
dipagi hari setelah mandi dia melihat HPnya disana ada beberapa notifikasi pesan masuk dari astrid
" pak saya kembalikan saja ya uangnya." 1.10
" saya minta nomor rekening bapak." 1.20
" maaf atas kelancangan saya." 1.27
" bapak sudah bangun."6.07
vian pun membalas pesan tersebut
" maaf saya semalam langsung tidur jadi gak bisa balas."
" saya kan sudah bilang itu buat berobat ibu kamu. kamu pakai saja."
" gak apa apa kok santai saja."
" udah dong. kan ada kamu yang bangunin. ini mau mandi siap siap."
tak lama astrid pun membalas pesan itu
" ah bapak bikin saya tambah gak ini. gimana nanti kalo ibu tau." kata astrid
" biarin aja biar kamu nanti di cakar sama dia." jawab vian
" ya udah kalo begitu saya mau resign juga dari sini." kata astrid
" kok gitu." kata vian
" takut di cakar sama ibu." jawab astrid
" gak lah saya becanda, jangan keluar ya. nanti kalo saya kesini gak ada kamu dong." kata vian sambil memikirkan apa kata katanya itu. ini lah namanya godaan yang dimaksud Harta Tahta Wanita itu
" iya gak jadi keluarnya. kan ada bapak disini." jawab astrid
" kamu udah siap siap belum." kata vian
" belum pak, ini baru saya mau mandi." jawab astrid
" sama saya juga mau mandi, apa mau mandi bareng." kata vian
" ih bapak, saya belum pernah mandi sama cowok. ciuman aja belum pernah." kata astrid polos
" masa sih.. kalo di cium sama saya mau gak." kata vian sudah mulai kegoda
" emang bapak mau gitu cium aku" jawab astrid
" kan saya tanya kamu mau gak." kata vian
" eeemmm... kalo bapak mau saya akan kasih kebapak." jawab astrid
__ADS_1
vian berfikir apa ini yang dinamakan puber 2 ya... tak lama ada vc masuk dari lily, vian langsung mengangkatnya.
" pah lagi apa... jam berapa mau pulang." kata lily
" ini mah, lagi siap siap. jam 11an papah pulang." jawab vian
" ini si aa rewel katanya mau ketemu papah terus." kata lily sambil manggil devan
" papah kapan pulang, aa kangen maen sama papah." kata devan
" sebentar lagi aa, papah sama kakek pulang." jawab vian
" ooh ya udah, hati hati di jalan ya." kata devan setelah itu dikasih lagi ke mamahnya
" gak tau tuh anak tumben. ya udah hati hati ya." kata lily
" iya mah makasih." jawab vian lalu menutup teleponnya.. didalam hati vian berujar " bener ya insting istri itu kuat. vian melihat bahwa ada beberapa pesan masuk
" maaf ya pak. saya berkata begitu." kata astrid dan dia telah menghapus pesan sebelumnya. 6.27
" bapak marah ya.. " 6.30
" maaf barusan istri dan anak telepon jadi gak sempet bales." jawab vian
tak ada balesan lagi.. vian pun pergi mandi untuk siap siap pergi pulang. setelah mandi dan ganti baju, serta baju kotor sudah dimasukan ke koper vian membuat kopi dan duduk di kursi halaman kamar. sambil menikmati kopi, vian menyalakan rokok lalu melihat sekeliling area resort. tak lama ada notifikasi pesan masuk
" kirain bapak marah. maaf telat balesnya habis mandi dan siap siap mau ke tempat kerjaan itu mau mengundurkan diri." kata astrid
" jadi kapan kamu pulang ke surabaya dan bawa berobat ibu kamu." kata vian
" saya jam 11an sudah pulang." jawab vian
" wah gak bakalan cepat ketemu lagi dong." kata astrid
" emang kalo ketemu mau apa." kata vian
" bapak maunya apa." jawab astrid sudah mulai berani
" kamu mau ngasih apa memangnya." kata vian
" kalo bapak serius sama saya, saya akan kasih apa aja buat bapak." jawab astrid
" oh iya kamu surabayanya mana?" tanya vian
" di kotanya pak. memang bapak mau apa gitu." jawab astrid
" saya mau buka cabang usaha di surabaya." kata vian
" memang usaha apa." jawab astrid
" pakaian anak, frozen food, kamu bisa lihat di sosial media livi group." kata vian
__ADS_1
" ya sudah kalo begitu aku aja yang jalaninnya. biar aku juga bisa jaga ibu. sama aku ada 2 toko yang lagi disewakan peninggalan ayah." jawab astrid
" bagus tuh. kirimkan aja dulu photo toko sama alamatnya biar nanti di survey." kata vian
" ya sudah bapak datang aja kesana, biar bisa lihat langsung." jawab astrid
" gak ah kalo saya kesana nanti diminta nikahin kamu lagi." kata vian
" emang bapak mau nikahin aku." kata astrid
" itu kamu mau saya nikahin, saya kan sudah punya istri dan anak." jawab vian
" kenapa gak mau kalo bapak serius, lagian bapak baik." jawab astrid
sedang asyik balas balasan pesan, pak bowo datang.
" vian sudah sarapan." kata pak bowo
" belum pak ini baru bikin kopi aja dari kamar." jawab vian
" ya udah kita sarapan bareng." ajak pak bowo. vian dan pak bowo pun pergi ke restoran untuk sarapan.
sedang sarapan pak made datang sama astrid kesana. astrid kelihat malu ketemu sama vian
" maaf pak, ini saya mau menyampaikan bahwa si astrid mau izin 1 mingguan, katanya ibunya sakit dan dia mau bawa ibunya berobat." kata pak made
" oh.. emang ibu kamu sakit apa, terus di rumah gak ada siapa siapa gitu." kata pak bowo
" sakit kanker payudara pak, semenjak ayah meninggal ibu sakit, di rumah ada adik yang masih sekolah." jawab astrid
" ya udah gak apa apa kalo begitu, tapi kerjaan disini ada yang handle kamu." kata pak bowo
" ada pak, dan nanti juga saya akan bantu kerjakan dari sana, nangi saya akan minta konten konten ke teman yang ada disini. karena saya sekarang uang pegang akun media sosial dan digital perusahaan ini." jawab astrid
" ya sudah, bagus kalo begitu." kata pak bowo
" terimakasih banyak pak atas pengertiannya, dan kalo begitu saya permisi mau siap siap dulu di kosan." kata astrid, lalu dia pergi.
" made, kerjaan dia itu gimana, bagus gak." kata pak bowo
" semenjak rapat itu dan dia diberikan kepercayaan untuk megang media sosial, pengunjung banyak yang datang. kerjaan bagus tidak banyak mengeluh sam teman teman karyawan yang lain juga baik." jawab pak made
" kamu kasih berapa untuk tambah tambah biaya berobat, dan cek juga kerjaan dia, kalo memang selama dia izin masih mengerjakan kerjaannya, gajinya jangan di potong." kata pak bowo
" baik pak." jawab pak made
" menurut kamu gimana vian." kata pak bowo
" saya setuju atas usulan bapak. dan saya harap ke pak made untuk bisa melihat karyawan lainnya apabila ada yang lagi sedang ada masalah keuangan terutama, selagi perusahaan mampu kasih saja bantuan." kata vian
" iya saya setuju. kita jangan sampai mengabaikan itu." kata pak bowo
__ADS_1
" baik pak, saya atas nama karyawan mengucapkan terimakasih atas perhatiaan bapak." kata pak made
vian dan pak bowo kembali ke kamar dan siap siap untuk pulang....