
Vian dan pak bupati P mengobrol sambil menikmati kopi dan rokoknya.
" gimana pak bupati kondisi sekarang di daerah sana." tqnya vian
" alhamdulillah pak perekonomian warga sekarang sudah bergeliat dan sebentar lagi sektor wisata akan mulai rame dengan adanya liburan anak anak sekolah, untuk para nelayan pun terbantu dengan pengusaha pengusaha ikan, dan sekarang para pengusaha yang bekerjasama dengan perusahaan bapak merekrut warga untuk bekerja di tambaknya, itu semua efek domino dari kerjasama bapak dan pengusaha disana." kata pak bupati P
" alhamdulillah kalau begitu, setidaknya apa yang saya usahakan itu bisa berdampak positif kepada yang lainnya." kata vian
" contohnya saja si hisyam anak saya, bulan kemarin dia melakukan perluasan lahan tambaknya dan menambah sekitar 15 orang pekerja baru, untuk di bagian pemeliharaan ikan dan pengiriman," kata pak bupati P
" luar biasa kalau begitu, saya senang mendengarnya." kata vian. Karena sudah masuk magrib mereka pun pergi ke musholla. Mereka menjalankan sholat magrib berjamaah disana. Sedangkan di taman sedang disiapkan catering untuk makan malam. Vian dan yang lainnya pun pergi ke gazebo, vian membuat kopi kembali untuk dia dan yang lain, setelah itu menyalakan rokoknya dan duduk di pinggir gazebo.
" disini enak banget ya, suasana lingkungan dan susana rumahnya, saya benar benar betah dan merasa ini bukan di daerah metropolitan." kata pak bupati P
" lebih enak sih di villa di pabrik LA pak, dingin, masih ada kabut, jadinya doyan makan kalau disana." kata pak bowo
" saya jadi kepengen pergi kesana kalau begitu." kata pak bupati P
" nanti kalau habis liburan ini, kita liburan disana." kata vian
" baik pak, kabari saja saya sebelumnya." kata pak bupati P
" tapi kalau memang bapak mau kesana sendiri juga enggak masalah, kabari saya nangi saya beritahukan ke orang yang ada disana." kata vian
" enggak enak pak, lebih baik kalau ada bapak." jawab pak bupati P.
" sudah ada pak bupati ternyata disini, sudah lama pak." kata pak gubernur D, yang baru datang
" saya dari sore tadi pak gubernur," jawab pak bupati P
" saya juga udah diminta pergi dari siang tadi sama isteri dan ibu, tapi saya masih ada kerjaan jadi baru bisa habis selesai jam kerja." kata pak Gubernur D
" papah, bapak bapak ayo silahkan makan malam dulu, ini sudah siap kok." kata lily menawarkan makan kepada mereka
" iya ayo pak kita makan malam terlebih dahulu." ajak vian. Mereka pun mengambil makanan. Tak lama datang pak bupati KBB bersama isteri dan anaknya, vian pun mempersilahkan mereka makan terlebih dahulu
" sudah pada kumpul ini, kapan pak gubernur dan pak bupati P tiba." kata pak bupati KBB
__ADS_1
" kalau saya tadi sore pak bupati." kata pak bupati P
" saya baru aja tiba." jawab pak gubernur D
" saya terkena macet di dalam tol dan jalan mau kesini." kata pak bupati KBB
" saya baru lagi kesini ya, udah ada bangunan baru." kata pak bupati KBB
" itu gedung livi group pak bupati, sama menambah kamar di mess aja." kata vian
"oh udah ada ibu nuril juga, bapaknya mana bu." kata pak gubernur D
" saya sendiri aja pak gubernur, dia masih ada kerjaan." kata ibu nurul
" kok anak anak belum ada ya kemana mereka." kata pak gubernur D
"sepertinya mereka masih di kantor pak, sebentar lagi juga datang, mereka membereskan kerjaan dulu sebelum pergi luburan atau mungkin juga mereka sedang belanja untuk mempersiapkan liburan besok." kata vian
" oh iya pak vian, saya mau tanya apa memang anak anak itu diberikan upah dari perusahaan, soalnya tumben anak saya kemarin menolak dan enggak meminta uang jajan." kata pak gubernur D
" saya jadi tambah enak kalau begitu." kata pak gubernur D
" bagus kalau begitu pak, biar mereka bisa menikmati hasil jerih payah mereka dan merasakan bagaimana mencari uang, dan bisa mengelola keuangannya itu dengan baik." kata vian
" iya pak, karena kita juga enggak akan tau kedepannya seperti apa, kalau kita tidak mendidik mereka masalah keuangan ini." kata pak gubernur D
" yang terpenting kita juga harus mengingatkan mereka supaya tidak berlaku boros kalau kita sedang ada uang." kata vian
" pak gubernur dan bapak bapak lainnya ini enghak mau ikutan liburan." lanjut vian
" sebenarnya mau pak, tapi beginilah kalau masih terikat waktu dan kewajiban kita." kata pak gubernur D
" iya pak, mudah mudahan lain waktu bisa dan nanti kalau ada waktu luang saya akan menyusul." kata pak bupati KBB
" bukannya pak bupati senang kalau ditinggal isteri jadi bebas." kata pak gubernur sambil ketawa
" wah ini bisa bisa pak gubernur dan pak bupati jalan berdua nih mencari yang lain." kata vian
__ADS_1
" enggak pak, saya masih ada kerjaan yang enggak bisa ditinggalkan." kata pak bupati KBB
" iya kita akan mengadakan rapat kan untuk koordinasi pengembangan daerah." kata pak gubernur D
" iya pak, makanya saya sedang menunggu gebrakan pak vian juga nih di wilayah KBB." kata pak bupati KBB
" wah enak pak bupati ya audah mejalin kerjasama dengan pak vian, di tunggu kebrakannya juga di daerah saya pak." kata pak bupati P
" buatkan saja rencana daerahnya, nanti saya lihat apakah memungkinkan ada yang bisa dikolaborasikan dengan usaha saya." jawab vian
" siap pak, nanti saya beritahukan kalau sudah jadi sususan rencananya." kata pak bupati P
" oke pak, terimakasih banyak." jawab vian
selesai makan vian pergi ke gazebo mengambil rokoknya lalu menhalakan sebatang dan duduk di bangku di luar gazebo. Tak lama datang pak bambang, disusul pak menteri UMKM, pak menteri sosial, Pak menteri Pendidikan, dan pak gubernur B beserta isteri dan anaknya. Vian pun mempersilahkan mereka untuk makan terlebih dahulu.
" ini bapak bapak sudah ada disini aja dari kapan pak gubernur." kata pak bambang
" sehabis magrib pak," kata pak gubernur D
" pak gubernur ikut juga liburan nih." kata pak bambang
" enggak pak, saya mengantar iateri dan ibu aja, pengen sih ikut akan tetapi masih ada kerjaan yang enggak bisa saya tinggalkan, kalau bapak ikut liburan" kata pak gubernur D
" sepwrtinya engbak pak, saya palingan menyusul aja." kata pak bambang
" pengen sih ikut, akan tetapi besok ada rapat koordinasi." kata pak mebteri UMKM
" kalau mau nyusul kabar kabar pak ya." kata pak menteri sosial
" siap pak." kata pak bambang
" nyusul kemana nih, kayanya sudah ada koordinasi sebelumnya." kata pak gubernur D
" engbak bilang bilang nangi pak gubernur mau ikutan juga." kata pak bambang sambil tertawa.
tak lama anak anak SPI datang kesana dengan wajah gembira. Mereka pun langsung menhambil makanan, lalu makan malam bersama disana.
__ADS_1