
Acara pun baru saja di mulai, vian dan endris pun masuk ke lokasi acara, endris menemui keluarganya terlebih dahulu lalu mengajak bersama dengan keluarga vian, orang orang banyak yang memperhatikan mereka, vian dan endris mengisi daftar hadir lalu mencari tempat duduk. Di depan sedang sambutan ketua panitia pelaksana, dia melihat kedatangan pak bambang lalu menyapanya.
" selamat datang bapak bambang ketua dewan kita, terimakasih atas kedatangannya." kata Rusli ketua panitia, dia juga bingung kenapa ketua dewan bisa hadir di acara reuni ini, yang dia tau bahwa pak bambang bukan alumni sekolah mereka, sontak yang hadir melihat ke pak bambang. Pak bambang hanya tersenyum dan melabaikan tangannya, dia pun duduk bersama vian. Setelah selesai sambutan rusli turun dari panggung lalau menghampiri pak bambang.
" maaf pak kalau kami tidak memberi sambutan yang baik." kata rusli
" enggak apa apa pak, toh saya kesini bukan tamu undangan dan alumni sini juga, saya kesini karena pak vian saja mengajak kami jalan jalan." kata pak bambang
" jadi saya yang mengajak nih." ledek vian, pak bambang tersenyum
"eh kamu vian, endris, alhamdulillah kalian bisa hadir." kata rusli yang kelihatan angkuh, vian dan endris hanya memberikan senyuman. Terdengar banyak teman teman vian dulu yang masih nyinyir dan sedikit nada menghina.
" pak bambang kalau boleh, saya minta bapak untuk memberikan sambutan, karena kami juga enggak banyak acara ini hanya temu kangen saja." kata rusli.
" boleh aja." kata pak bambang lalu berdiri, srtelah pamitan ke istrinya dan vian dia pun menuju panggung. Rusli memberikan kata pengantar setelah itu mempersilahkan pak bambang bicara.
" assalamualaikum, selamat siang semuanya, terimakasih atas waktu yang diberikan panitia kepada saya, padahal saya datang kesini tidak diundang dan bukan pula alumni sekolah ini. Saya hadir disini karena menemani teman dan saudara saya pak vian, walaupun dari sisi usia mungkin jauh dibawah saya, tapi saya banyak belajar sama beliau. Terutama masalah bisnis dan sosial, saya baru tau bahwa beliau dulu sekolah disini, berarti sekolah ini telah menghasilkan generasi muda yang luar biasa, saya juga mengucapkan terimakasih kepada bapak guru sekolah ini yang telah menghasilkan siswa yang luar biasa, telah banyak membantu pemerintahan dari sisi sosial, penanganan pengangguran, dan yang saya tau beliau juga mau membuka sekolah dan kampus untuk bisa mencerdaskan anak bangsa ini. Mengangkat kehidupan para petani yang di pandang rendah, beliau sudah wujudkan itu. Saya sangat iri terhadapat beliau, masih muda tapi bisnisnya luar biasa sudah hampir segala bidang dia punya, dan tentunya ada satu hal yang akan membuat iri para pria disini. Kalau tau gitu dulu saya sekolah disini, saya atas nama pribadi dan dewan mengucapkan terimakasih atas keberhasilan sekolah ini menghasilkan generasi yang luar biasa menurut saya, apa saja perusahaannya silahkan kalian tanyakan langsung saja ke orangbyang bersangkutan. terimakasih atas waktunya mohon maaf kalau ada kata yang salah." kata pak bambang, beliau pun turun walau di minta duduk di kursi depan tapi beliau enggak mau, setelah menyalami guru guru disana dia kembali ke belakang ke tempat duduk vian
Acara selanjutnya sambutan dari guru kesiswaan.
" assalamualaikum, yang terhormat pak bambang, yang terhormat bapak ibu guru, yang terhormat para alumni. Terimakasih pak bambang atas apresiasinya kepada sekolah kami, selain ilmu pengetahuan di sekolah kami ini juga diajarkan tentang ilmu agama sehingga seimbang, saya harapkan dengan ajang seperti ini selain menjadi ajang silaturahmi dijadikan ajang saling bantu kalau yang memiliki usaha membantu temannya yang sedang menganggur, ada yang kesulitan kalian bantu sama sama. terimakasih." kata pak salim guru kesiswaan.
disaat sedang mendengat sambutan dari guru kesiswaan vian mendapat telepon dari pak gubernur bahwa dia sudah menyuruh walikota B untuk menghubungi vian dalam rangka bimbingan Pengusaha UMKM dan pak gubernur pun menyampaikan bahwa beliau telah memberikan nomor vian kepada walikota. setelah di tutup handphone vian berbunyi lagi dari nomor yang enggak kenal, karena merasa bahwa yang telepon itu kemungkinan dari walikota makan vian pun mengangkatnya.
__ADS_1
" selamat siang, mohon maaf ini dengan siapa ya." kata vian
" perkenalkan pak saya walikota B, saya mendapatkan nomor bapak dari bapak gubernur, saya ingin berdiskusi masalah pengembangan dan pendampingan UMKM di kota saya ini pak, dan saya dengar bahwa bapak dulunya tinggal di kota ini juga, mohon maaf pak kalau saya mengganggu acara bapak ini,." kata pak walikota
" salam kenal pak, saya juga baru saja menerima telepon dari bapak gubernur, enggak masalah pak saya hanya menghadiri acara reuni SMA kebetulan di kota bapak ini. Gimana pak ada yang bisa saya bantu." kata vian
" kalau boleh saya kesana pak, tolong kirimakan alamatnya." kata pak walikota
" boleh pak, saya kirimkan alamatnya." kata vian lalu menutup telepon, setelah itu dia mengirim lokasi acara.
" siapa pah." tanya lily
" tadi pak gubernur, barusan walikota sini." kata vian
" ada urusan apa lagi." kata lily
" bagus juga pah, biar BLS aja yang jalannya nanti." kata lily
" tumben mamah punya pemikiran kesana." kata vian
" siapa dulu isteri pak vian gitu." kata lily, pak bambang dan yang lainnya ketawa
" kalau kalian cape ke rumah bapak aja sana biar nanti pak dede jemput." kata vian
__ADS_1
" enggak ah pah disini aja," kata astrid dan dilla
Acara terus berjalan, Tak lama terdengar suara sirine patwal dan berhenti di lingkungan sekolah. Vian menerima telepon dari pak walikota lagi.
" selamat siang pak vian, saya sudah dilokasi nih, kebetulan banyak orang bapak dimana ya." kata pak walikota
" sebentar pak saya kesana." kata vian lalu berdiri mau menjemput walikota, pak bambang ikut menemani vian, yang disana pun melihat kedatangan walikota
" selamat siang pak wali, apakabarnya, bapak mencari siapa ya." kata pak bambang
" baik pak bambang, kok bapak ada disini, bapak alumni sini." kata pak walikota
" bukan saya hanya menemani pak vian aja." kata pak bambang
" ini pak vian ya, maaf pak ya mengganggu waktunya." kata pak walikota
" enggak apa apa pak, santai aja, kita duduk pak." kata vian
pembawa acara pun menyambut walikota melalui microphonenya " selamat datang bapak walikota." pak walikota pun memberikan salam dengan melambaikan tangannya, panitia pun mempersilahkan pak walikota duduk di depan tapi karena dia kesana mau menemui vian jadi dia mengikuti arah duduk vian.
" perkenalkan pak ini isteri saya." kata pak bambang, pak walikota pun menyalami ibu sisil
" perkenalkan juga ini isteri saya pak, ini lily, astrid dan dilla. Kalau ini teman saya komandan endris." kata vian
__ADS_1
" salam kenal juga, ini benar isteri pak vian ada 3." kata pak walikota
" menurut pak walikota bohongan, apa perlu saya suruh pak gubernur B untuk menunjukan kartu keluarga pak vian." kata pak bambang, orang yang mendengar pun kaget karena mendengar bahwa vian isterinya 3. karena ada tamu tak di undang lainnya paniti memohon supaya pak walikota memberikan sambutannya.