya, terus untuk bengkel nanti saya yang cari, pak dede cari peralatan cuci motor dan mobil." kata vian
__ADS_1
" baik pak nanti saya juga akan cari karyawan buat di pencucian dan sopir." jawab dede.