Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Rapat Koordinasi


__ADS_3

Vian pun pergi ke gazebo lalu membaut kopi dan menyalakan rokoknya. Setelah itu membuka daily report. Sedang membaca laporan datanglah bella kesana sambil membawa laptopnya.


" mas sendirian lagi apa." kata bella


" mas lagi baca laporan, kamu sendiri gak istirahat." tanya vian


" enggak mas, aku lagi baca dan menghafal buat sidang." jawab bella


" besok ibu mau datang kesini sama ibunya dilla." kata vian


" alhamdulillah, jam berapa sampai sininya." kata bella


" sorean. Oh iya gimana kamu kerasan ngelola usaha SPI." kata vian


" tentu dong mas, lagiankan itu juga usaha aku dan mba ika, mba lusi dan mba mitha enak di ajak komunikasinya mereka baik baik." jawab bella


" iya syukur kalau begitu, minggu depan kamu bareng mas aja ke surabayanya ya." kata vian


" iya mas, oh iya mas mau kasih kado apa nih buat aku kalau lulus ujian." tanya bella


" apa aja yang penting kamu bahagia." kata vian


" benar ya.. Janji." kata bella


" iya, kapan emang mas bohong." kata vian


" siapa tau aja." kata bella


" udah kamu lanjut membaca dan menghafalnya." kata vian


" iya mas ini juga lagi baca kok." kata bella


Tak lama devan datang mengajak main vian, vian pun langsung menghentikan membaca laporan dan bermain dengan devan.


" pah, aa mau berenang." kata devan


" oke, ayo kita berenang." kata vian


" asyiiik." kata devan


sedang asyik berenang lily yang menggendong de qinar datang bersama astrid dan dilla.


" mah ayo berenang." ajak devan

__ADS_1


" aa sama papah aja ya." jawab lily


" kalau gitu mamah astrid sama mamah dilla." kata devan


" maaf ya aa sayang, mamah astrid dan mamah dilla gak bisa ikutan berenang, aa sama papah aja ya." kata astrid


" kenapa mah." kata devan


" karena di perut mamah astrid dan mamah dilla ada adik bayi." kata lily


" beneran aa mau punya adik." kata devan


" iya aa sayang, doakan ya semoga mamah sama adik bayi sehat." kata dilla


" pasti mah, aa doakan." jawab devan


" terimakasih ya sayang." kata astrid


devan pun melanjutkan berenangnya bersama vian. Selesai berenang mereka pun mandi setelah itu pergi sarapan. Vian menyuruh astrid dan dilla diam di rumah tapi mereka gak mau katanya akan bosen kalau di rumah.


" iya udah kalau begitu tapi kalian jangan cape cape apalagi angkat yang berat." kata vian


" iya mas." jawab astrid dan dilla


" biar mas aja, nanti dari kantor LNI mas ke bandara jemput ibu." kata vian


" iya udah kalau begitu." kata astrid


vian menelepon pak dede untuk mengantar dia ke kantor LNI dan menjemput ibu mertuanya. Vian lalu pergi ke teras depan menunggu pak dede. Setelah pak dede datang vian pamitan kepada orang tua, mertuanya dan isteri isterinya.


Sesampainya di kantor LNI vian meminta shinta untuk mengadakan rapat jam 10an, sambil menunggu dia pergi ke kantin memesan kopi lalu menyalakan rokoknya disana, vian pun melanjutkan membaca laporan yang tadi sempat tertunda karena bermain bersama devan.


Jam 10 kurang shinta datang memberitahukan bahwa direksi dan manajemen sudah menunggu di ruangan rapat. Vian pun pergi kesana dengan shinta. vian pun memulai rapat tersebut.


" selamat pagi semuanya, maaf mengganggu waktunya dan mohon maaf saya mengadakan rapat dadakan ini. Langsung saja ke intinya, setelah sama membaca daily report bahwa ada penurunan omzet, dan apakah yang kemarin saya sampaikan sudah dikerjakan atau ada tanggapan masalah tersebut." kata vian


" untuk perekrutan marketing online hari ini akan ada interview pak jam 11an." kata aga


" masalah penurunan omzet, kita sudah komunikasi dengan para distributor dan agen, menurut mereka permintaan pasar sedang menurun akibat banyak yang meniru produk kita." kata cindy


" kalau untuk inovasi produk kita sedang buat samplenya pak." kata hendra


" untuk masalah banyak yang meniru produk kita itu kabar bagus, berarti produk kita memang diakui dipasaran, jadi yang harus kita lakukan sekarang bukan kita mengikuti mereka tapi kita harus menciptakan produk yang susah untuk mereka tiru, dan kalau produk itu dicari konsumen kita buat produk yang sejenis tapi dengan bahan berbeda kalau memang konsumen menginginkan harga rendah, jangan sampai peluang ini orang lain yang menikmati." kata vian

__ADS_1


" memang benar pak, kata distributor produk kita mahal." kata cindy


" kalau begitu sudah jelas kita buat produk serupa dengan mereka nanti tim R&D membeli produk tersebut lalu buat dan kita juga harus mengeluarkan produk baru lainnya." kata vian


" baik pak." kata abe


" kalian harus sensitif tentang perubahan di pasar, ibu cindy segera melaporkan hal seperti ini, sekecil apapun masukan dari distributor tolong informasikan." kata vian


" baik pak." kata cindy


" kita jangan sampai berpuas diri dan menunggu penurunan terjadi baru kita bergerak." kata vian


" baik pak, kita akan kerjakan." jawab mereka


" oh iya livi group sekarang sudah mempunyai rumah sakit, jadi jika ada anggota keluarganya yang sakit perlu perawatan dan tidak masuk ke asuransi, saya persilahkan dibawa kesana saja, kedepannya kalau sekolah dan universitas sudah berjalan jika ada keluarga karyawan yang ingin sekolah disana dipersilahkan juga." kata vian


" baik pak terimakasih, nanti saya sampaikan ke karyawan. saya juga sudah berkoordinasi dengan tim BLS mengenai asuransi kesehatan karyawan." kata aga


" apa rapat koordinasi disini masih jalan." kata vian


" masih pak." kata abe


" iya sudah rapat kali ini selesai, kalian silahkan bekerja kembali." kata vian


" baik pak terimakasih." jawab mereka, mereka pun kembali melanjutkan pekerjaannya


Setelah selesai rapat koordinasi di LNI, vian pamitan ke shinta lalu pergi ke rumah sakit livi. Sesampainya di rumah sakit livi vian pun mengadakan rapat koordinasi bersama tim manajemen rumah sakit. Selesai rapat vian pamitan ke dr. Chandra lalu pergi ke pembangunan sekolah dan universitas, di perjalanan vian menyuruh pak dede untuk mencati tempat makan terlebih dahulu. Vian pun mengirim pesan ke lily


" sayank kalian makan dimana." kata vian


" kita mau ke restoran C pah, katanya astrid dan dilla pengen makan disana." kata lily


" iya sudah kalau begitu, papah juga lagi cari makan nih sama pak dede, tadi habis rapat di LNI terus rapat di Rumah sakit Livi, sekarang papah mau ke lokasi pembangunan sekolah dan kampus. Nanti sore mau jemput ibunya astrid dan dilla." kata vian


" iya sudah pah, papah jangan sampai gak makan ya." kata lily


" iya sayank, kalian hati hati dan jangan lupa makan juga." jawab vian


" ini aku minta di temani sama haris." kata lily


" bagus kalau begitu, tadi papah lupa ngasih tau." kata vian


Vian pun akhirnya mampir di restoran bersama pak dede, mereka pun makan siang disana, selesai makan vian melanjutkan ke lokasi pembangunan sekolah dan kampus. Sebelumnya mampir terlebih dahulu di supermarket membeli kebutuhan kakek braja dan pak zainuri.

__ADS_1


__ADS_2