Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
family gathering LNI 1


__ADS_3

seminggu kemudian....


sebelum keberangkatan ke pantai A, lily mengajak vian pergi belanja untuk perlengkapan selama family gathering diadakan. setelah sarapan vian mengajak lily ke kantor BLS terlebih dahulu untuk menanyakan perihal family gathering BLS dan operasional disana.


1 jam kemudian vian dan lily sampai disana, dan memanggil bu murti ke ruangannya.


"bu bagaimana kondisi perusahaan dan untuk acara family gathering BLS?" tanya vian


"operasional peusahaan sangat baik pak pertumbuhan nasabah juga bagus, serta nasabah yang kita bantu juga mengalami kemajuan dalam usahanya, untuk acra family gathering kami akan mengadakan minggu depan dan mereka menginginkan ke daerah sejuk." jawab bu murti.


" oke kalo begitu kita ke daerah C aja disana ada tempat pemandian air paans, outbond." kata vian


"baik kalo begitu pak saya akan memesannya.. untuk bapak dan keluarga perlu berapa kamat dan berapa orang yang akan ikut." tanya murti


" 6 kamar, karena ika kqn udah termasuk karyawan ya. 4 untuk keluarga, 1 buat pak edi, 1 buat pengawal, total kurang lebih di 15 orang." kata vian


"baik kalo begitu pak." jawab murti


"o iya murti, siapkan acara malam terakhir untuk kita kumpul bersama adakan live music dan BBQ aja." kata lily. " bolehkan pah."


"tentu boleh dong ibu komisaris." jawab vian


"bu besok saya dan keluarga mau pergi ke acara family gathering LNI, kalo ada apa apa kamu tetap bisa hubungi saya, tapi kalo kamu masih bisa handle lakukan saja." kata vian menjelaskan


"saya mau permisi dulu mau antar ibu komisaris belanja." kata vian


" baik pak silahkan, selamat liburan." jawab murti


setelah pamitan ke murti, vian dan lily pergi ke mall untuk belanja keperluan di acara family gathering LNI. 1 jam mereka telah sampai di mall itu, vian dan lily langsung pergi ke supermarket untuk belanja terutama untuk keperluan devan. setelah selesai berbelanja vian dan lily serta 1 orang pengawal dan pak dede pergi menuju restoran untuk makan siang.


sampai di restoran vian pergi ke tempqt duduk pak dede dan pak Haris (pengawal), menyalakan rokok dan minum jus, vian tidak pernah membeda bedakan atara atasan dan karyawan. setelah pesanan datang vian pergi ke meja lily berada. mereka pun makan dengan lahap, setelah makan mereka pun beranjak pulang.


1 jam mereka tekqh sampai di rumah, mereka pergi ke kamar untuk bersih bersih, setelah sholat vian pergi ke gazebo dan memanggil pak dede, pak haris, pak faisal, dan pak putra untuk menemaninya ngopi.

__ADS_1


"gimana pak haris, kerasan kerja sama saya." tanya vian


"sangat pak, saya sangat bersyukur bisa kerja sama bapak, bapak tidak membebedakan kami." jawab haris


"iya pak kami seneng kerja sama bapak." jawab pak faisal dan dadi


"pak haris besok kamu ikut ke acara family gathering, pak putra temanin ika ya, pak faisal jaga di rumah. pak dedi dan pak agus masih di BLS backup disana. kalo ada apa apa kabari saya secepatnya." kata vian


" siap pak." jawab mereka


"anggap saja ini rumah kalian, jangan sungkan, kalian masih muda muda kalian senangkan orang tua dulu." lanjut vian


mereka becanda, ngopi, dan ngerokok bersama gak ada jarak diantara mereka.


setelah lama vian izin masuk ke rumah. vian masuk ke kamar devan dan main sama devan disana. setelah devan dibawa lilis untuk mandi sore vian pun masuk ke kamarnya.


"ada apa sayank kok kamu melamun gitu." tanya vian


"gak apa apa pah, mah cuma berfikir aja bahwa mamah agak ada aktivitas lagi selain di rumah." jawab lily.


"iya tapikan mamah gak kaya dulu harus datang tiap hari," jawab lily.


"ya udah papah ngerti, waktu itu papah sama bapak kamu bicara masalah beli ruko di komplek ini, dan papah berencana bikin cafe, butik, danbtoko perlengkapan bayi. gimana kalo mamah yang mengelola itu, gak terlalu jauh dari rumah jadi devan bisa ke handle juga, dan kalo nanti adiknya devan lahir juga masih bisa mamah awasi." jawab vian dan memelik istrinya itu


"boleh tuh pah, tapi dari omongan papah ada maksud lain nih." jawab lily sambil nyubit vian


"emang mamah gak mau gitu punya anak lagi."jawab vian dan mencium pipi lily. mereka pun bergulat di atas kasur, melepaskan cinta kasih. "terimakasih sayank." kata vian menxijm kening lily sambil memeluknya. setelah itu mereka mandi bersama.


setelah mandi mereka turun ke bawah dan melaksanakan sholat magrib bersama lalu pergi ke meja makan.


"gimana persiapan buat besok sudah siap."kata vian memulai obrolan


"udah dong," jawab bu retno

__ADS_1


"o iya kita mau nyewa bisa atau kendaraan kita saja."kata vian


" enak sih kita sewa bis, biar kita bisa rame rame,"kata pak bowo.


setelah itu vian menelepon penyewaan bis. setelah deal waktu dan tempat penjemputan serta harga. vian mengabari ke orangtuanya.


keesokan harinya vian dan keluarga serta pak dede dan keluarganya ikut bersama pergi ke pantai A memakai bis,


selama 2 jam lebih perjalanan akhirnya mereka sampe di hotel di pantai A yang telah dipesan, setelah melakukan check in mereka memasukan barang barang ke kamar. vian mengajak mereka makan siang yang tertunda karena tadi di rumah gak sempat habis sholat mereka langsung berangkat. vian pun telepon shinta


"hallo shin, apa kalian sudah sampai di hotel." tanya vian


"ini baru sampai pak tadi mengalami kendala di perjalanan." jawab shinta


"ya sudah, kamu atur karyawan dan keluarganya, kalo belum pada makan suruh saja ke restoran hotel, saya sekarang di restoran" jawab vian


"baik pak, saya koordinasikan dengan pak aga." jawab shinta.


shinta dan aga mengatur kamar buat para karyawan, terlihat walau cape di perjalanan mereka gembira. setelah selesai memberikan kunci ke semua karyawan, shinta telepon vian.


"pak apakah bapak masih di restoran, kalo masih saya kesana sama pak aga." tanya shinta


"masih, kesini aja, kamu bawa siapa kesini." jawab vian


" sama ibu dan adik saya pak, karena ayah kan sudah meninggal." jawab shinta menjelaskan.


"ya sudah sekalian aja bawa mereka makan disini,." jawab vian


gak berapa lama vian shknta dan orangtuanya sama pak ada dan keluarganya datang. shinta dan aga datang memperkenalkan keluarganya. dan vian pun menegenalkan keluarganya


"ayo kalian makan dulu." kata vian, "o iya karyawan lain gimana sudah pada makan belum." lanjut vian


" tadi sudah kami berikan nasi box pak di perjalanan." jawab aga.

__ADS_1


sambil makan vian menanyakan apa saja kegiatan sore dan malam ini.


"sore ini bebas pak, nanti malam setelah makan ada perkenalan dan tanya jawab karyawan kepada top manajemen barangkali mereka ada saran, keluh kesah." kata aga menjelaskan.


__ADS_2