
di pagi hari setelah sarapan vian pamit kepada lily dan orang tua serta mertuanya. dia akan pergi ke kantor BLS
1 jam diperjalanan vian pun sampe di kantor BLS, dia langsung masuk ke ruangan dia dan lily..
tok.tok..tok.. iya masuk. pagi pak kata murti.. bapak mau minum apa? sy minta kopi aja bu... baik pak sy mintakan, tak lama murti datang lagi bersama OB, ini pak kopinya!, oke simpan dimeja saja, terimakasih, murti memberikan laporan kepada vian bagaimana perkembangan usaha BLS. vian meminta murti untuk membentuk tim untuk proses pembukaan kantor cabang. baik pak saya akan aturkan..
setelah selesai dengan murti vian pun pergi ke ruangan dimana ia harus mengisi acara. vian menjelaskan bagaimana kolaborasi usaha diperlukan dan memanfaatkan media digital untuk pemasaran. sekitar 1 jam vian mengisi acara tersebut vian pun pamit.. vian pergi ke LNI
kurang dari 1 jam vian sampai di kantor LNI, vian manggil Abe menanyakan bagaimana perkembangan usaha LNI.. abe menjelaskan bahwa penjualan LNI terus meningkat.. vian mengingatkan jangan puas dulu harus siap siap inovasi baru.. iya pak kita akan terus melakukan riset dan inovasi jangan sampai kita kalah start dari yang lain.. bagus itu terus pertahankan kinerja tim.. baik pak
__ADS_1
setelah bicara sama abe vian telepon opik...
" pik, gimana buat kantor cabang BLS, dan lahan buat LA"
" ruko buat kantor BLS bapak tinggal fix kan saja.. kalo lahan sudah kita lunasin pak pembayarannya, sertifikat sudah proses" tapi ada masalah kemaren pak pas kita mau cek lokasi, beberapa warga yang menggarap lahan itu tidak terima, mereka takut kehilangan penghasilan pak"
"besok bapak mau kesini" tanya opik, "iya saya besok kesana kamu koordinasikan saja dengan aparat sana ya" jawab vian. baik pak
vian pun pamit dari LNI. dia langsung pulang ke rumah. sampai di rumah vian langsung ganti baju, " papah udah pulang, udah makan belum" tanya lily, belum yank, ya sudah kita makan siang bareng kalo gitu ajak lily, iya ayo, vian dan lily pergi ke ruang makan untuk makan siang.
__ADS_1
"yank besok papah harus ke KBB, ada masalah lahan yang baru dibeli" kata vian, masalah apa gitu pah? tanya lily, warga yang menggarap lahan disana takut mereka di usir. hati hati pah kalo udah urusan perut mereka akan nekad. "iya pah udah minta opik koordinasi sama pihak desa disana", " iya bagus kalo begitu pah". pah mau ke gazebo yaa, vian pun beranjak pergi ke gazebo sambil menyalakan sebatang rokok, melihat lihat taman, kolam ikan, terasa nyaman.
vian membuat kopi yang sudah tersedia di gazebo, sambil menikmati kopi dan rokok vian memikirkan bagaimana mengembangkan usahanya. apa harus membuka perusahaan baru dengan bidang baru juga, atau mengembangkan perusahaan yang sudah ada dengan menambah bidang usahanya.
gak kerasa waktu berjalan vian berada di gazebo cukup lama, vian pun pergi kembali ke rumah, lalu pergi ke kamarnya untuk mandi, setelah mandi vian bermain dengan devan.
dimalam hari vian dan lily turun ke ruang makan, mereka makan malam bersama, tak.lama berselang ika masuk ke dalam rumah bersama lusi dan mita temannya. maaf ika pulang malam soalnya tadi di BLS banyak peserta yang ingin konsultasi dan meminta supaya aa mau berkunjung ke tempat usaha mereka. wah baru ngisi acara sekali udah banyak fans kata vian, awas aja ya macam macam jawab lily.
vian mengalihkan pembicaraan, "ka kuliah kamu gimana aa lihat kamu sering di BLS sekarang, jangan sampe kuliah kamu terganggu" tanya vian, "aa ika, lusi, dan mita sudah lulus tinggal nunggu wisuda aja" jawab ika. syukur kalo begitu aa gak.mau kalian kerja di BLS mengganggu kuliah kalian.
__ADS_1