Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
peresmian penggunaan rusun


__ADS_3

setelah mengobrol di proyek pembangunan perumahan vian pergi ke pabrik, vian mengecek kondisi pertanian dan peternakan. vian juga memeriksa progres pembuatan minuman yogurt sebagai pengembangan produk PT. LA. produk tersebut sudah siap untuk diedarkan karena perizinan sudah didapatkan.


sore hari vian pamitan kepada opik untuk kembali ke rumah. diperjalanan vian menanyakan kepada pak dede " pak dede, apa mau langsung pulang aja."


" langsung aja pak gak apa apa, biar gak kemalaman juga." jawab pak dede


" ya sudah kalo begitu, nanti kita bisa ngopi ngopinya di rumah." kata vian


" iya pak." jawab pak dede


jam 8 malam vian sampai di rumah, pak dede langsung pamit pulang ke rumahnya. sedangkan haris dan putra ke kamar yang mereka tempati di rumah vian. vian pun langsung bergegas mandi dan berganti pakaian. di kamar lily sedang memberi ASI kepada baby Qinar.


" gimana pah sudah selesai urusannya." kata lily


" alhamdulillah mah berkat bantuan dari polsek, metrka langsung di ringkus." jawab vian


"papah gak kenapa kenapa kan." kata lily


" gak sayank, alhamdulillah." jawab vian


" papah udah makan belum." tanya lily


" belum mah, tadi langsung pulang." jawab vian


" ya sudah mamah temani, mamah juga lapar lagi nih." kata lily


setelah menidurkan baby qinar lily dan vian ke bawah untuk makan malam. lily menyuruh bi narsih untuk menyiapkan makanannya. menunggu makanan disiapkan, vian menerima telepon dari pak daryat


" hallo pak, maaf malam malam mengganggu, saya baru dapat kabar dari tim pengerjaan rusun bahwa besok pengerjaan bangunan selesai tinggal berrs beres di lingkungan luar saja, dan dari tim dinas juga komfirmasi bahwa besok mau peresmian penggunaan rusun tersebut. apa bapak bisa hadir." kata pak daryat

__ADS_1


" iya gak apa apa pak, insyaAllah saya hadir, ini juga saya dapat informasinya. terimakasih pak, gimana lukanya masih sakit," kata vian


" alhamdulillah pak gak apa apa, ini say juga lagi diperjalanan pulang pak." jawab pak daryat


vian mematikan telepon dari pak daryat, lily yang mendengar pak daryat luka langsung bertanya


" pak daryat kenapa pah." tanya lily


" tadi dia sempat kena pukulan dari ketua brandalan, tapi alhamdulillah dia gak apa apa, sekarang lagi diperjalanan pulang karena besok ada peresmian penyerahan kunci rusun." jawab vian


vian dan lily pun makan malam berdua karena yang lain sudah makan tadi habis magrib. setelah makan vian dan lily pun balik ke kamar. sambil tiduran mereka pun mengobrol dan becanda


" mamah mau ikut besok ke acara peresmian." kata vian


" iya mau ikut, lagian deket ini." jawab lily


" ya sudah ajak aja bapak sama ibu, jadi kalo papah lama disana mamah bisa pulang sama mereka." kata vian


vian pun mencium kening istrinya itu mereka pun tertidur.


keesokan paginya vian membawa devan bermain dan lily juga sama membawa baby qinar berjemur. secape apapun vian berusaha untuk menyempatkan main bersama keluarganya terutama devan.


" pah berenang yu, udah lama aa gak berenang sama papah." kata devan


" ayo sayang." jawab vian


devan langsung berlari ke arah kolam renang dan membuka baju langsung nyebur ke kolam karena dia sudah bisa berenang. selesai berenang vian bersih bersih dan berganti pakaian dan pergi sarapan.


jam 10an vian, lily, dan keluarganya termasuk devan dan baby qinar juga dibawa tapi gak dibawa turun di lokasi nunggu di mobil.

__ADS_1


dilokasi rusun para tamu undangan sudah pada datang. acara ini juga sebagai serah terima bangunan dari livi group kepada pihak pemerintahan sebagai pengelola kedepannya. pihak pengelola pun akan memberikan kunci rumah kepada warga yang sudah mendaftar dan diverifikasi oleh dinas terkait.


acara pun dimulai, sambutan demi sambutan pun sudah dilaksanakan, sekarang giliran vian memberikan sambutan sekaligus memberikan hak pengelolaan kepada dinas terkait.


" bismillah, terimaksih kepada bapak ketua dewan, bapak gubernur, bapak dan ibu kepala dinas dan staf, bapak ibu warga. dan kepada keluarga saya terutama istri yang selalu mendukung. alhamdulillah pembangunan rusun ini berjalan sesuai rencana dan hari ini para warga bisa menempatinya setelah melalui prosedur yang telah dilakukan. saya atasnama livi group saya merasa bahagia bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam hal ini rumah susun untuk warga yang menempati tempat yang menurut saya tidak layak, saya melakukan hal ini karena saya ingin menjadi bagian solusi bukan masalah. dan solusi saya ini disambut baik oleh pemerintahan. kedepannya mungkin disini saya ingin menjadikan percontohan untuk bisa mengolah sampah, jadi penghuni bisa mengolah sampah, sampah organik nanti bisa dibuat kompos dan sebagai media magot, magot ini bisa menjadi nilai jual, saya bisa menampung hasilnya. dan sampah plastik bisa para penghuni menjualnya juga. nanti saya berharap dari dinas lingkungan hidup bisa melakukan pendampingan. karena sampah ini menjadi permasalahan kita semua bukan hanya pemerintahan. nanti dari setiap rumah tangga sampah sudah dipilah, nanti saya akan suruh untuk membuat bak bak untuk sampah organik dan pembudidayaan magot. selanjutanya bangunan ini saya serahkan kepada dinas untuk mengelolanya, saya titip mohon di jaga dan dirawat rumah ini. mungkin ini yang bisa saya sampaikan terimakasih." kata vian. tepuk tangan pun bergema diarea rusun. vian juga langaubg menyuruh pak daryat supaya membuat bak bak untuk pembudiyaan magot dengan koordinasi ke dinas lingkungan hidup


vian juga menyerahkan secara resmi gedung rusun itu kepada pemerintahan. dan pihak pemerintahan melalui dinasnya memberikan kunci kepada para warga sebagai penghuni rusun tersebut.


disana vian juga mendapatkan kenalan baru dan mengobrol dengan mereka. lily dan keluarga pamitan untuk pulang duluan.


vian menerima ucapan terimakasih dari pemerintahan dan menerima penghargaan atas kepedulian terhadap lingkungan. disana juga ada beberapa pengusaha yang ingin bekerjasama dengan perusahaan vian dan mengajak bertemu dilain waktu. dengan acara ini secara tidak langsung mempromosikan livi group kepada masyarakat karena banyak yang meliput kegiatan ini.


warga yang dulu menjadi tetangga kakek braja pun menghampiri vian dan mengucapkan terimakasih.


selesai acara vian pergi ke ruko, vian duduk di cafe sambil minum kopi dan merokok. tak lama telepon berbunyi, vian mengangkatnya


" vian lagi dimana." kata pak bowo


" lagi di cafe pak, ada apa ya." jawab vian


" bapa lupa ngasih tau, besok perusahaan bapak yang di bali itu mau mengadakan RUPS dan RUPS luar biasa. kamu ada acara gak." kata pak bowo


" belum ada pak." jawab vian


" ya sudah besok kamu temani bapak ya kesana. nanti tiketnya dibelikan oleh perusahaan bapa." kata pak bowo


" oh ya sudah kalo begitu,." jawab vian


setelah telepon ditutup vian meneruskan minum kopi dan ngerokok. setelah habis kopinya vian pun pergi pulang.

__ADS_1


di rumah keluarganya sudah ada di ruang makan untuk makan siang. disana pak bowo juga memberitahukan bahwa besok dia dan vian akan pergi ke bali untuk mengadakan RUPS dan RUPS Luar Biasa.


__ADS_2