Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Menguatkan Tali Silaturahmi


__ADS_3

Jam 2.47 menit vian sampai di rumah, vian pergi ke kamar untuk bersih bersih dan berganti pakaian karena para isterinya masih di kantor LCI. Vian Lalu pergi ke taman disana ada devan yang sedang bermain, vian dan devan pun bermain bersama. devan pun senang bisa bermain sama papahnya.


Selesai bermain vian pun pergi istirahat di gazebo sedangkan devan dibawa lilis untuk pergi mandi sore. Sedang asyik ngopi dan merokok vian mwnerima telepon dari pak walikota B.


" selamat sore pak vian, bagaimana kabarnya." kata pak walikota


" alhamdulillah baik pak, bapak sendiri bagaimana." kata vian


" alhamdulillah pak. Oh iya saya ganggu bapak tidak nih, sekarang posisi bapak dimana." kata pak walikota


" enggak sama sekali pak, saya habis main aja sama anak, sekarang saya lagi ada di rumah pak, bagaimana ada yang bisa dibantu pak." kata vian


" ini pak mengenai tindaklanjut pertemuan waktu itu para pengusaha UMKM menanyakan kepada tim, apa bapak ada waktu untuk mengobrol langsung." kata pak walikota


" boleh pak, kapan dan dimana." kata vian


" kalau boleh hari ini saya ke rumah bapak sekalian silaturahmi dan berkunjung kalau bapak tidak keberatan." kata pak walikota


" oh boleh sekali pak silahkan, saya tunggu kalau begitu, nanti saya kirimkan alamatnya." kata vian


" terimakasih banyak pak, mungkin saya kesana habis magrib sama keluarga. Sampai ketemu nanti pak." kata pak walikota lalu menutup teleponnya. Tak lama vian juga menerima telepon dari pak gubernur D, beliau bilang sedang dalam perjalanan menuju ke rumah vian.


Tak lama pak adi dan pak bowo serta pak wanto datang kesana.


" telepon dari siapa a." kata pak adi


" telepon dari pak wlaikota B, beliau katamya mau main kesini. Dan telepon dari pak gubernur D katanya beliau sedang dalam perjalanan." kata vian


" rumah ini selalu di datangi para pejabat ya." kata pak wanto


" iya kaya ketua umum partai aja." kata pak bowo


" masa saya tolak pak, orang yang mau silaturahmi, mungkin mereka akan membawa rezeki dan keberkahan untuk kita." kata vian. Lalu menelepon lily supaya pesan catering untuk malan malam karena akan ada pak gubernur D dan pak walikota B datang kesana. Vian juga bilang ke bi narsih dan marni supaya enggak masak untuk makan malam karena sudah pesan catering. Vian juga menyuruh indra untuk merapihkan taman dan tenda serta kursi.


Sebelum magrib pak gubernur sudah datang kesana, vian memberikan kunci kamar untuk pak gubernur supaya mereka istirahat terlebih dahulu. vian dan yang lainnya melakukan sholat di musholla, vian mengajak semuanya untuk makan malam bersama di taman, pak gubernur pun datang kesana bersama isterinya.


" kok bapak sama ibu ada disini, kapan datangnya." kata nirmala


" sebelum magrib kita sampai, mungkin kamu lagi di kamar." kata ibu athia


" kamu betah banget kayanya, sampai lupa memberi kabar." lanjut ibu athia


" maaf bu, aku asyik dan banyak dapat ilmu disini." kata nirmala

__ADS_1


" ibu bawa pakaian kamu tuh, kamu cek ya, nanti kalau ada yang kurang tinggal ngomong supaya minggu depan ibu bawa lagi." kata ibu athia


" iya bu, terimakasih ya." kata nirmala


tak lama pak walikota B datang diantar putra kesana, pak walikota pun menyalami pak gubernur dan keluarga vian. Vian menyuruh beliau untuk ikut makan juga.


" ada pak gubernur juga, kapan tiba disini pak." kata pak walikota


" tadi sebelum magrib pak wali." kata pak gubernur


" rame juga ya disini ternyata." kata pak walikota


" gimana enggak rame anak saya, anak pak gubernur L dan temannya tinggal disini, sama keluarga pak bambang disini juga, rumah saya aja yang sepi jadinya." kata pak gubernur


" jadi bapak sama ibu kesepian nih enggak ada aku, bukannya seneng ya." kata nirmala


" rumah jadi sepi enggak ada kamu dek, ibu enggak ada teman, apalagi kalau bapak keluar kota." kata ibu athia


" udah bu pindah sini aja, supaya kita bisa kumpul kumpul, semenjak saya disini saya enggak kesepian lagi." kata ibu sisil


" iya pokoknya seminggu sekali saya akan kesini."kata ibu athia


" apalagi sekarang bakalan nambah lagi nih teman." kata ibu sisil


" perkenalkan saya Hanum, senang ya disini rame." kata isterinya pak walikota


tak lama pak bambang datang kesana, vian pun langsung menawarkan makan.


" ada pak walikota, pak gubernur juga nih, sudah lama pak." kata pak bambang


" saya baru datang pak." kata pak walikota


" saya sampai disini tadi sebelum magrib pak, ini mau ngasih pakaian buat anak, dan persiapan untuk pergi umroh." kata pak gubernur


" ini benar benar kaya rumah ketua umum partai ya." kata pak bambang


" rumahnya asyik banget nih, selalu rame." kata pak walikota


" alhamdulillah rumah ini bisa menjadi tempat untuk menguatkan tali silaturahmi." kata vian


" oh iya pak vian saya dengar LA jadi ya beli tanah di karawang untuk lahan pesawahan." kata pak gubernur


" alhamdulillah pak sama buat lahan perumahan karyawan LNI juga sudah ada, sekarang sedang membangun klinik di depan pabrik LNI." kata vian

__ADS_1


" terus untuk peresmian sekolah jadi pak." kata pak gubernur


" InsyaAllah jadi pak." kata vian


" insyaAllah saya hadir sekalian langsung siap siap untuk pergi umroh, oh iya hari selasa juga peresmian sekolah SMK di kecamatan C yang bapak bangun, pak vian hadir juga." kata pak gubernur


" saya belum terima undangannya pak." kata vian


" gimana itu, masa yang bangun sekolahnya enggak di undang." kata pak gubernur, dia pun langsung telepon pak bupati KBB menanyakan prihal peresmian sekolah SMK.


" kata pak bupati di undang dan suratnya dikirim ke pabrik LA." kata pak gubernur


" iya sudah enggak apa apa pak, mungkin opik lupa mengabari karena dia sibuk ngurus lahan di karawang." kata vian


" oh iya om, nanti aku boleh ya untuk mengunjungi klinik di yayasan sama di pabrik LNI itu." kata silvia


" iya boleh dong, toh kamu juga sebagai pemilik Rumah sakit Livi punya hak untuk itu." kata vian


" sama aku boleh minta bimbingan untuk hasil kerja lapangan sama skripsi ya sama om." kata silvia


" aku juga ya om." kata silvy


" iya kamu buat aja, nanti kita diskusikan." kata vian


" terimakasih ya Om." kata silvy dan silvia


" pak vian aja kamu ajak ngobrol, tegur kek bapaknya ini." kata pak bambang


" syirik aja sih pak." kata silvy


" oh iya alhamdulillah juga pak tanah untuk panti asuhan sudah ada, tapi akses masuknya lewat yayasan untuk mobil karena kehalang sama tanah di depan, akses kesana kalau dari jalan raya hanya bisa masuk motor saja." kata vian


" alhamdulillah, iya sudah saya ikut nyumbang untuk pembangunannya kalau begitu." kata pak bambang


" boleh saya juga ikutan." kata pak gubernur


" pak gubernur B juga katanya waktu itu mau ikutan juga." kata pak bambang, dia pun menelepon pak gubernur B


" beliau katanya mau kesini, sekarang lagi pulang jemput isterinya dulu." lanjut pak bambang


" kalau bapak bapak enggak ada kesibukan besok kita kesana aja sekalian lihat pembangunan sekolah." kata vian


" boleh pak, besok saya enggak ada acara karena diganti ke hari ini acaranya." kata pak bambang

__ADS_1


" iya saya juga enggak ada, sekalian saya memantau daerah sana." kata pak gubernur


mereka mengobrol sambil makan malam bersama, vian pun menyuruh indra untuk menyiapkan pembakaran jagung dan BBQ.


__ADS_2