
Pak bambang langsung mengambil jagung dan susu panas, dia pun menikmatinya.
" setiap pulang kerja seperti ini, gimana enggak enak dan badan tambah naik nih. Pak menteri sudah lama disininya." kata pak bambang
" belim lama pak, tadi habis ngajak anak makan malam, kita mampir kesini sekalian mengenalkan nazwa." kata pak menteri pendidikan
" gimana nazwa suka enggak disini. Kalau kamu enggak suka berarti kamu salah satu yang tidak terpengaruh." kata pak bambang
" saya suka disini om, disini rame dan banyak teman jadinya." kata nazwa
" bisa bisa kamu enggak mau kembali lagi ke luar loh, anak anak om aja begitu, yang awalnya ngotot mau melanjutkan karir disana eh sekarang malahan betah disini, sampai enggak mau pulang ke rumah sendiri." kata pak bambang
" bapak sama ibu juga kenapa betah disini." kata silvy
" masa bapak pulang ke rumah sedangkan ibu sama kalian disini." kata pak bambang
" oh iya ini sedang ngobrol masalah apa sih." lanjut pak bambang
" kita ngobrol masalah liburan pak, ibu ikut ya." kata ibu sisil
" bapak enggak bisa nolak, kalau di tolak pun pasti nantinya akan marah marah ke bapak, jadinya bapak akan merepotkan keluarga pak vian jadinya." kata pak bambang
" masa ibu nurul, ibu athia aja yang jauh ikut, ibu enggak, disini pun pasti hanya ibu sendirian." kata ibu sisil
" jadi rencananya kapan liburannya." kata pak bambang
" rencana rabu depan kita berangkat ke lombok dulu pak, jum'at baru kita ke balinya." kata lily
" dalam acara apa ini liburan pak." kata pak bambang
" enggak ada acara apa apa, hanya liburan biasa saja." kata vian
" nanti liburan dalam pulaunya pak setelah ini." kata lily
" bagus itu, tapi harus pakai jalur darat supaya bisa menikmati tempat tempat wisatanya enak, lagian pak vian ada bus dan minibus yang nyaman." kata pak bambang
" boleh tuh, bisa di agendakan kalau begitu, kita sama sama liburannya pasti rame." kata pak menteri pendidikan
" boleh pas masa reses aja, jadi saya bisa ikut tetus liburannya." kata pak bambang
" pak bambang enak ada masa reses kita harus bisa menyesuaikan kegiatannya dengan kerjaan kita." kata pak menteri pendidikan
__ADS_1
" pak menteri enggak bisa kan isteri dan anaknya bisa ikutan berlibur." kata pak bambang
" itu yang enggak enak pak, masa saya kerja terus." kata pak menteri pendidikan
" iya enggak apa apa bapak yang kerja, kita yang jalan jalannya." kata ibu citra
" betul itu bu, biar suami yang cari uang, isteri yang habisin." kata ibu sisil
" tuh pah, apa kata ibu citra dan ibu sisil." kata lily
" terus memangnya papah auka melarang mamah belanja atau jalan jalan." kata vian
" iya enggak sih, cuma mengingatkan." kata lily
" kalau mamah merasa enggak mau bekerja juga enggak masalah, dari awal papah juga enggak pernah memaksa kalian untuk kerja." kata vian
" iya mamah hanya bilang aja, lagian yang mau kerja juga mamah, enggak ada paksaan dari siapapun." kata lily. vian membawa kopinya lalu pergi menjauh lalu menyalakan rokoknya.
" jadi kita fix ya pah, berangkat ke lombok dulu." kata lily
" mamah atur aja." kata vian
" iya sudah kalau begitu, mamah cari Tour guide untuk di lombok sekalin jasa untuk penginapannya juga sama akomodasi supaya enak, karena ini banyak orang." kata lily
" oke pah." jawab lily, lily merasakan bahwa vian sedang marah, lily tau tadi dia salah berbicara. Tak lama haris datang memberitahukan bahwa ada kiriman dari LA dan PBN.
" pak maaf mengganggu, itu ada kiriman dari LA dan PBN mau disimpan dimana." kata haris
" oh iya sudah saya kesana, saya lihat dulu." kata vian, lalu pamitan ke yang ada disana. Vian mengecek apa saja kiriman LA dan PBN lalu menyuruh menyimpannya di rumah, karena mau dibungkus untuk dibagikan sebagai bingkisan. Setelah itu vian duduk di kursi sambil menyalakan rokonya dan melihat yang menurunkan barang. Vian juga meminta 1 dus snack untuk dibagikan di taman. vian pun pergi ke belakang lagi.
" ini ada snack dari LA, tolong nanti kalian kasih testimoni di akun media sosial LA, dan saya juga minta tolong buatkan video disaat kalian menikmati snack ini." kata vian
" ini produk om ya." kata nazwa
" iya itu produk kita." jawab vian
" itu loh nak yang ibu sama bapak kesana kematin pabriknya." kata ibu citra
" oh iya om boleh enggak aku magang kerja di perusahaan om." kata nazwa
" kamu mau di perusahaan apa, kalau mau bareng bareng sama yang lainnya kamu bilang ke kak ika, kalau mau di bidang kosmetik bilang ke tante lily, kalau mau jadi guru dan dosen bilangnya ke bapak mertua. Kalau mau restoran ke ibu." kata vian
__ADS_1
" udah di LCI aja bantu tante." kata lily
" nanti aku ngobrol ngobrol dulu tante, mungkin ada masukan dari kakak kakak disini." kata nazwa
" bolehkan om aku menginap disini." lanjut nazwa
" iya silahkan aja, toh masih ada kamar di mess, tapi mohon maaf kalau kamarnya tidak sebagai di rumah kamu." kata vian
" enggak masalah om, terimakasih." kata nazwa
" kamu kan baru pulang nak, kenapa harus menginap disini." kata pak menteri pendidikan
" aku senang disini pak, bisa ngobrol sama kakak kakak disini nambah ilmu dan pengalaman aku juga." kata nazwa
" iya sudah kalau begitu, kamu bisa bertukar ilmu dan nambah teman pergaulan disini." kata pak menteri pendidikan
" selain itu aku suka banget sama jagung bakarnya," kata nazwa
" jangankan kamu bapak aja suka, serasa di puncak dan kalau disini gratis yang tambah enaknya." kata pak menteri pendidikan
" pah nanti kita pesan kapal ya, dan menginap semalam diatas kapal." kata lily
" dengan jumlah orang segitu bisa masuk enggak, mamah koordinasikan saja dulu." kata vian
" oke pah, ini mamah lagi koordinasi sama mereka." kata lily
" asyiiik itu kak, setuju kita menginap di kapal." kata ika
" kalau liburan kamu cepat sekali gerakannya ya." kata bu retno
" iya buat kenyamanan, apalagi bawa bayi dan orang hamil, tapi kalau enggak mau berarti kalian nunggu di hotel kita 2 hari 1 malam." kata lily
" iya nak kalau kamu mabuk enggak usah ikut naik kapalnya." kata ibu anita
" aku mau ikut bu, aku kan belum pernah lagian aku enggak apa apa kok." kata shinta
" pah ini harus DP dulu katanya untuk booking kamar hotel dan kapalnya." kata lily
" iya udah nanti papah transfer, minta rekeningnya aja dulu sama rinciannya atau ke rekening mamah dulu aja." kata vian
" iya udah ke mamah dulu aja enggak apa apa." jawab lily
__ADS_1
mereka pun terus mengobrol membahas tentang liburan dan acara 4 bulanan shinta.