
Selesai makan vian, pak bambang, pak gubernur pergi ke gazebo, vian izin untuk merokok dan duduk di luar gazebo, tak lama pak adi, pak bowo dan pak wanto datang kesana, mereka ikut duduk disamping vian.
" pak vian benar benar serius ingin menciptakan ketahanan pangan, saya sangat salut." kata pak gubernur
" setidaknya saya sudah berusaha pak, dan saya tidak bisa berjalan sendiri, harus membutuhkan bantuan dari yang lain juga, akan tetapi seperti yang saya bilang tadi bahwa dengan LA memeliliki lahan pesawahan seluas itu setidaknya saya bisa mempertahankan lahan tersebut tidak beralih fungsi." kata vian
" memang sulit kalau sudah berurusan dengan uang dan kebutuhan, para pemilik lahan akan tergoda tanpa memikirkan akibat selanjutnya, oleh sebab itu saya berharap kedepannya LA bisa mengedukasi para petani dan pemilik lahan pesawahan bahwa dengan mempertahankan lahan mereka, mereka bisa menghasilkan uang." kata pak bambang
" memang sekarang tuh tidak bisa kalau hanya dengan omongan saja harus ada bukti nyata, sehingga mereka akan yakin atas keputusan mereka." kata pak gubernur
" nanti salah satu jurusan di sekolah SMK dan kampus juga akan ada jurusan pertanian dan peternakan, untuk prakteknya bisa langsung terjun, dan saya juga berencana untuk di lokasi yayasan pendidikan livi akan di bangun kandang juga dan mencari lagi lahan untuk lahan pertanian, selain itu juga saya akan ke daerah C untuk mencari lahan pesawahan." kata vian
" kabari kita pak kalau memang ada lahannya, saya ingin investasi juga disana." kata pak gubernur
" boleh pak, setidaknya untuk konsumsi kita saja dulu itu sudah enak. Kita tidak lagi memikirkan harga beras." kata vian
" betul pak, kita negara subur tapi mengapa kita impor beras dari negara lain berarti ada yang salah dengan kita ini." kata pak gubernur
" regulasi kepemilikan lahan dan izin pembangunan harus diperketat, terutama untuk industri, makanya kami di dewan mendorong supaya dibentuk kawasan industri itu supaya bisa tertata dan tidak merusak alam ini." kata pak bambang
" makanya jangan salahkan alam kalau terjadi longsor, banjir, itu semua akibat ulah kita kita juga, yang tadinya masuk kedalam tanah itu akar pohon sehingga air yang masuk bisa ditahan terlebih dahulu, sekarang yang masuk ke tanah itu besi besi beton." kata pak gubernur
" oh iya pak saya lihat di atap kamar tamu dan mess di pasang panel tenaga surya, apa kebutuhan listrik disini tinggi." lanjut pak gubernur
" iya pak itu panel tenaga surya, kita memanfaat itu untuk kebutuhan penerangan outdor dan cadangan kalau sewaktu waktu terjadi pemadaman listrik, dan nanti di komplek yayasan pendidikan livi pun akan di pasang panel tenaga surya, setidaknya untuk kebituhan penerangan halaman area yayasan." kata vian
" wah hebat itu, kalau kita memiliki cadangan listrik sendiri." kata pak gubernur
" ngomong ngomong apa sudah ada tenga pengajar disana pak." lanjut pak gubernur
" sudah ada sebagian pak dan senin besok akan penandatangan perjanjian kerja, bagi yang menandatangani SPK tersebut bisa langsung bekerja dan segela bentuk hak dan kewajiban melekat." kata vian
" tadi kita mengadakan presentasi dari setiap calon guru tersebut untuk menilai siapa yang akan menjadi kepala sekolah, dan kenapa mereka dikasih waktu sampai hari senin untuk tandatangan SPK karena kita ingin melihat keseriusan mereka mau atau tidak diajak bekerja keras terlebih dahulu." lanjut vian
karena sudah malam mereka pun selesai mengobrol mereka masuk ke kamar masing masing untuk istirahat. di dalam kamar vian mengobrol bersama isteri isterinya.
__ADS_1
" pah, untuk bingkisan ibu ibunya kita akan kasih paket LAD's enggak apa apa kan, kita catat sebagai promosi." kata lily
" iya enggak apa apa, itu juga sebagai bentuk promosi untuk mengenalkan produk LAD's." kata vian
" beneran papah mau membangun panti asuhan." kata astrid
" insyaAllah, karena tempat yang sekarang mau kena pembongkaran untuk jalan tol, kasian mereka enggak ada tempat." kata vian
" lahannya dimana pah." kata lily
" di lahan yang baru dibeli L-Pro disamping livi residence untuk perluasan perumahan." kata vian
" oh iya besok ingatkan papah, kalau dari anak anak yang ada di panti asuhan sudah pada dewasa dan memerlukan kerjaan kita bisa mempekerjakan mereka di kantor kita, kalau memang dia tidak memiliki keahlian bisa jadi Office Boy atau office girl dan kedepannya kita bisa memberikan pelatihan ke mereka." kata vian
" kalau ada bisa juga buat di kantor LCI untuk bantu beres beres." kata lily
" iya sudah besok kita bahas sama pengurus panti asuhannya." kata vian
Selesai mengobrol mereka pun bermesraan di atas kasur dan melakukan hubungan sampai mereka mencapai kepuasannya. Setelah itu mereka tidur, di pagi hari vian mandi lalu membangunkan lily, astrid dan dilla. Selesau sholat vian mengajak lily untuk mencoba naik sepeda yang kemarin di belinya. Sebelumnya melihat apakah devan sudah bangun atau belum, kerena devan belim bangun vian dan lily pun pergi naik sepeda mengililingi komplek.
" kok papah jago sih masaknya, maaf ya kalau aku enggak bisa memasak." kata lily
" enggak apa apa dong, yang penting kamu bisa menjaga, mendidik anak anak udah cukup buat papah," kata vian
" makasih ya pah." kata lily
vian pun mulai memasak membuat bumbu untuk asam manis dan goreng udang crispy, vian juga membuat nasi goreng. Jam 7 masakan sudah di hidangkan di meja makan, mereka semua sudah duduk di kursi meja makan dan memulai sarapan, devan yang sudah mandi pun datang kesana.
" ayo aa sarapan dulu, ini papah udah buatkan udang crispy dan nasi goreng loh." kata lily
" asyiiik, aa jadi lapar nih, terimakasih papah." kata devan
" iya sayang, ayo makan dulu, katanya aa mau naik sepeda." kata vian
" mamah sama papah tadi udah naik sepeda keliling komplek." kata lily
__ADS_1
" mamah bukannya baru bangun." kata devan
" enak aja, mamah sekarang bangunnya pagi tau, mamah harus olahraga supaya sehat." kata lily
" mamah hebat, kenapa enggak bangunin aa, aa juga mau ikut kan." kata devan
" besok ya, tadi mau bangunin aa, mamah kasihan aa tidurnya nyenyak." kata lily
" ini masakan pak vian luar biasa enak." kata pak gubernur
" biasa saja pak, sama aja kok bumbu, kalau masak itu tergantung kondisi yang masaknya juga." kata vian
" betul, kalau kondisi marah marah kan bumbunya juga akan asal asalan ya." kata pak gubernur
" apalagi kalau uang bulanan kurang." kata ibu zahra
" betul tuh bu apalagi enggak pernah jalan jalan untuk liburan." kata ibu sisil
" tuh pak, kode keras itu ngajak liburan." kata vian
" minggu depan kita kan mau jalan jalan." kata pak bambang
" betul itu pak, kita harus siapkan fisik juga nih, pak vian udah mulai olahraga." kata pak bambang
" supaya enggak kaget aja pak pas nanti, kita harus bisa menyesuaikan kondisi cuaca juga soalnya." kata vian
" mudah mudahan kita diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah ini." kata pak gubernur
" aamiin." jawab mereka
" pak, ibu semuanya, saya permisi pamit karena sudah sarapan dan saya ada aktivitas lainnya, terimakasih banyak." kata pak gubernur
" sama pak saya juga mau pamitan ini." kata pak bambang
" sama sama pak, hati hati di jalan." kata vian
__ADS_1
pak bambang dan pak gubernur pun pergi untuk beraktivitas.