Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Bersinergi


__ADS_3

Vian menerima telepon dari pak gubernur D.


" selamat malam pak, bapak ada di rumah kan." kata pak gubernur


" iya pak, kita sedang menunggu kehadiran bapak sambil bakar jagung." kata vian


" kita sampai 7 menitan lagi pak." kata pak gubernur


" siap pak, kami tunggu kehadirannya." kata vian lalu menutup telepon. Vian menelepon haris memberitahukan supaya siap di depan rumah karena pak gubernur sudah dijalan. Dan kalau sudah datang antar ke taman.


" saya suka banget di keluarga ini, rasa kekeluargaannya terasa banget, ngobrol bareng, becanda bareng." kata ibu sisil


" iya bu, saya juga merasakannya, biasanya saya hanya ber 3 aja di rumah, karena astrid kerja jauh." kata ibu asti


" saya juga gak nyangka bisa diterima dikeluarga nak vian secepat ini, saya sangat bersyukur bisa jadi bagian keluarga besar ini." kata ibu sri


" saya juga gak nyangka bisa memiliki keluarga besar seperti ini. Apalagi sebentar lagi akan ada 2 cucu lagi." kata ibu ningsih


" apalagi saya bu, cuma ber 2 aja, karena anak saya buang ke got." kata ibu retno. Yang lain ketawa akan ke usilan ibu retno itu


" sekarang dia bisa ketawa, dulu aja nangis." kata pak bowo


" nangisin aku ya pak." kata lily


" bukan nangisin anak kucing kecebur got." kata pak bowo


" aa kakek sama nenek gak sayang mamah lagi." kata lily. Mengadu ke devan


" apa kek mamah dulu kecebur got.... Bau dong...ha.... ha... ha, mamah bau." kata devan


" papah aa nih ngetawain mamah." kata lily


" aa gak boleh gitu ya." kata vian


mereka pun tertawa gembira disana. Tak lama haris datang kesana bersama pak gubernur D, Pak gubernur L, dan pak gubernur B bersama para isterinya.


" selamat malam bapak dan ibu, selamat datang di rumah kami, mohon maaf saya gak menyambut bapak dan ibu." kata vian lalu menyalami mereka semua di ikuti oleh yang ada disana


" selamat malam juga pak, maaf nih kedatangan kita mengganggu acara bapak." kata pak gubernur D

__ADS_1


" gak kok pak, disini memang seperti ini. Oh iya bapak ibu silahkan dicicipi makanannya." kata vian, lalu membawa mereka ke gazebo dan mmepersilahkan mereka duduk. Sedang isteri isterinya duduk bersama lily.


" terimakasih banyak pak, kami jadi merepotkan dan ganggu waktu istirahat bapak nih." kata pak gubernur B


" gak kok pak, disini memang seperti ini rame." kata vian


" pak vian salam kenal, maaf ganggu waktunya, saya dapat informasi dari pak gebernur D bahwa beliau mau ke rumah bapak dan saya juga dapat informasi kemarin kemarin dari pak walikota surabaya mengenai bapak. Saya fikir sekalian saja silaturahmi." kata pak gubernur L


" salam kenal juga pak, baru kemarin saya bertemu dengan pak walikota disana." kata vian


" oh begitu, mudah mudahan aja kehadiran perusahaan bapak di daerah kami bisa membawa dampak positif ke daerah kami." kata pak gubernur L


" aamiin. Ayo dicicipi makanannya, kita santai aja." kata vian. Mereka pun mengambil hidangan yang ada lalu membawanya ke gazebo


" pak, saya sudah koordinasikan dengan para kepala dinas terkait mengenai pembicaraan waktu itu, saya akan mengundang bapak untuk memberikan wawasan kepada para kepala dinas dan jajarannya, setelah itu baru penyuluhan kepada para petani melalu kelompok tani. Gimana kira kira pak, kapan bapak bisa." kata pak gubernur D


" InsyaAllah pak, lusa saya bisa." kata vian


" baik kalau begitu besok saya akan umumkan ke para kepala dinas, kalau sudah saya kabari ke bapak." kata pak gubernur D


" baik pak, siap menunggu perintah." jawab vian


" saya dapat informasi juga bahwa perusahaan mengambil hasil panen dari daerah saya, apa benar pak." kata pak gubernur L


" apa bapak hanya menerima hasil pertanian saja." kata pak gubernur L


" perusahaan kami menerima hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan juga, saya sedang membutuhkan banyak supply hasil pertanian, peternakan pak." kata vian


" ini kesempatan bagus untuk para petani meningkatkan levelnya ke lebih baik." kata pak gubernur L


" saya ingin bisa menstabilkan harga harga bahan pokok masyarakat pak, dengan menstabilkan supply, karena sesuai hukum ekonomi kalau supply kurang demand tinggi maka harga akan tinggi begitu pula sebaliknya." kata vian


" wah ini niat yang sangat mulia dan akan sangat membantu pemerintahan dalam mengurus kesejahteraan warga." kata pak gubernur L


" itu dia pak Gub, kalau kita bisa mensejahterakan warga di daerah daerah, maka imbasnya akan ke daerah saya ini juga, jadi mereka tidak akan berbondong bondong lagi datang kesini mencari kerja. Mereka akan puas hidup di kampung halaman walaupun mereka bertani, beternak." kata pak gubernur B


" pada dasarnya satu daerah dengan daerah lain itu saling berkaitan, karena tidak semua daerah juga memiliki sumber daya alam yang sama dan memiliki karakteristik berbeda pula." kata vian


" betul itu pak, seperti daerah ini tidak memiliki sumber daya alam pasti memerlukan supply bahan pokok dari daerah lain." kata pak gubernur B

__ADS_1


" makanya diperlukan penyuluhan kepada para petani melalui dinas dinas terkait. Setiap dinas harus terkoneksi dengan dinas daerah lain untuk mengetahui seberapa besar kemampuan petani di daerahnya dan kebutuhan dari daerah lain. Jangan sampai di daerah D menanam tomat, karena rame, harga tinggi daerah L juga tanam tomat juga, yang pada akhirnya supply banyak harga turun sedangkan ada komoditas lain yang kekurangan." kata vian


" betul itu pak, kita harus bisa bersinergi, jadi kita juga bisa mengoptimalkan kinerja dinas dinas yang ada." kata pak gubernur L


" iya jangan hanya datang, ngopi, makan, pulang aja." kata pak gubernur D


" saya akan membahas hal ini nanti, saya harap pak vian mau membantu kami juga." kata pak gubernur L


" insyaAllah pak. Oh iya dicoba pak jagung bakarnya." jawab vian, vian meminta jagung bakar ke pak dede


" oh iya ngomong ngomong isteri pak vian yang mana ya." kata pak gubernur L


" bakalan nambah pria yang iri nih." kata pak gubernur D sambil ketawa


" tolong isterinya pak vian berdiri, pak gub L mau kenalan." lanjut pak gubernur D. Lily, astrid dan dilla pun berdiri.


" waduh masa saya harus memilih mana isterinya pak vian sih." kata pak gubernur L.


" kenapa memilih pak Gub, orang mereka isteri pak vian semuanya." kata pak gubernur D


" seriusan ini." kata pak gubernur L


" masa bohongan pak gub, orang ada akta nikah, sama kartu keluarganya juga udah jadi satu warga disini." kata pak gubernur B


" mereka ini kembar pak." kata pak gubernur L


" gak tau saya juga belum dapat hasil test DNAnya." kata vian


" inikan isterinya pak bambang bukan." kata pak gubernur L


" iya pak saya isteri pak bambang, dan ini anak anak saya." kata ibu sisil


" bapaknya sedang tugas kemana bu." kata pak gubernur L


" biasa saja pak, sedang ada rapat katanya, sebentar lagi beliau kesini." kata ibu sisil


" pak, ibu sisil ini sekarang pengusaha kosmetik loh bersama ibu lily, ibu astrid, dan ibu dilla. Dan ternyata ibu astrid dan ibu dilla ini asli surabaya pak." kata ibu nurul istrinya pak gubernur


" hebat. menghilangkan kebosanan ya bu." kata pak gubernurl L

__ADS_1


" dari pada di rumah aja bosan juga pak, lebih baik cari aktivitas yang menghasilkan." kata ibu sisil


mereka terus mengobrol, berbagi cerita menjadi seorang pejabat publik baik senang atau duka.


__ADS_2