Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Pengembangan Produk LNI 2


__ADS_3

"minggu depan kita kesana lagi memastikan dan menjelaskan kepada karyawan disana. tugas pak aga sekarang koordinasi dengan HRD disana dan pas kita datang kesana semua karyawan hadir. untuk perizinan pak raka jalankan saja nanti untuk produk bisa dibuatkan atau yang sudah ada. tugas pak andi membuat kemasan produk." jelas vian


"pak abe membuat laporan analisa pasarnya, berapa harga di pasaran, ukuran apa saja yang laku. nanti pak hendra, pak abe, dan pak andi laporan ke bu andriyani berapa biaya yang melekat terhadap produk itu untuk dibuatkan harga dasar. sehingga bisa dihitung berapa harga jual. jadi kita bisa tau juga apa yang akan kita produksi, kualitas medium atau premium." lanjut vian, apa ada yang mau disampaikan lagi.


kalo tidak ada untuk masalah pengembangan produk saya rasa cukup, kalo ada diperjalanan masalah kita bisa bahas kembali.


"kemarin saya bicara dengan pak aga bahwa kita mau mengadakan family gathering. menurut kalian mau kemana, apa digabungkan dengan perusahaan lain di bawah LIVI group atau masing masing. pelaksanaannya silahkan kalian atur supaya keluarga kalian juga bisa ikut, yang belum berkeluarga boleh membawa orang tuanya, lamanya 3 hari 2 malam jadi gak bisa yang jauh jauh dulu ya. berangkat habis jumatan pulang minggu sore. bagaimana menurut kalian." tanya vian


" menurut saya lebih baik masing masing perusahaan saja pak, karena kemarin saya memikirkan tempat penginapan dan mencari lokasi yang bisa menampung itu belum menemukan. kegiatan ini menurut saya sangat bagus buat memupuk loyalitas sebagai penghargaan ke karyawan." jawab aga


"kalo semua karyawan ikut proses operasional berhenti, apa kita gak akan rugi pak." tanya hendra


"disini kan kita tidak ada proses produksi, produksi kita di LA, keuntungan kalo masing masing perusahaan mengadakannya, proses produksi tetap berjalan yang akan ke ganggu proses penjulan. untuk itu kalo sudah tau waktu pelaksanaannya pak abe memberitahukan kepada diatributor dan konsumen lain selama kegiatan tidak ada proses pengiriman barang. hanya menerima pesanan saja. ngomong masalah untung rugi itu hal biasa dan gak akan habis habisnya. ini adalah bentuk komitmen saya kalo perusahaan untung karyawan juga harus merasakan kebahagiaannya. dan untuk distributor kita nanti akan mengadakannya."jelas vian


"wah ini luar biasa pak, saya belum pernah merasakan di perusahaan lain." kata pak andi


"niat saya mendirikan perusahaan ini tidak hanya mencari keuntungan buat pribadi saya saja, saya ingin memberikan kebahagiaan ke orang lain, toh keuntungan yang di dapat perusahaan berkat kerja keras teman teman semua, jadi wajar kalo saya mengembalikan kepada karyawan."jawab vian


"kalo begitu saya putuskan kita mengadakan family gathering masing masing perusahaan, silahkan pak aga tanya ke karyawan mereka mau kemana yang paling banyak akan di putuskan pergi kesana, yang sudah berkeluarga boleh membawa anak dan istri atau suaminya. yang belum berkeluarga boleh membawa keluarganya (2 orang), saya harap sih pelaksanaannya jangan mendekati akhir tahun. biar gak rame. kalo sudah fix pak aga bisa cari tempat penginapan dan bis. buat anggarannya ya."jelas vian


"untuk masalah biayanya gimana pak, mau diambil dari anggaran apa." kata bu andriyani


"silahkan atur aja sama bu an, saya setuju aja yang penting tidak melanggar kaidah akuntansi " jawab vian


ya sudah kalo begitu saya tunggu hasilnya. shin kalo sudah ada kirimkan ke saya ya laporannya. saya tutup pertemuan ini. terimakasih banyak.


" bapak mau makan siang disini, atau di luar." tanya shinta

__ADS_1


"saya diluar saja, sebentar lagi istri mau kesini mau belanja bulanan. silahkan kamu istirahat. oh iya shin, tolong suruh pak dede ke kantin ya saya tunggu disana." jawab vian


" baik pak, terimakasih."jawab shinta.


vian pun pergi ke kantin disana sudah banyak karyawan dan karyawati yang lagi istirahat makan siang. mereka mendengar bahwa perusahaan akan mengadakan family gathering jadi mereka senang. sampai disana vian pesan kopi dan duduk bareng karyawan lain, tak lama pak dede datang.


"gimana pak ada yang bisa saya lakukan." tanya pak dede


"sini temenin saya ngopi dan ngerokok. sama ada yang mau saya bahas sama pak dede mengenai usaha expedisi." jawab vian


karyawan LNI heran kok bisa pemilik perusahaan duduk dengan karyawan dan sopir


"begini pak de saya mau buka perusahaan expedisi, nanti saya akan tarik semua mobil yang selama ini di pake oleh perusahaan mengalihkannya ke perusahaan expedisi ini, setidaknya perusahaan expedisi ini bisa langsung berjalan tanpa ada pemasaran juga. misal pengiriman dari pabrik karawang ke kantor ini, dari LA ke sini, dari LA ke ritel ritel, LNI ke distributor. jadi saya akan percayakan operasional ini ke pak dede. gimana?" tanya vian


"saya sangat terharu pak, bapak mempercayakan kepada saya, saya siap pak."jawab pak dede


tak lama lily nyamperin ke kantin, yang membuat heboh karyawan disana.


"kok kamu kesini, gak nunggu di ruangan aja yank. " tanya vian


"gak boleh memangnya mah kesini." jawab lily


"ya boleh tapi kan masa tuan putri datang ke kantin gini."kata vian


"papah aja pemilik perusahaan bisa, kenapa aku gak bisa." jawab lily


" iya udah mau berangkat sekarang, papah belum makan siang nih ayo kita pergi mamah belum makan juga kan." ajak vian

__ADS_1


" iya ayo pah, gak enak dilihatin, lagian mah udah lapar." jawab lily


pak de ayo kita pergi makan dulu ke restoran C lalu ke mall buat belanja.


mereka pun pergi dari kantin dan pergi ke restoran C, setengah jam mereka pun tiba di Restoran C, memesan makanan, tak lama makanan pun datang lalu mereka makan dengan lahap. setelah makan selesai mereka pergi ke mall untuk belanja kebutuhan rumah dan Devan.


sesampainya di mall vian dan lily lansung ke supermarket. memilih makanan buat devan, buah buahan dan bahan lain buat keperluan di dapur, lalu membayar semuanya. "mau kemana lagi yank?" kata vian


"udah kita pulang aja, nanti suruh pak riki aja cari jagung di pasar. aku pengen jagung bakar" jawab lily.


jam 4 sore vian dan lily sampe di rumah. lily langsung manggil pak riki nyuruh beli jagung buat di bakar. setelah itu mereka pergi ke kamar untuk bersih bersih.


"lis, devan rewel gak pas di tinggal saya." tanya lily


" enggak bu malahan dia anteng main. sekarang dia kecapean jadi tidur." jawab lilis


vian pamit ke lily mau ke kolam.ikan mau mancing, dia ngajak pak dede. sebelum macing vian membuat kopi. sambil mancing minum kopi ditambah ngerokok


" pak de, si ibu mau bakar jagung, biar rame dan ikan ini ada yang makan ajak istri sama anak anak kamu. bilang ke pak edi juga." kata vian


"baik pak, nanti saya pulang dulu."jawab pak dede.


"udah sore pak de lagian udah lumayan banyak ikannya, saya mandi dulu.. jangan nanti habis isya kesini. belum pernah kan keluarga pak dede sama pak edi kesini, terus bilang juga ke pak riki ya." kata vian


vian nyuruh indra untuk bersihin ikan. vain ke kamar lalu mandi.


"yank, papah tadi nyuruh pak dede, pak edi, dan pak riki nyuruh bawa keluarganya datang nanti malam buat ikut bakar bakar." kata vian

__ADS_1


"iya pah biar rame."jawab lily


__ADS_2