Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Ngobrol Bersama Orang Penting


__ADS_3

Setelah selesai melihat lihat dan karena sudah Magrib mereka pulang ke rumah, Pak Bambang pun meminta diantar dulu ke rumah No. 8 setelah melihat plang yang tertera dan mencatat no teleponnya, vian dan pak bambang kembali ke rumah. Lily, astrid, dilla dan ibu sisil yang naik mobil berbeda melihat bahwa pak bambang serius mau beli rumah itu.


" wah bener kita jadi tetangga bu." kata lily


" mudah mudahan aja ya bu, jadi kalau saya di tinggal bapak pergi dinas suka sepi di rumah maklum anak anak lagi sekolah di luar." kata ibu sisil


Sesampainya di rumah mereka pun masuk ke kamar masing masing untuk bersih bersih dan ganti pakaian lalu mereka sholat berjamaah, selesai sholat mereka pun makan bersama.


" saya jadi gak enak bener sama keluarga disini, jadi merepotkan." kata pak bambang


" kita malahan senang pak, jadi nambah saudara." kata pak bowo


" harap maklum juga kalau disini rame, dan berantakan." kata pak adi


" saya sungguh terkesan dengan keluarga pak vian ini." kata pak bambang


" pak nanti kalau anak anak selesai sekolahnya suruh belajar di livi group aja ya." kata ibu sisil


" iya ya, biar mereka belajar usaha, bolehkan pak vian." kata pak bambang


" boleh saja pak silahkan, mau gabung di SPI biar mereka gak beda jauh umurnya silahkan, mau jadi dosen atau guru silahkan, memang anaknya ambil jurusan apa." kata vian


" Silvy sekarang semester akhir jurusan e commerce, kalau si Silvia Kedokteran." kata pak bambang


" bisa jadi dokter di Rumah sakit kita sama di LAD's atau SPI tuh." kata lily


" iya si Silvy biar bantu kita di LAD's ya," kata ibu Sisil


" nanti kalau mereka liburan saya akan ajak main kesini." lanjut ibu sisil


Tak lama handphone vian berbunyi, vian pun langsung mengangkatnya


" Selamat malam pak vian, sudah di rumah kan, saya sedang di perjalanan menuju rumah bapak." kata pak gubernur


" Malam juga pak, saya sudah di rumah pak, kalau begitu saya tunggu." kata vian


" baik pak terimakasih banyak kurang lebih 25 menitan saya sampai." kata pak gubernur, lalu menutup teleponnya.


" siapa pah, jadi pak gubernur datang." kata lily

__ADS_1


" dari pak gubernur, beliau sedang di perjalanan 25 menitan lagi katanya sampai disini." kata vian, seleaai makan vian pergi ke depan untuk menunggu kedatangan pak gubernur sambil menyalakan rokoknya. Vian mengintruksikan kepada pak Sunarto, haris dan putra untuk siap siap, tak lama sura sirine patwal terdengar putra dan pak sunarto membuka gerbang, putra menyuruh mobil patwal untuk masuk di ikuti mobil pak gubernur.


Vian memberikan salam lalu menyalami pak gubernur lalu mengajak pak gubernur dan istrinya masuk kedalam rumah. Lily, astrid, dilla, ibu sisil dan yang lainnya pun bersalaman


" pak bambang sudah disini aja." kata pak gubernur


" saya dari surabaya langsung kesini pak Gub." kata pak bambang


" wah rame banget rumahnya pak." kata pak gubernur


" iya pak, setiap hari disini seperti ini, oh iya pak silahkan makan malam dulu." kata vian


" kami sudah makan pak, terimakasih banyak." kata pak gubernur


" kalau begitu kita bakar jagung sama BBQ aja ya sambil mengobrolnya di gezebo saja." kata vian


" iya biar santai ngobrolnya, biasa kita ketemu di ruang rapat, sekarang kita bebas." kata pak bambang


" dimana saja saya ikut, gimana tuan rumah saja." kata pak gubernur


" kita boleh ikutan ngobrol gak nih, kapan lagi bisa ngobrol bersama orang penting." kata pak bowo


" silahkan aja pak, saya datang kesini tidak ada yang rahasia." kata pak gubernur. Vian membawa mereka ke Gazebo. Mereka pun duduk di gazebo, vian menyuruh indra untuk memanggil haris, putra dan pengawal pak gebernur untuk ikut gabung disana.


" iya pak, makanya saya betah disini, ada danau, taman, kebun." kata pak bambang


" kedatangan saya selain silaturahmi juga ingin mengucapkan terimakasih atas kontribusi bapak kepada pemerintah daerah, pertama pembangunan rusun sehingga bangunan bangunan liar bisa kita tertibkan tanpa harus mengusir mereka ke jalanan, kedua saya dapat informasi bahwa bapak memberikan layanan antar jemput karyawan perusahaan bapak, setidaknya mengurangi kendaraan bermotor, ketiga membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran dengan dibukanya perusahaan perusahaan bapak, saya juga dapat informasi bahwa bapak telah mengakuisisi rumah sakit yang hampir tutup dan saya dengar juga bapak membangun sekolah di daerah B." kata pak gubernur


" itu sudah kewajiban saya sebagai warga pak, betul saya sedang membangun sekolah dari TK sampai universitas disana, barangkali bapak juga mau menjadi dosen atau ada anak didik bapak yang mau mengajar saya sangat senang," kata vian


" luar biasa sekali, boleh boleh nanti saya bisa gabung dan saya akan bantu cari tenaga pengajar." kata pak gubernur


" oh iya sama besok saya kan grand opening toko perusahaan saya PT. LAD's Cometics Indonesia dan PT. Sister Pesona Indonesia di Ruko depan komplek perumahan ini, barangkali bapak ada waktu untuk bisa menghadiri acara tersebut." kata vian


" InsyaAllah pak, kalau pagi jam 10an saya bisa menghadirinya." kata pak gubernur


" terimakasih banyak pak, sudah mau meluangkan waktunya." kata vian


" yang PT. LAD's itu pabriknya di surabaya pak, dan ibu Bambang ikut gabung disana." kata pak gubernur

__ADS_1


" iya pak, waktu itu saya beli pabrik yang mau tutup, jadi alhamdulillah karyawannya gak jadi di PHK." kata vian


" luar biasa usaha pak vian ini, selain untuk bisnis tapi disisi lain ada niat baik untuk menolong orang lain." kata pak gubernur


" pak vian gak kenalin istrinya supaya tau kepanjangan LAD,s, apa perlu saya yang beritahu" kata pak bambang


" emang ada apa sih kaya serius banget pak bambang ini." kata pak gubernur


" saya jadi lupa mengenalkan, ini pak adi, ibu asih orang tua saya, ini pak bowo, ibu retno mertua saya, ini lily, astrid dan dilla istri saya. Dan yang disana ika adik saya, bella adik ipar, dan lusi dan mitha teman teman adik saya." kata vian


" Apaaa, ibu lily, ibu astrid dan ibu dilla iatri pak vian." kata pak gubernur


" tuh kan kaget." kata pak bambang


" ini seriusan pak." kata pak gubernur


" harus singgle identitas tuh pak gub," kata pak bambang


" tenang sudah di cabut di surabaya, besok biar anak anak urus." kata vian


" itu baru contoh yang baik." kata pak bambang


" oh jadi LAD's itu ibu lily, ibu astrid, ibu dilla, dan s nya itu ibu Sisil." kata pak gubernur


" iya pak, itu perusahaan istri dan ibu sisil. Tapi sebelumnya gak kefikiran S nya itu ibu sisil, mungkin jodohnya kita bisa kerjasama." kata vian


" kalau perusahaan SPI itu milik siapa." kata pak gubernur


" itu perusahaan adik dan adik ipar saya pak." kata vian


" kalau pak bowo dan ibu retno ini orang tua siapa." kata pak gubernur


" saya orang tuanya lily, kalau orang tua astrid dan dilla baru kemarin pulang ke surabaya." kata pak bowo


" iya pak Gub semenjak istri saya di bawa kesini dia pengen belajar bisnis dan kebetulan kemarin pak vian buka usaha LAD's, saya hanya suport aja, lagiankan kita gak bisa selamanya di dunia kepemerintahan." kata pak bamabang


" betul itu pak, yang penting jangan dicampur adukan antara kepentingan pribadi dengan kekuasaan." kata pak gubernur


" itu dia pak, kenapa saya mau gabung dengan pak vian, beliau dalam mengurus perusahaan baik perizinan dan operasioanal tidak menggunakan akses beliau, tetapi dia retap menimpuh prosedur yang ada." kata pak bambang

__ADS_1


" betul itu pak, saya sebelum berkolaborasi dengan livi group saya cari tau terlebih dahulu bagaimana track record perusahaan tersebut, makanya waktu itu agak sedikit lama." kata pak gubernur


Sambil mengobrol Vian menawarkan Jagung Bakar dan BBQ kepada pak gubernur dan yang hadir disana


__ADS_2