
Selesai sarapan vian dan yang lainnya siap siap pergi ke ruko, jam 9 mereka pun pergi ke ruko, ika, bella, lusi, dan mitha naik mobil ika sedangkan vian dan lily naik mobilnya sendiri diantar pak edi. 15 menit mereka telah sampai di ruko.
" pah aku ke butik dulu ya." kata lily
" iya sayank, nanti papah kabari kalau mau melihat ruko." jawab vian, vian pun duduk di cafe bersama ika, bella, lusi dan mitha, vian memesan kopi lalu menyalakan rokoknya.
" gimana menurut kalian kalau kantor SPI disini." kata vian
" aku setuju karena dekat sama rumah." jawab ika
" dimana pun gak apa apa kak vian." kata mitha
" iya lagian ini juga gak terlalu jauh dari rumah kami." kata lusi
" nanti setelah lihat lihat rukonya kalian tentukan dimana letak kantor, gudang, apakah mau beli jadi atau kita pakai kontraktor design interior." kata vian, tak lama marketing ruko datang
" selamat pagi pak vian, maaf menunggu." kata merry marketing ruko
" kami juga baru datang kok bu." jawab vian
" o iya gimana mau lihat lihat sekarang, ruko yang belum terisi ada 7 ruko lagi pak." kata merry lalu memperlihatkan denah ruko, vian menyuruh ika untuk memanggil lily.
tak berselang lama Raka pun datang kesana dan lily pun datang.
" ini mah denah ruko yang kosong, mamah mau yang mana." kata vian
" ini aja pah sebelah butik, jadi nanti bisa di jadikan satu sama butik, jadi yang blok ini milik kita." kata lily
" kalau SPI mau yang dimana." kata vian
" ini aja aa di hook, jadi yang depan ini bisa jadi toko, belakang bisa jadi gudang, kalau pengiriman bisa lewat samping gak ganggu toko." jawab ika
" ya sudah kita lihat dulu aja." ajak vian, mereka pun pergi melihat ruko, merry pun menjelaskan "kalau blok yang ini 3 ruko, blok yang lainnya itu 7 ruko.".
selesai melihat lihat vian danbyang lainnya kembali ke cafe.
" gimana bu untuk harganya apa masih bisa kurang." tanya vian
" saya sudah mendiskusikan dengan pimpinan, karena pak vian yang mau beli, untuk ruko posisi hook ini harga asalnya 4,2 milyar jadi 3,7 milyar saja pak dan yang sebelahnya 3,2 milyar pak itu pun dilakukan pembayaran secara cash." kata merry
" iya sudah saya beli 3 ruko ini." kata vian
__ADS_1
" jadi yang ruko ini mau atas nama siapa pak." kata merry
" ruko ini atas nama istri saya lily, dan yang sana atas nama ika." kata vian
" boleh saya minta tada pengenalnya." kata merry, lily dan ika memberikan kartu tanda identitasnya.
" saya minta no rekeningnya ya." kata vian. merry pun memperlihatkan akun bank perusahaan property tersebut. vian pun mentransfer uang pembelian ruko untuk LCI dan SPI, setelah itu mengirimkan bukti tranafer ke ibu merry.
" sekarang LCI dan SPI udah punya kantor, mulai hari ini silahkan bebenah." kata vian.
" untuk sertifikat kepemilikannya saya akan serahkan max 1 bulan ya pak." kata bu merry
" oke terimakasih." jawab vian
" kalau begitu saya serahkan kuci rukonya, dan saya pamit dulu." kata bu merry. lily pun pamit kembali ke butik.
" aa kayanya untuk furniturenya lebih baik pakai jasa design interior deh." kata ika
" iya udah aa telepon orang yang biasa ngerjain." kata vian lalu menelepon kontraktor design interior.
" jadi untuk alamat perusahaan SPI disini aja pak." kata raka
" iya ka, bisa di uruskan." kata vian
" iya sudah kalau begitu, terimakasih ya raka." kata vian
" sama sama pak. kalau begitu saya permisi." kata raka, raka pun pergi dari cafe.
" apa yang harus ika kerjakan a." kata ika
" kalian diskusikan letak toko mau di ruko yang di hook atau sebelahnya, kalau sudah berarti yang 1 buat gudang, kantor manajemen dan staf juga kalian atur nanti pas ada orang kontraktor kalian kasih tau mereka." kata vian
" iya sudah kalau begitu ika, bella, lusi dan mitha kesana lagi ya aa." kata ika
" iya sudah sana, kayanya sebentar lagi orang kontraktor datang." kata vian, ika dan yang lainnya pun pergi lagi ke ruko kantor SPI.
vian yang tinggal sendirian menyalakan rokok sambil meminum kopi. orang orang dari kontraktor design interior pun datang, setelah mengobrol sebentar vian mengajak mereka ke ruko, vian menjelaskan ruko untuk LCI, setelah dari ruko LCI vian membawa mereka ke ruko SPI, disana ika dan yang lainnya sedang berdiskusi. vian memperkenalkan ika dan yang lainnya kepada kontraktor design.
" untuk rak saya rasa tidak begitu ribet, tapi untuk display produk yang membutuhkan design dan pengerjaan sedikit lama." kata wahyu kontraktor
" kira kira berapa lama pengerjaannya." tanya vian
__ADS_1
" paling lama 1 bulan pak." kata wahyu
" oke langsung kerjakan saja, untuk meja kerja direktur dan manajemen biar kami cari sendiri, untuk marketing baru pak wahyu kerjakan swauai dengan konsep dan design ya." kata vian
" baik pak kalau begitu, besok kita akan mulai pengerjaannya, hari ini kami akan belanja bahannya dulu." kata wahyu
" saya minta nomor rekening untuk pembayaran awalnya." kata vian
" baik pak saya kirimkan." kata wahyu lalu mengirimkan nomor rekening bank perusahaannya. vian pun langsung mentransfer uang pembayaran pengerjaan interior ruko, setelah itu wahyu dan timnya pergi
" kalian list berapa orang karyawan yang dibutuhkan dan list kebutuhannya." kata vian
" siap aa, itu udah ika buat. untuk karyawan apa ika buat iklan lowongan atau gimana." kata ika
" buka aja iklan lowongan kerja mulai hari ini, tapi untuk bagian yang penting coba cari dari teman kalian yang mampu dan bertanggungjawab." kata vian
" kalau kaya gitu oke a." kata ika
" kamu juga langsung order aja barang yang akan dijual, nanti untuk operasional perusahaan aa transfer." kata vian
" iya a, ika lagi buat biaya operasionalnya, kebutuhan produk dan yang lainnya." kata ika
" iya sudah kalian list aja kebutuhan yang diperlukan ya, aa ke cafe." kata vian lalu pergi ke cafe, minum kopi dan menyalakan rokok. vian mengirim pesan ke astrid
" sayang lagi dimana." kata vian
" aku sama dilla lagi di bank mas, buat rekening perusahaan LAD's, sebentar lagi selesai, mas lagi dimana.?" kata astrid
" untuk setoran awalnya mas transfer ke rekening kamu ya. mas lagi di ruko baru selesai transaksinya, ini lagi lihat lihat kebutuhan yang harus dipersiapkan. nanti kalau sudah ada mas mjnta nomor rekeningnya ya." kata vian. vian pun mentransfer uang untuk pembukaan rekening bank
" iya mas makasih, nanti aku kirim." kata astrid
" kalian jangan sampai lupa makan ya." kata vian
" iya mas, mba dimana mas." kata astrid
" lagi di butik, katanya ada orderan." jawab vian
" pantesan belum balas pesan aku. udah dulu ya mas, aku dan dilla lagi mau selesaikan pembukaan rekening." kata astrid
" iya sayang, sama mas minta kartu identitas ibu, ari, keluarganya dilla ya. mas mau pesanan tiket." kata vian
__ADS_1
" iya mas nanti aku kirim." kata astrid
Vian menerima nomor rekening bank PT. LCI, setelah itu vian mengirimkan ke pak bowo untuk mentransfer setoran modal.