
Sehabis magrib pak anam pamit pulang, teman teman bella pun pamitan dan besok janjian lagi di pabrik LAD's, vian dan yang lainnya pun pulang ke rumah. vian langsung ke gazebo, ika dan bella mengikuti vian ke gazebo.
" aa lagi sangai gak." kata ika
" biasa aja, kenapa gitu." jawab vian
" ika ada yang mau dibahas dan minta masukan aa." kata ika
" mengenai apa." kata vian
" ini a, mengenai kemasan produk sama harga." kata ika, lalu ia membuka laptop bella dan memperlihatkannya kepada vian
" dengan kemasan ini produknya seperti apa, bahannya apa." kata vian, ika pun menjelaskannya, vian pun membuatkan rumus perhitungan margin dengan presentase karena selain melihat nominalnya presentase juga bisa menjadi acuan.
dari hasil presentase ini bisa jadi acuan produk mana yang harus ditingkatkan penjualannya, dipromosikan dan perlakuan stok barangnya. vian juga menyarankan bahwa pengelolaan stok barang pake sistem FIFO First In First Out jadi kualitas produk bisa terjamin.
" bagaimana cara mengkontrol bahwa barang tersebut yang datang duluan." kata ika
" setiap barang yang datang ke gudang selagi mencocokan barang dengan surat jalan dan mengecek kualitas barang bagian gudang menempelkan barcode kode QC beserta tanggal datangnya dan harga produk tersebut." kata vian. tak lama lily, astrid, dan dilla datang.
" pah mau makan malam dimana." kata lily
" papah ikut aja mau dimana." jawab vian
" udah pesan aja kalau begitu, bisa kan." kata lily
" bisa mba, mau makan apa." kata astrid sambil membuka aplikasi pesan makanan online
" aku pengen yang kuah kuah, sop buntut. papah mau juga kan." kata lily
" iya mah, boleh, tanya bapak sama ibu mau makan apa." kata vian
" iya udah ika, bella mau makan apa." tanya astrid
" samain aja kak, enak juga kayanya sop buntut." kata ika
" samain aja mba." kata bella
" iya udah pesan sop buntut, sama bebek dan ayam sambel mangga." kata astrid
" iya udah yu tanya bapak sama ibu." ajak lily
" ayo mba." jawab astrid, astrid dan lily pun masuk menanyakan mau makan apa kepada mertua dan orangtuanya.
" mas nanti bantuin bella ya buat skripsi dan minta izin untuk lokasi magang bella di dilas cafe." kata bella
__ADS_1
" iya udah bagus kalau begitu, emang apa rencana judulnya." jawab vian
" Pengaruh sebuah design terhadap penjualan perusahaan PT. Dilas Maju Bersama." kata bella
" iya udah toh itu juga sudah kamu kerjakan, dan kamu juga tau hasilnya seperti apa." kata vian
" kamu minta buatkan ke teman kamu untuk brand LAD's dalam kemasan kosmetik ya." kata vian
" iya mas aku akan kabari mereka." jawab bella, dia pun langsung mengirimkannya di group. lily dan astrid datang kembali ke gazebo
" mah udah pesan tiket pesawat buat besok." kata vian
" belum pah, kenapa gak di L-Trans aja pah lumayan kan banyak." kata lily
" iya ya, papah lupa." jawab vian, lalu dia kirim pesan ke pak dede " tolong belikan tiket pesawat buat besok sore, atasnama, Vian, Lily, Devan, Qinar, Ningsih, Adi, Bowo, Retno, Lilis, Evi, Ika, Bella. kartu identitasnya nanti saya kirimkan.".
" jadi besok siapa aja yang ke pabrik pah." kata lily
" papah, mamah, astrid, dilla, ika, bella sama teman temannya." kata vian.
makanan yang di pesan pun telah datang, vian dan yang lainnya masuk ke dalam untuk makan bersama, selesai makan vian pergi ke gazebo, sesampainya di gazebo vian menyalakan rokok. selesai merokok vian masuk ke kamar. di dalam kamar mereka mengobrol lalu tidur.
Pagi hari setelah sholat subuh vian pergi ke gazebo, astrid membuatkan susu panas buat vian lalu membawanya ke gazebo
" mas maaf ya membuat mas jadi tambah kerjaan." kata astrid lalu dia tiduran di pangkuan vian
" mas aku bahagia banget bisa hidup berasama mas, makasih atas segalanya." kata dilla lalu mencium pipi vian
" syukur kalau kalian bahagia hidup bersama mas." kata vian lalu mencium kening dilla dan astrid vian pun memeluk dilla.
" mas jadi pulang hari ini." kata dilla
" iya sayang, ini tiketnya sudah ada jam 5 sore." jawab vian
" aku masih ingin terus bersama mas." kata astrid
" akhir pekan ini kalian juga kan mau ke jakarta, nanti mungkin semingguan disana. sekarang kalian mau ketemu mas udah bebas, mas juga akan sering kesini sayang." kata vian. lily datang dan mengajak astrid dan dilla pergi cari sarapan, mereka bertiga pun pergi.
Bella datang ke gazebo dengan membawa susu panas.
" mba kemana mas." tanya bella
" beli sarapan sama lily dan dilla." kata vian
" aku nanti jadi ikut mas." kata bella
__ADS_1
" iya, udah dibeliin tiketnya juga." jawab vian
" makasih ya mas, aku jadi tambah suka dan sayang sama mas." kata bella lalu dia duduk si samping vian dan mencium pipi vian
" kamu gak boleh begini bell, nanti orang nganggap mas gimana." kata vian
" biarin aja, lagian gak ada siapa siapa, aku pengen berduan sama mas, aku juga pengen di sayang sama mas, kaya ke mba lily, mba astrid dan kak dilla." kata bella
" perjalanan kamu masih panjang bell, aku juga kan kakak ipar kamu." kata vian
" aku udah suka dan sayang sama mas, mas udah kasih aku kebahagiaan. aku mau jadi istri mas, kalau mas mau sekarang aku kasih mahkota aku, aku hak akan nyesel. aku udah lama ingin ngomong ini ke mas." kata bella lalu dia mencium bibir vian
" mas harus janji ya akan selalu sayang sama bella." lanjut bella
" iya mas akan selalu sayang sama kalian" kata vian
" kapan pun mas mau bella akan ada buat mas." kata bella dan dia pun mencium bibir vian lagi, vian pun terbawa suasana dan membalas ciuman tersebut, setelah itu vian pun melepaskan ciuman tersebut. bella yang gak mau melepasnya lalu memeluk vian dan meminta vian untuk mengecup keningnya. vian pun menuruti kemauan bella.
" makasih ya mas, jangan benci bella dan jauhi bella, aku sayang sama mas, itu ciuman pertama bella lho." kata bella. tak lama ika datang kesana
" bell kamu disini, aku cariin." kata ika
" iya kak, aku mau santai." kata bella
" aa kak lily, kak astrid, sama kak dilla kemana." tanya ika
" oh kakak kakak kamu pergi cari sarapan sebentar lagi kan mau ke pabrik," kata vian. dilla pun datang lalu menyuruh vian, ika dan bella untuk sarapan.
jam 8 mereka berenam pergi ke pabrik dengan menggunakan 1 mobil, 40 menit perjalanan mereka akhirnya sampai di pabrik. teman teman bella pun sudah ada disana, di pabrik sudah rame karyawan. vian dan yang lainnya disambut mereka.
" maaf pak para karyawan yang di PHK mau bertemu dengan bapak katanya mereka mau mengucapkan terimakasih, dan semua karyawan yang awalnya telah di PHK mereka bersedia bekerja lagi." kata Aryo
" iya sudah gak apa apa, sekalian saja saya mau ngasih penjelasan kepada mereka., lalu nanti sama manajemen." kata vian
" baik pak," jawab aryo lalu menyuruh para karyawan diam dan mempersilahkan kepada vian untuk bicara
" selamat pagi semuanya, terimakasih atas waktu yang diberikan kepada saya, sebelumnya saya mau memperkenalkan diri nama saya vian, ini istri saya ibu lily, ibu astrid dan ibu dilla, kalau ini adik saya ika dan bella, sedangkan 6 enam wanita cantik ini Sella, Erni Selly, Nadine, dan wati, mereka yang akan membantu dalam Tim perusahaan ini di bagian design dan marketing. hari kemarin pabrik ini sudah saya beli dari pemilik sebelumnya pak Ato, dan saya juga telah membuat perusahaan PT. LAD's Cosmetics Indonesia, saya selaku komisaris utama, ibu lily direktur utama, ibu astrid Direktur Marketing dan operasional, ibu dilla direktur keuangan, tim manajemen terdahulu akan menyesuaikannya nanti. kemarin pun saya menyuruh manajemen untuk memanggil kalian kembali jika bersedia menjadi karyawan perusahaan LCI ini." kata vian
" kami bersedia pak." kata mereka serempak
" terimakasih banyak, saya sangat bahagia bisa bekerjasama dengan bapak ibu. nah untuk efektif operasional perusahaan LCI ini mulai bulan depan karena menunggu perizinannya dulu." kata vian
" iya pak terimakasih banyak." kata mereka serempak
" untuk penghasilan kalian saya sedang memperhitungkannya tapi insyaAllah gak akan kurang dari UMR kota ini." kata vian
__ADS_1
" terimakasih pak." jawab mereka
" iya sudah kalian pulang dulu sekarang, awal bulan depan kalian kembali bekerja." kata vian. akhirnya vian bertemu dengan karyawan pabrik.