Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Peresmian pabrik


__ADS_3

Vian memperhatikan rumah rumah yang hampir jadi dan mengecek struktur bahan bangunannya. vian puas akan kinerja tim pak daryat. "pak daryat, denah perumahan ada kan, nanri berikan ke pak abe dan pak manopo untuk dikasih ke karyawan. biar mereka memilih lokasi rumahnya sesuai dengan yang mereka pesan. dan minggu depan karyawan itu boleh melihat lihat rumahnya" kata vian


" baik pak." jawab pak


pak manopo dan pak abe beserta tim pamit pulang duluan. vian pergi ke villa nyamperin keluarganya. devan yang asyik naik kuda gak mau turun. " gimana sayank enak gak villanya." tanya vian


" enak pah suasananya masih alami dan masih seger lagi, ini harus di jaga." jawab lily


" kita lihat buat restoran dan aula yu." ajak vian


" iya pah, kita kesana." jawab


" kalian mau kemana, ikut dong." kata bi retno


" mau ke lokasi buat restoran dan aula bu?" jawab lily


mereka pun pergi ke lokasi itu, " pah selain restoran bisa buat cafe disana deket danau itu dibuat meja meja, dan buatkan juga tempat buat UMKM jualan disana." kata lily


" iya ya, lagian masih luas tempatnya." jawab vian, vian pun memanggil pak daryat dan memberikan intruksi sesuai dengan saran lily.


" tuh pah si aa, gak mau berhenti naik kuda." kata lily


" iya syukur kalo dia seneng." jawab vian


tak lama pak agus nyamperin membawa beberapa burung kicau


" pak ini burung yang bapak pesan waktu itu, ini ada 5 pasang." kata pak agus


" o iya simpan aja ke mobil, uangnya cukup gak, nanti saya titip lagi buat beli tambahannya." jawab vian


" masih ada pak, nanti buat beli lagi." jawab pak agus

__ADS_1


setelah itu pak agus kembali ke pos


" pah nanti kita beli peralatan masak, kompor, kulkas buat di villa ya." kata lily


" iya sayank kamu atur aja." jawab vian, vian pun menjelaskan ke ibu dan ibu mertuanya bahwa nanti restoran mereka yang mengelolanya. setelah berkeliling mereka kembali ke villa. karena sudah sore mereka pun pulang ke rumah. sesampainya di rumah vian dan devan pergi ke kandang burung untuk melepaskan burung dari pak agus. vian memberi tambahan tugas ke pak indra untuk memberi makan burung burung itu dan merawatnya. selesai dari sana vian mengajak devan pulang ke rumah untuk mandi. " gimana aa seneng gak." tanya vian.


" iya pa, aa seneng, makasih ya pah." jawab vian


dimalam hari pas makan malam vian menerima telepon dari opik bahwa minggu depan operasional pabrik LA akan di mulai.


" pak maaf malam malam telepon bapak, saya ingin memberitahukan bahwa kedatangan mesin sudah datang dan sekarang sedang di rakit. minggu depan pabrik kita sudah bisa operasional." kata opik


" alhamdulillah, kamu hubungi aja pak bupati dan kepala dinas, serta pejabat setempat untuk melakukan peresmian." jawab vian


**************************


1 minggu kemudian


pas makan malam vian memberitahukan bahwa besok acara peresmian pabrik LA, ternyata semua ingin ikut termasuk neneknya liky bu Julaeha dan ika. mereka pun langaung istirahat karena pagi pagi mau berangkat. pak dede di suruh jam 6 sudah standbye.


jam 11 kurang bupati dan kepala dinas serta aparat setempat datang. jam 11 acara peresmian pabrik di buka. vian memberikan sambutan


" terimakasih kepada bapak bupati, kepala dinas kesehatan, pertanian, peternakan, dan perdagangan serta aparatur kecamatan dan desa. dengan adanya pabrik ini semoga akan membawa perkembangan usaha saya jauh lebih baik tentunya berkah, membawa manfaat, kemajuan untuk daerah KBB khususnya desa ini, serta membuka lapangan pekerjaan. saya berharap dukungan dari pihak pemerintah dan kita bisa saling bersinergi. sekali lagi terima kasih." kata vian dilanjutkan dari bupati sekaligus meresmikan pabrik


" terimakasih kepada pak vian selaku pemilik perusahaan ini, kepala dinas, camat dan kepala desa. saya sangat bangga atas didirikannya pabrik disini yang tadinya tidak terbayang akan berdirinya pabrik ini, semoga dengan adanya pabrik disini akan membawa perkembangan daerah ini khussunya, dan tentunya untuk daerah KBB, saya berterimakasih dengan adanya pabrik ini telah membuka lapangan pekerjaan dan semoga akan memberi manfaat positif. saya bangga ada putra daerah yang mau memajukan daerah asalnya. maka hari ini saya selaku bupati dengan mengucap Bismillah Pabrik ini secara resmi dibuka." kata pak bupati, pak bupati menandatangani prasasti , lanjut berkeliling melihat lihat lokasi pabrik, lokasi peternakan diikuti oleh kepala dinas. dan melihat proses penyembelihan hewan di rumah potong hewan. setelah berkeliling pak bupati dan dari dinas serta aparat setempat makan bersama, setelah makan mereka pamit untuk kembali ke kantor masing masing. opik memberikan telur dari hasil panen kepada mereka.


setelah mereka pergi, vian mengajak keluarganya melihat lihat pabrik dan ke peternakan. devan yang senang binatang sangat gembira. " pah itu ada kandnag kuda, kok belum ada kudanya." kata devan,


" iya aa, kudanya belum datang mungkin minggu depan" jawab vian


"pah ini hewan hewannya sudah datang semua kok masih kelihatan kosong." tanya lily

__ADS_1


" iya mah, belum datang semua, ini mengejar operasional aja." jawab vian


" bapak lihat disebelah pabrik pengolahan makanan ada pabrik yang belum selesai, itu untuk apa." tanya pak bowo


" itu buat pengolahan susu pak." jawab vian


" o iya kamu jadi ambil kentang dari mas narto." kata pak bowo


" jadi pak, saya sudah suruh opik untuk komunikasi dengan pak dhe, katanya hari ini dikirim. beaok pagi baru sampai." jawab vian


" iya pak di depan ada halis ternak kita barangkali bapa mau bawa." kata opik


" boleh pik, terimakasih kebetulan saya dan keluarga mau ke kampung dulu menginap semalam disana. dan kali sudah ada saya juga mau sample dari hasil olahan" jawab vian


" oh ada pak, nanti saya siapkan." jawab opik, lalu dia pergi ke pabrik meminta sample produk


" kita kan mau pergi ke kampung, mau berangkat sekarang dan kita makan siang dulu." kata vian


" iya pah tadi gak kenyang." jawab lily


" ya sudah kita pergi sekarang" ajak vian lalu pergi ke parkiran. di parkiran masih ada mobil patwal, vian menanyakan kepada haris


" kenapa masih ada mobil patwal." tanya vian


" iya pak tadi saya tanya, tapi katanya mereka diperintahkan untjk mengawal bapak." kata haris, tak lama petugas itu nyamperin vian


" siang pak, saya diperintahkan untuk mengawal bapak, tujuan bapak kemana habis ini." tanya Roni petugas polisi


" saya mau ke kampung saya dulu menginap disana semalam. sekarang berangkat tapi berhenti untuk makan siang di rumah makan ikan bakar," jawab vian


" siap pak, kita akan ikut bapak intil mengawal bapak dan keluarga." jawab roni

__ADS_1


" oke kalo begitu kita berangkat sekarang." jawab vian


vian pun berpamitan ke opik, lalu pergi ke kampung.


__ADS_2