Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Berkunjung ke Livi Regency 1


__ADS_3

Selesai sholat berjamaah, mereka pun pergi makan, selagi makan endris datang bersama keluarganya, vian pun mempersilahkan endris dan keluarganya untuk bersama sama makan malam.


" ternyata banyak tamu penting nih, maaf kalau saya memngganggu acaranya." kata endris


" enggak apa apa komdan, kita hanya liburan saja kok." kata pak bambang


" aa ajak kak devina sama kak febry makan." kata lily


" kak ayo makan sama sama." kata devan


" iya a, nanti kita main sama sama ya." kata febry


" ayo, tapi kita makan dulu ya kak." kata devan, mereka pun langsung akrab


" kamu ya, datang kesini enggak ngasih kabar, isteri dampai cemberut dan dari tadi siang ngajak kesini terus." kata endris


" maaf, saya mau ngabari tapi pas mau ngabari ada aja tamu yang ngajak ngobrol jadi lupa." kata vian


" alasan aja kamu tuh." kata endris


" pak vian jadi betkunjung ke perumahan livi regency." kata pak bupati


" InsyaAllah jadi pak, nanti habis ini." jawab vian


" kita kita enggak perlu ikut kan." kata pak bambang


" enggak juga engvak masalah pak, bapak bapak disini aja, saya juga sebentar kok disana." kata vian


" saya ikut kamu deh, kapan lagi bisa jalan sama pak bos." kata endris


" boleh... Pakai mobil kamu aja kalau begitu ya." kata vian


" siap laksanakan pak bos." kata endris


" kamu nginep disini kan." kata vian


" kalau masih ada kamar boleh... Lagian tuh lihat anak anak, kalau pulang pasti marah marah nanti." kata endris


" buat komandan apa sih yang enggak ada, tenda pun ada kalau perlu." kata vian.


" a bisa ada api unggun lagi kan, sama boleh kita karokean." kata ika


" boleh, itu udah disiapkan opik semuanya." kata vian

__ADS_1


" makasih ya om, bikin kita happy tetus nih." kata silvy dan yang lainnya


" kalau ada yang kurang nanti tinggal bilang aja ke karyawan, saya temani pak vian dulu." kata opik


" saya perlu ikut enggak pak." kata haris


" enggak perlu, saya jamin keselamatan bos kamu ini." kata endris


" iya enggak usah... Kamu disini aja bantuin ya, suruh yang lain makan juga." kata vian


" siap pak." jawab haris


Selesai makan malam vian pergi ke saung, lalu menualakan rokoknya sambil menunggu endris selesai makan.


" ayo bro kita berangkat, takut kemalaman." ajak endris


" siap." jawab vian, lalu pamitan ke istri dan semuanya. Vian, endris dan opik pun berangkat ke perumahan livi regency, ternyata pak sudianto sudah menunggu di parkiran, mereka pun dikawal menuju kesana. jam 7.37 menit mereka tiba di perumahan livi regency, vian pun disambut oleh warga yang sudah berkumpul di lapangan perumahan.


" terimakasih pak sudah menyempatkan waktunya u tuk berkunjung ke perumahan ini." kata pak heri warga perumahan dari polsek


" sama sama. Mohon maaf saya baru bisa berkunjung kesini." kata vian


" pak endris selamat datang juga disini." kata pak heri


" tinggal makan lagi aja, apa susahnya." kata vian


" terimakasih pak sudah hadir disini." kata warga


" sama sama, terimakasih atas sambutannya juga." kata vian


" ayo pak kita makan bersama." kata pak heri


" silahkan bapak bapak dan ibu saja duluan." kata vian


" bapak sama pak endris saja duluan, silahkan dicicipi masakan kami." kata pak heri.


" ayo bro kita makan." ajak vian, Vian dan endris pun mengambil nasi dan kambing guling serta lauk lainnya untuk menghormati mereka.


" saya jadi enak nih, baru datang sudah langsung makan." kata vian


" enghak setiap hari ini pak, suatu kehormatan buat kami bapak hadir disini." kata pak heri. Lalu mereka pun mengambil makanan. Mereka pun makan bersama.


" pak bambang, pak menteri, pak gubernur dan pak bupati enggak sekalian kesini pak." kata pak suparman

__ADS_1


" mereka ada acara disana dan katanya sedikit cape dan takut membuat heboh, jadi mereka minta maaf kepada semuanya." kata vian


" sama sama pak, kami mengerti kok, dengan kehadiran bapak disini sudah membuat kami senang." kata pak suparman


" betul pak, jujur saja sudah lama ingin bertemu dengan bapak tapi waktunya terkadang bentrok dengan acara di polsek dan kami harus turun ke jalan jadi pas bapak ada di pabrik LA kami enggak sempat terus, kalau malam malam takut mengganggu istirahat bapak." kata pak heri


" sebenarnya enggak apa apa silahkan saja." kata vian


" saya hanya mau mengucapkan terimakasih ke bapak karena sudah membangunkan rumah untuk kami kami ini, selama ini kami keluar masuk kontrakan, sekarang alhamdulillah kami memiliki rumah sendiri." kata pak heri


" betul pak... Berkat bapak kami bisa memiliki rumah sendiri enggak harus berpindah pindah rumah." kata ibu ibu warga, isteri karyawan LA dan isteri petugas kepolisian.


" sama sama bapak ibu, alhamdulillah kalau bapak ibu merasa bahagia, saya pernah merasakan bagaimana susahnya harus pindah kontrakan, yang terpenting bapak ibu senang dan bahagia tinggal disini. Ini pun bapak dan ibu tinggal disini, memiliki rumah ini kan enggak 100% gratis, bapak dan ibu membelinya." kata vian


" memang kami membelinya pak, tapi tanpa bantuan bapak kami enggak akan semudah ini bisa memiliki rumah, kami senang tinggal disini." kata pak heri


" disini ternyata enggak hanya karyawan LA ya." kata endris


" egggak pak, saya dinas di polsek sini, alhamdulillah perusahaan pak vian dan pihak polsek bisa melakukan kerjasama jadi kami petugas kepolisian pun bisa tinggal disini." kata pak heri


" kalau begitu anggota saya juga bisa dong bro, memiliki rumah disini." kata endris


" boleh aja kalau memang masih ada yang kosong, kalau memang masih ada lahan kosong bisa saja kita bangunkan lagi rumah." kata vian


" ada pak lahan baru di sebelah sana, L-Pro baru membelinya sekitar 4 hektar sampai ke kali itu pak, katanya memang untuk perumahan tahap 2 karena ada permintaan dari karyawan LA." kata pak heri


" kalau begitu kamu daftar aja anggota kamu, nanti sampaikan ke tim L-Pro." kata vian


" siap kalau begitu pak bos." kata endris


" dalam kesempatan ini juga saya mau usul pak, mumpung bapak ada disini, jadi kami mau meminta supaya dibangunkan lapangan lagi dan fasiltas lainnya, seperti pos keamanan untuk siskamling warga, sarana bermain anak anak dan aula untuk pertemuan warga." kata pak heri


" silahkan saja sampaikan ke tim L-Pro untuk hal itu karena ada jatahnya untuk fasilitas umum dan fasilitas sosial serta ruangan terbuka hijau, nanti saya juga akan sampaikan ke tim L-Pronya." kata vian


" terimakasih banyak pak, oh iya pak, apakah bisa warga disini khususnya yang bukan dari karyawan LA jika berobat ke klinik Livi, dan apakah kedepannya klinik tersebut bisa ada ruang rawat inap karena klinik tersebut dekat dari sini." kata pak heri


" silahkan saja pak, sekarang juga klinik tersebut buka 24 jam dan ada ruang rawat inap tapi memang enggak banyak baru 4 ruangan saja, doakan saja supaya pembangunan pelebaran klinik itu bisa berjalan lancar karena audah dimulai pembangunannya." kata vian


" terimakasih banyak pak." kata mereka


" kalau membutuhkan mobil ambulance itu bisa menghubungi klinik kalau memang urgent. Dan untuk masalah tempat pemakaman umum saya harap warga disini mencari lokasi dekat TPU yang sudah ada supaya tidak menjadi permasalahan kedepannya nanti sampaikan saja ke tim L-Pro mudah mudahan bisa membantu dalam hal pembelian lahan tersebut." kata vian


" baik pak, nanti saya akan bicara dengan teman yang menjadi bhabinkantinmas di daerah TPU daerah ini mudah mudahan saja ada lahan yang bisa dibeli, memang hal itu juga memnjadi permasalahan saat ini bukan hanya di perumahan ini saja." kata pak heri.

__ADS_1


Mereka pun selesai makannya, dan vian pun menyalakan rokoknya. Para ibu ibu merapihkan peralatan makan, lalu menyediakan cemilan cwmilam yang dibuat ibu ibu warga disana.


__ADS_2