Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Rapat Pertama SPI


__ADS_3

Jam 9an mereka pergi ke lokasi pembangunan sekolah dan kampus naik mini bus. Vian menyuruh pak edi untuk membeli makanan ringan dan minuman serta sembako untuk kakek braja karena dia membawa mobil terpisah. Di perjalanan vian menunjukan rumah sakit livi kepada mereka. Sekitar 40 menit perjalanan mereka sampai di perumahan livi residence. Vian membawa mereka ke villa terlebih dahulu, devan pun langsung pergi ke kandang thunder ditemani lilis.


" disini perumahan karyawan Livi tinggal pak." kata pak gubernur B


" iya pak, sekarang lagi mau nambah buat karyawan rumah sakit. Disana dekat mesjid mau dibangun buat kos kosan cowok, di sebelah buat kos kosan cewek." kata vian


setelah istirahat vian mengajak mereka meninjau sekolah TK dan perumahan buat guru dan dosen.


" ini luar biasa, memanjakan karyawan, kebangetan kalau mereka gak kerja dengan baik." kata pak gubernur B


" Fasilitas sudah disiapkan sedemikian rupa. Luar biasa ini." kata pak bambang


vian pun menjelaskan area dekat lahan parkir itu untuk para pedagang umkm, karena dengan adanya mesjid banyak orang yang beristirahat dan sambil menikmati lingkungan disini, vian juga memberitahukan mereka bahwa restoran itu dikelola sama ibu dan ibu mertuanya.


Selesai dari sana vian mengajak mereka pergi ke lokasi pembangunan sekolah dan kampus dengan naik minibus. Hanya 7 menit mereka sampai di lokasi, vian melihat bahwa pembangunan kantor yayasan sudah mau rampung.


" pak kantor buat yayasan sudah jadi, bapak harus siap siap menginventarisir keperluan disana." kata vian


" benar, bapak sama pak adi bakalan sering ngantor disini." kata pak bowo


" kalau bapak sudah ngantor disini ibu sama ibu ningsih juga akan sering ke restoran." kata bu retno


" kalau ini untuk apa pak." kata pak gubernur D


" ini untuk klinik, toko buku dan supermarket pak." kata vian. Lalu mereka berjalan ke lokasi pembangunan vian menunjukan letak sekolah SD, SMP, SMA, SMK, dan kampus serta bangunan untuk asrama.


" system boarding school ya pak." kata pak gubernur B


" betul pak gubernur, karena kalau mengandalkan siswa dari daerah sini saja tidak akan banyak menarik siswa." jawab vian


" kalau lahan belakang kosong itu untuk apa pak." kata pak gubernur B


" rencananya untuk sekolah SMK dan universitas akan ada jurusan pertanian, jadi itu nantinya untuk lahan praktek." jawab vian


" ini konsepnya luar biasa. Saya jadi tertarik ikut gabung disini." kata pak gubernur B


" saya sangat senang sekali pak gubernur, kalau bapak mau ikut gabung disini." kata vian


" jurusannya apa saja untuk di universitas pak." kata pak gubernur L


" kemungkinan besar saya akan mengutamakan jurusana yang perusahaan livi sudah ada, misalnya pertanian, peternakan, kedokteran, perbankan, dan yang lainnya yang sudah umum seperti manajemen." kata vian


" bagus, jadi nanti pak vian tidak akan kekurangan sumber daya manusia untuk di perusahaannya." akata pak bambang


" iya pak, dan kita akan memberikan jaminan kerja kepada setiap lulusan terbaik disini." kata vian

__ADS_1


" ini akan banyak menarik para siswa dan mahasiswa yang belajar disini apalagi status livi group sedang naik daun." kata pak gubernur B


" daerah saya akan tambah lagi sekolah dan kampus unggulan." kata pak gubernur D.


Para gubernur tersebut pun bertanya kepada para pekerja disana, asal mereka, gimana situasi kerja disana. mereka ada yang berasal dari daerah D ada juga yang dari daerah L.


" ini pembangunan benar benar padat karya, setiap bangunan langsung di kerjakan serentak." kata pak gubernur D


" alhamdulillah pak, belum lagi pembangunan pabrik di KBB, dan sebentar lagi di surabaya." kata vian


" lahan yang disana sudah deal pak." kata pak gubernur L


" alhamdulillah pak sudah, hari ini direktur L-Pro baru kembali dari sana dan saya kan langsung menyuruh site plannya." kata vian


" ini bikin betah belajar disini." kata pak gubernur B


" saya minta masukan dan rekomendasi dari bapak untuk staf pengajar dan dosen pak." kata vian


" siap pak, setelah melihat ini saya akan merekomendasikan kepada teman teman saya." kata pak gubernur B


" terimakasih sebelumnya pak." kata vian


Mereka pun mengambil photo disana. Bahkan mereka berphoto bersama.


" boleh gak pak saya ngasih rancangan untuk mesjid disini." kata pak gubernur D


" siap pak saya ingin ada kontribusi juga." kata pak gubernur D.


Karena sudah siang mereka kembali ke perumahan livi residence, lalu makan di restoran BESAN Cafe.


" vian nanti ibu masukan ibu asti dan ibu sri ke pemilik cafe ini ya." kata ibu retno


" iya bu, silahkan ibu atur saja, sama pengelolaan ruko disini, kantin sekolah dan kampus, toko buku dan supermarket, serta kos kosan, ibu buat saja perusahaannya untuk mengelola itu semua." kata vian


" Nama perusahaannya Besan Bersama Sejahtera, gimana bu." kata bu retno


" kita ikut aja bagaimana baiknya." kata bu ningsih, ibu asti dan ibu sri


" iya udah kalau begitu, kamu buaykan akta perusahaannya." kata ibu retno


" iya bu, nanti vian suruh raka buat." kata vian


" lokasi kantornya disini aja ya." kata ibu retno


" baik bu, biar raka yang atur nanti." jawab vian

__ADS_1


" pak saya kayanya langsung ke bandara, terimakasih banyak nih sudah bisa bersiraturahmi dan maaf kami jadi merepotkan bapak dan keluarga." kata pak gubernur L pamitan


" sama sama pak, saya juga berterima kasih bapak bersedia berkunjung ke rumah saya, mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan." kata vian


" ini sudah sangat luar biasa pak, nanti kalau ke surabaya kabari saya ya pak." kata pak gubernur L


" InsyaAllah pak saya akan kabari. Sekarang bapak di antar pak edi ke bandaranya, mohon maaf kita tidak bisa ikut mengantar." kata vian


" gak apa apa pak, terimakasih banyak." kata pak gubernur L, beliau dan isterinya pun pamitan kepada semuanya lalu diantar pak edi ke bandara.


Vian mengirim pesan ke raka supaya memperoses pembuatan perusahaan untuk ibu dan mertuanya bidang usahanya restoran dan ritel. Vian juga menyampaikan komposisi sahamnya, vian masuk sebagai salah satu pemegang saham juga jadi masing masing 20% kepemilikan, Vian sebagai komisaris, ibu retno direktur utama, ibu ningsih sebagai direktur keuangan, ibu sri operasional, dan ibu asti direktur marketing. Vian meminta kartu identitas ibu dan mertuanya lalu mengirimkan ke raka.


" ini kalau sudah jadi pasti megah." kata pak gubernur D


" mudah mudahan dengan adanya sekolah dan kampus ini bisa menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berbudi luhur." kata pak bambang


" aamiin." jawab mereka yang ada disana


selesai makan vian dan yang lainnya pergi pulang ke rumah. Sesampainya di rumah pak gubernur D, pak gubernur B beserta isterinya pamit pulang, pak bambang pun izin untuk pergi kerja. Vian dan yang lainnya pergi ke ruko. Vian memberitahukan ke ika, bella, lusi, mitha dan silvy bahwa nanti akan diadakan rapat SPI 30 menit lagi. vian pergi ke cafe memesan kopi, lalu menyalakan rokoknya, vian pun mengirimkan pesan ke pak daryat, Kalau tidak cape supaya datang ke ruko untuk membahas pembangunan di lahan yang baru dibeli di surabaya. Dan pembangunan mess dan kamar tamu di rumahnya.


Setelah 30 menit berlalu vian pergi ke kantor SPI, vian meminta semuanya hadir dalam rapat pertama SPI ini.


" siang semuanya, saya minta laporan penjualan sampai sekarang karena sebentar lagi akhir bulan, kendala yang dihadapi dan apa solusinya serta Perencanaan pengembangan produk." kata vian


" omzet sampai saat ini x milyar pak." kata ika


" berapa persen net profitnya." tanya vian


" 7% pak, dikarena biaya promosi." kata sabrine bagian keuangan SPI


" ada kendala apa di pasar." tanya vian


" kalau di online persaingan harga pak, dan brand kita belum begitu di kenal." jawab mitha


" apakah dari konsumen di online ada yang repeat order." tanya vian


" ada pak sekitar 17 konsumen." jawab mitha


" kalau dari penjualan offline bagaimana." kata vian


" distributor dan agen sudah repeat order 2 - 3 kali pak." jawab lusi


" kalau begitu berarti produk SPI ini sudah diminati konsumen, jadi tambah lagi iklan untuk promosi produk dan mencari distributor dan agen baru di kota kota yang belum ada, siapkan untuk produk baru." kata vian


" baik pak, saya dan silvy sedang membaca trend model dan motif yang sedang di gandrungi." kata bella.

__ADS_1


" ini rapat pertama SPI bersama saya, saya harap kedepannya setiap 1 minggu sekali kalian mengadakan hal seperti ini. Saya rasa bulan pertama operasional SPI sudah bagus, kalau dari saya cukup untuk pertemuan kali ini, saya minta setiap hari bagian keuangan dan marketing mengirimkan daily report ke saya, dan kalau ada permasalahan secepatnya di informasikan." kata vian


" baik pak." jawab mereka


__ADS_2