
Di perjalanan vian menelepon lily menanyakan posisi mereka dimana.
" pak de, ke ruko aja dulu ya." kata vian
" baik pak." kata pak dede
vian pun sampai di ruko, setelah itu dia pergi ke kantor LCI.
" papah sayank, mamah kangen." kata lily sambil berlari menyambut vian, dia memberikan salam lalu memeluk vian, vian pun mengecup kening lily untung saja di toko lagi sepi. Tak lama astrid dan dilla datang mereka pun menyalami vian, vian pun memberikan kecupan di kening dan memeluk mereka.
" papah pulang ya." kata vian
" enggak boleh, papah tunggu kita aja dulu di cafe ya." kata lily
" iya udah papah ke cafe aja." kata vian. Vian pun pergi ke cafe, Astrid dan dilla mengikuti vian, mereka pun memeluk tangan vian.
" kalian udah makan." kata vian
" udah mas tadi sama mba dan bu sisil." kata astrid
" mas udah makan." kata dilla
" udah sayang." kata vian, sesampainya di cafe vian memesan kopi lalu menyalakan rokoknya.
" mas pak gubernur L ikut umroh juga." kata astrid
" iya sayang, kemarin waktu acara wisuda bella dia ngomong sama mas, dan minggu depan mas harus kesana ngisi acara. Dan tadi pak gubernur D nyuruh mas ngisi acara rabu besok." kata vian.
" mas enggak cape." kata dilla
" mau gimana lagi, mas kan harus mempersiapkan buat keluarga kita terutama anak anak kita. Mas juga ingin istirahat, mas belum bisa melepas ini semua." kata vian
" maaf ya mas, kalau kita jadi membebani hidup mas." kata astrid
" kalian adalah semangat mas untuk terus bekerja, kalian enggak sama sekali jadi beban mas." kata vian
" ibu dan bapak akan kesini 2 mingguan lagi setelah ari dan bimo libur sekolah." lanjut vian
" iya mas, aku di telepon sama ibu, katanya mas jadi pusat perhatian di acara wisuda bella dan ibu juga jadi sorotan mata yang hadir karena menantunya kenal sama pak gubernur dan pak walikota." kata astrid menjelaskan
__ADS_1
" mas juga enggak tau, mas hanya datang kesana sebagai tamu undangan biasa, awalnya pak walikota mengajak mas duduk di depan, datang pak gubernur mas disuruh ngasih sambutan juga." kata vian
" bella dan teman temannya juga katanya mendapat sanjungan dari teman dan orang tuanya karena habis lulus sudah bisa dapat kerja." kata astrid
" bella udah ngasih pasport kan." kata vian
" sudah mas, aku simpan sama yang lainnya di brangkas." kata astrid
" pak gubernur L dan keluarganya juga akan ikut sama kita pergi umroh." kata vian
" oh ya, kok bisa." kata dilla
" iya, pak gubernur dipaksa isterinya, sampai katanya di cemberutin gara gara dia lupa menelepon mas." kata vian
" gimana perkembangan LCI, apa ada masalah. " Lanjut Vian
" alhamdulillah mas, omzet kita terus naik dan sekarang sudah ada beberapa agen dan reseller bergabung." kata dilla
" ada beberapa pesanan yang belum dikirim juga, karena pengiriman dari pabrik kemarin telat." kata astrid
" pak de, itu kenapa pengiriman dari pabrik bisa telat." kata vian
" lakukan service rutin karena kalian yang lebih tau masalah kondisi kendaraan dan setiap pengemudi harus benar benar dijaga istirahatnya, kenek harus bisa menjadi sopir cadangan juga." kata vian
" iya pak, sudah saya instruksikan." kata pak dede
Vian meminta pak riki untuk datang ke rumah, karena mau di pijit. karena sudah sore lily datang dan mengajak pulang.
" ayo pah kita pulang, mamah udah selesai." kata lily
" iya.. Ayo kita pulang." kata vian, mereka pun pulang ke rumah, sampai di rumah vian berganti pakaian dan istirahat di kamar. Setelah sholat magrib mereka makan malam bersama. Kakek dan nenek vian sudah ada disana.
" oh iya gimana vian kondisi resort." kata pak bowo
" alhamdulillah pak, fasilitas wisata sudah berjalan, dan kemarin saya membuka stand penjualan jagung bakar di tempat live music, sambutan dari pengunjung sangat meresponnya," kata vian
" terus jagungnya dari mana, kalau pengiriman dari bandung akan lama nantinya enghak enak jagungnya." kata pak bowo
" jagungnya dari surabaya pak, kemarin udah di test pengiriman malam, siang sudah sampai disana." kata vian
__ADS_1
" syukur kalau begitu, kalau kamu turun tangan beres semuanya dan pasti ada aja ide." kata pak bowo
" siapa dulu isterinya dong pak, kan dibalik suami yang sukses ada doa isteri." kata lily
" iya, apalagi yang doain bertiga ya." kata pak bowo
" jadi bapak biar sukses mau cari isteri lagi biar banyak yang doainnya." kata bu retno
" biar anak anak aja yang maju, orang tua hanya menerima hasilnya saja." kata pak bowo
" betul pak, kita enggak usah terlalu bekerja keras lagi. Masa iya anak anak enggak mau bahagiakan orang tuanya." kata pak adi
" keterlaluan aja tuh anak kalau enggak mau bahagiakan orang tuanya." kata bu retno
" kenapa ibu merasa belum dibahagiakan sama aku." kata lily
" kamu udah memberikan kebahagiaan ke ibu dengan memberikan cucu yang ganteng dan cantik." kata bu retno
" bapak sangat bangga dan bahagia melihat kamu sekarang. Terimakasih kalian mau ajak bapak sama ema umroh." kata pak hadian
" sama sama pak, yang penting bapak dan ema sehat dan bahagia, vian sangat senang." kata vian
" bapak dengar kamu kemarin diminta memberikan sambutan di acara wisudanya bella." kata pak bowo
" iya pak, di paksa pak gubernur dan pak walikota untuk memberikan wejengan katanya." kata vian
" pak gubernur dan keluarganya juga ikut kita umroh." lanjut vian
" wah jadi perjalanan umroh kali ini di ikuti para pejabat dari ketua dewan, 3 orang gubernur, 1 orang bupati, Luar biasa." kata pak bowo
" itu beneran nak." kata pak hadian
" benar pak, kita pergi umroh kali ini sekitar 100 orangan." kata vian
" iya cu, di kampung juga heboh, katanya kok bisa cucunya pak hadian bisa berteman dengan pak bupati, apalagi mereka tau kamu berteman juga sama ketua dewan dan gubernur ya, kok kamu bisa kenal mereka." kata pak hadian
" kalau sama pak bupati kenal waktu vian bangun perusahaan disana, sama pak gubernur D dikenalkan sama pak bupati. Kalau pak bambang sama pak gubernur B waktu pembangunan rusun pak." kata vian
Mereka pun selesai makan vian pamit untuk melihat pembangunan mess dan kamar tamu. Sambil melihat lihat pembangunan vian menyalakan rokoknya. Jam 8an pak riki datang untuk memijit vian, vian pun dipijit, setelah vian pak bowo dan pak adi juga mau dipijit. Selesai di pijit vian pergi ke gazebo membuat kopi lalu menyalakan rokoknya
__ADS_1