
Setelah makanan siap, vian dan yang lainnya pun mulai makan.
" gimana kondisi kamu sekarang sayang." kata vian
" baik aja pah, cuma suka cepat lelah aja." kata shinta
" jangan lupa nanti di minum vitaminnya ya." kata vian
" iya pah." kata shinta
" kamu udah bilang belum sama ibu." kata lily
" belum mbak, karena kemarin aku belum yakin aku hamil." kata shinta
" kita juga harus menyiapkan kamar buat de avin dan de alea loh pah." kata lily
" iya pokoknya yang lantai 2 itu buat keluarga kita aja, orang tua kita kan di lantai bawah semua, sedangkan tamu udah ada di mess dan kamar tamu juga." kata vian
selesai malan vian merokok lagi sambil menunggu lily dan shinta selesai makannya. Setelah selesai semuanya mereka pun pulang ke rumah, sampai dirumah vian, lily dan shinta pergi ke kamarnya.
" gimana shin hasilnya." kata astrid
" alhamdulillah mbak, aku positif hamil." kata shinta
" selamat ya shin, akhirnya de alea punya adik." kata astrid
" iya shin selamat ya, kamu akhirnya memberi kabar bahagia juga." kata dilla
" terimakasih mbak." kata shinta,
vian pamit mau melihat gedung livi group dan penambahan kamar tamu serta mess. Setelah di halaman depan vian menyalakan rokoknya, di melihat ke kamar tamu lantai 2, disana sedang dilakukan pengerjaan interior, kemungkinan minggu depan benar benar sudah bisa di pakai, setelah itu melihat ke mess, mess juga sama sedang dilakukan pengerjaan interiornya.
Di gedung livi group vian melihat bahwa sudah hampir selesai karena tidak begitu banyak ruangan. Di lantai 1 hanya ada ruangan kerja untuk vian dan ruangan aula yang bisa menampung 100 orang lebih, ruangan vian menghadap ke danau ada teras juga untuk vian santai dan kamar mand bahkan lemari untuk arsip juga sudah ada. Di lantai 2 ada ruangan untuk keuangan, hukum, dan IT beserta ruangan untuk server, serta ada ruangan untuk rapat. Di ruangan rapat meja sudah ada tinggal membeli kursinya saja. Vian pun mencatat perlengkapan apa saja yang di butuhkan termasuk keperluan untik di kantornya. Untuk peralatan seperti komputer dan yang lainnya vian akan menunggu karyawan IT supaya pas. Untuk itu dia menelepon pak aga HRD LNI karena waktu itu sudah dilakukan penerimaan karyawan untuk bagian IT.
__ADS_1
" selamat siang pak aga, maaf mengganggu waktunya, ngomkng ngomong waktu itu kan saya sudah menyuruh penerimaan karyawan dibagian IT dan programer untuk di Livi group ya, saya minta suruh dia untuk datang ke rumah saya." kata vian
" iya pak sudah, oke kalau begitu saya suruh dia kesana, soalnya disini juga dia bingung mau mengerjakan apa palingan dia membantu staf IT disini saja." kata pak aga
" kalau begitu saya tunghu sekarang, oh iya ngomong ngomong ada berapa orang untuk karyawan di livi group." kata vian
" sesuai permintaan bapak waktu itu, untuk IT 2 orang dan untuk programer 2 orang jadi total 4 orang pak." kata pak aga
" iya sudah suruh semuanya kesini aja ya, saya tunggu." kata vian, setelah itu vian kembali ke rumah dia membuat kopi, lalu dia pergi ke teras depan sambil menunggu karyawan untuk di livi group. Vian menyalakan rokoknya. Tak lama lily datang menghampiri
" papah lagi apa, katanya ke gedung livi group." kata lily
" papah lagi menunggu karyawan untuk bagian IT dan programer, tadi papah dari sana mah, dan ini menunggu mereka supaya belanja petalatannya sama mereka biar sesuai dengan kebutuhan yang mereka inginkan." kata vian
" mamah ikut ya belanjanya, ada ruangan untuk mamah enggak disana." kata lily
" enggak ada lah, disana cuma untuk papah aja, mamahkan ada di LCI, kalau mamah mau ngantor kan bisa di ruangan papah juga, iya nanti kita belanja perlengkapannya aja seperti meja dan kursi serta mebeulier lainnya." kata vian
" ini papah nunggu dulu karyawan, kalau udah kita berangkat belanja." kata vian
" siap kalau begitu." kata lily
tak lama datang 4 orang yang mau bekerja di livi group. Pak narto sebagai keamanan rumah datang menemui vian
" pak ini yang mau ketemu bapak, katanya disuruh pak aga kesini." kata pak narto
" iya pak, terimakasih ya." kata vian
" selamat siang pak." kata mereka
" selamat siang juga, oh iya nama kalian siapa dan bagian apa." kata vian
" nama saya Dimas bagian IT." kata dimas
__ADS_1
" nama saya Agung bagian IT." kata agung
" nama saya Tio bagian programer." kata Tio
" nama saya Gunawan bagian programer juga." kata gunawan
" kalau begitu kita ke kantor saja ya." kata vian mengajak mereka ke gedung livi group.
" maaf gedungnya baru selesai dibangun, jadi nanti kalain akan bekerja disini, kenapa saya panggil kalian supaya kalian bisa beradaptasi dan saya juga mau minta tolong untuk membeli peralatan apa saja yang kalian perlukan, karena kalau saya yang beli takutnya tidak sesuai dengan kebutuhan kalian, jadi saya harap kalian mencatat apa saja yang kalian perlukan untuk disini misalnya komputer apa untuk server, untuk bagian kalian apa saja." kata vian sambil membawa mereka pergi keruangan khusus mereka
" baik pak kalau begitu." kata mereka antusias karena selama ini mereka hanya menumpang di LNI. Setelah itu mereka memberikan catatan kepada vian
" kalian tau dimana membeli alat alat ini." kata vian
" kalau pun enggak ada di toko untuk spek ini, kita bisa merakitnya saja pak." kata Dimas
" iya sudah saya percayakan kepada kalian, untuk semua ini berapa budgetnya." kata vian
" untuk ruangan lainnya apa perlu komputer lagi pak." kata dimas
" seperti untuk di bagian keuangan aja 1." kata vian
" iya sudah kalau begitu sekarang kita berangkat membeli ini semua ya, jadi kalian sudah bisa mulai kerja disini." kata vian
" baik pak." kata mereka. Vian kembali ke rumah bersama mereka, vian menyuruh mereka menunggu dulu. Vian pun menelepon pak dede supaya datang kesana dan membawa mobil untuk operasional. Vian pun memanggil lily, tak lama pak dede datang kesana, setelah mengobrol kemana tujuannya mereka pun pergi, vian dan lily bersama pak edi dan haris sedang karyawan tadi bersama pak dede di dampingi putra.
Jam 2.37 menit mereka tiba di pusat elektronik yang menjual komputer dan alat elektronik lainnya. Dimas dan yang lainnya pun mencari komputer yang speknya sesuai dengan kebutahan mereka, dimas juga membeli kabel untuk jaringan, UPS untuk server dan alat alat lainnya, untuk server sendiri ada juga yang sesuai dengan kebutuhan, mereka membeli 7 unit komputer termasuk untuk server dan vian. Mereka juga sekalian membeli perlengkapan lainnya seperti CD program untuk keperluan di kantor. vian juga membeli 2 infokus untuk di ruang meeting dan Aula serta layarnya sekalian. Disana juga kebetulan ada yang menawarkan langganan internet, jadi sekalian vian mendaftar juga untuk segera di pasang di gedung livi group tentunya atas rekomendasi dimas dan yang lainnya.
" iya sudah kalian kembali ke kantor saya akan membeli perlengkapan dulu, kalian kerjakan apa dulunl yang bisa kalian kerjakan ya." kata vian
" baik pak," kata mereka
Mereka pun berpisah disana, vian dan lily lalu pergi ke tempat yang menjual perlengkapan kantor. sesampainya disana vian membeli meja dan kursi sesuai dengan kebutuhan, vian juga membeli sofa untuk di ruangnya dan di ruangan tunggu kantor, kursi untuk di ruang rapat juga sekalian vian beli. Vian meminta supaya hari ini bisa dikirim, pihak toko pun menyanggupinya.
__ADS_1