
Mereka melakukan sholat magrib berjamaah di aula, pak gubernur B yang menjadi imam sholat tersebut, selesai sholat mereka kembali ke gazebo dan mengobrol kembali.
" oh iya pak vian, saya belum kenal nih sama keluarganya, kenalin dong." kata pak gubernur
" beneran mau kenal, gak akan ngiri, nanti bisa bisa ibu athia ngintil terus." kata pak bambang
" pokoknya awas aja kalau ngikuti kaya pak vian." teriak ibu athia
" kok saya jadi kena batunya." kata vian
" ada apa ini, kok jadi begini." kata pak gubernur
" kenalin ini pak adi dan itu ibu ningsih orang tua saya, dan ini pak bowo dan itu ibu retno mertua saya, sebelah ibu retno ibu asti dan ibu sri mertua saya juga, ini istri saya lily, astrid dan dilla, ibu asti ibunya astrid, dan ibu sri ibunya dilla. Itu adik saya ika yang sebelahnya bella adik ipar saya, itu yang sedang main sama anak pak gubernur dan pak bupati devan anak pertama saya, dan qinar yang sedang digendong." kata vian
" sebentar saya masih bingung, jadi istri pak vian ada 3 nih." kata pak gubernur
" 100 buat pak Gub." kata pak bambang
" selamat pak, saya akan banyak ngobrol kalau begitu sama pak vian." kata pak gubernur
" awas aja ya macam macam." kata ibu Athia sambil mengepalkan tangannya
" ngobrol masalah investasi di daerah ini." kata pak Gubernur
" apa saya bilang, dampak pak vian ini luar biasa. saya aja kewalahan sama keluarga saya, istri minta gabung usaha sama ibu lily, ibu astrid dan ibu dilla, anak saya tuh silvy dan silvia yang katanya mau kerja diluar dan gak mau usaha setelah ngobrol sama keluarga pak vian silvy gabung di perusahaan adiknya pak vian, silvia ingin jadi pemegang saham di rumah sakit Livi. Dan yang lebih parahnya isteri saya mau rumah dekat rumahnya pak vian." kata pak bambang
" pak bambang jadi beli rumah dekat pak vian." kata pak gubernur
" alhamdulillah pak, cuma buat tidur malam aja, siang isteri sama ibu lily, ibu astrid, dan ibu dilla di kantor LAD's pulangnya ke rumah pak vian, baru setelah malam setelah saya jemput bafu pulang ke rumah." kata pak bambang
" cuthat nih.... Habisnya di rumah sendiri di tinggal tinggal melulu iya kan ibu zahra, ibu athia dan ibu siska, lebih baik kan kita punya aktivitas juga, apalagi kalau anak anak sekolah sepi rumah." kata ibu sisil
" iya kan di belakang suami yang berhasil terdapat doa isteri, nah pak vian doanya dari 3 isteri pantas berhasilnya jauh dari orang orang yang memiliki isteri 1." kata pak gubernur
" maksudnya apa nih." kata ibu Athia
__ADS_1
" iya kita harus mencontoh pak vian akan keberhasilannya." kata pak gubernur
" pak vian sudah menemukan lahan untuk pabriknya." kata pak bupati
" sudah pak kurang lebih 1 km dari sini, ini sedang negosiasi sama opik." jawab vian.
" oh iya gimana pik sudah di telepon pemiliknya." lanjut vian
" sudah pak, fixnya di 2,1 milyar. hari senin transaksinya." kata opik
" alhamdulillah." kata vian
" berapa luasnya pak." kata pak gubernur
" 2,7 hektar pak." jawab vian
" jadi kawasan ini milik pak vian dong ya." kata pak gubernur
" belum semua pak." jawab vian
" sudah pak, yang sudah berjalan dari kelompok tani dari kec. L dia supply susu dan daging sapi. Yang kelompok tani lain mereka masih konsultasi." jawab opik
" alhamdulillah, dengan keberadaan perusahaan LA ini kerja saya jadi bisa lebih mudah mengelolanya." kata pak bupati
" kalau kelompok tani dari daerah lain ingin bekerjasama dengan perusahaan LA ini apa boleh." kata pak gubernur
" boleh banget pak, kenapa saya memulai dari sini karena lokasi pabrik disini dan jujur tadinya kita juga mau ke daerah lainnya tapi aksesnya belum ketemu, kalau disini saya difasilitasi oleh pak bupati melalui penyuluhan." jawab vian
" nanti saya akan suruh kepala dinas untuk mengumpulkan para kelompok tani kalau begitu di tiap tiap daerahnya." kata pak gubernur
" kalau boleh saya meminta data setiap daerahnya mengenai apa saja keunggulan daerah tersebut misalnya hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunannya apa saja." kata vian
" baik pak, akan saya sampaikan karena selama ini mereka kesulitan untuk memasarkan hasil panennya, jual ke tengkulak harganya rendah." kata pak gubernur
" kedepannya saya mengharapkan harga harga bahan pokok itu bisa stabil di pasaran dengan ketersediaan pasokan yang cukup tanpa harus mengandalkan import." kata vian
__ADS_1
" saya setuju pak, nanti mohon bapak juga membantu kami untuk memberikan penyuluhan." kata pak gubernur.
" insyaAllah pak, kalau pun saya gak bisa hadir nanti tim dari LA bisa." kata vian
" ini luar biasa kedepannya pemerintah pun gampang untuk mengatur harga bahan pokok, dan warga pun gak akan resah lagi." kata pak gubernur
" betul itu pak, makanya setelah obrolan di rumah pak vian saya datang kesini, mau bekerjasama untuk memasok pasar pasar daerah saya." kata pak gubernur
" berarti saya aja nih belum main ke rumah pak vian, bolehkan saya main kesana pak." kata pak gubernur
" Boleh dong pak, kabari saja terlebih dahulu khawatir saya sedang si luar kota." kata vian
" maaf pak, untuk makan malamnya sudah siap, silahkan di coba, maaf cuma alakadarnya." kata opik
mereka pun makan malam bersama dengan hidangan kambing guling
" gak akan jadi masalahkan buat bapak bapak pejabat seperti ini, jujur saya terkadang khawatir akan keberadaan bapak bapak itu, terutama dampak ke bapak bapaknya." kata vian
" jangan hiraukan pak, kalau pun ada yang bertanya kita akan jawab bahwa perusahaan pak vian menjalankan usahanya sesuai prosedur dan itu nyata, kita datang kesini tidak memakai biaya negara, malahan kita datang kesini untuk membicarakan kepentingan masyarakat." kata pak bambang
" iya pak buktinya daerah KBB ini dengan adanya perusahaan LA, angka pengangguran menurun, petaninya terbantu." kata pak gubernur
" iya pak perusahaan LA tidak pernah mendapatkan keistimewaan dari pihak pemerintahan misalnya jual beli lahan pemerintah tidak ikut campur, perizinan pengoperasional perusahaan pun melalui prosedur yang ada, malahan pemerintah yang dibantu sama perusahaan LA." kata pak bupati
" saya tau kekhawatiran bapak, dan awalnya saya juga sama, biarlah orang bicara apa yang penting bukti kongkrit, saya juga sama halnya dengan pak Gub. Sebelum pembangunan rusun itu saya selidiki dulu tuh Livi group, saya tanya bagaimana prosedur pendirian perusahaannya. Dan sekarang buktinya dengan keberadaan rusun kita bisa menghilangkan bangunan bangunan liar tanpa menghilangkan rasa kemanusiaan dengan memeindahkan mereka ke tempat yang lebih layak." kata pak gubernur
" harusnya pengusaha pengusaha mencontoh livi group dan saya yakin diluar sana banyak seperti livi group akan tetapi tadi mereka khawatir." kata pak bambang
" oh iya pak Gub. nanti kalau peresmian komplek sekolah di daerah B, dari sekarang saya mohon kesediaannya bapak untuk meresmikannya." kata vian
" InsyaAllah kabari saja, bapak juga sedang bangun komplek sekolah, sekolah apa saja pak." kata pak gubernur
" dari taman kanak kanak sampai universitas pak." kata vian
" luar biasa ini. Oh iya kalau begitu saya minta kontak bapak biar kita bisa ngobrol." kata pak gubernur. Vian dan pak gubernur pun bertukar nomor telepon.
__ADS_1
Obrolan ringan tapi bermakna dengan santai terkadang diselingi ketawa, membuat suasana menjadi lebih akrab.