
Pak menteri tenaga kerja merasakan kebahagian atas kebersamaan itu, beliau merasa mendapatkan saudara baru begitu pula ibu sofie dan salva.
" jujur saja pak bu, saya berada disini sangat bahagia sekali, mungkin ini pertemuan atau silaturahmi pertama kita, tapi penerimaan dari bapak dan ibu sangat menyentuh hati saya, saya merasa enjoy berada di tengah tengah bapak dan ibu ini, jangan kapok saja kalau kedepannya kami sekeluarga akan sering main ke tempat pak vian dan keluarga serta jangan menganggap kami ini siapa siapa." kata pak menteri tenaga kerja
" betul apa yang suami saya katakan, saya juga merasakan itu dan saya baru kali ini merasakan kebahagiaan yang membuat saya sangat terharu, saya merasa nyaman berada di tengah tengah bapak dan ibu ini." kata ibu sofie
" sama bu, itu yang saya rasakan pertama kali bertemu sama keluarga pak vian." kata bu citra
" saya sangat senang bisa menambah saudara, rumah saya sangat terbuka untuk siapa pun yang mempunyai niat baik kapan pun itu, dan jangan segan segan juga, akan tetapi mohon maaf kalau ada kekurangan baik tingkah laku atau cara kami yang tidak sopan." kata vian
" kita nambah anggota baru nih, kemungkinan bisa akan terus bertambah pak, rumah pak vian akan selalu rame" kata pak bambang
" siap siap saja pak vian selalu tersedia di rumah jagung bakar dan susu yang banyak setiap minggunya." kata pak gubernur
" aman kalau itu pak, insyaAllah di rumah akan ada stock, kalau kurang bisa ambil di swalayan livi." kata vian
" tempat ini terbuka buat umum juga pak." kata pak menteri tenaga kerja
" enggak sih pak, kecuali tamu perusahaan saja kalau yang menginap, tapi kita membuka edukasi buat siapa pun yang ingin mengetahui proses pengolahan produk LA ini." kata vian
" hebat metodenya pak. Selain edukasi disana juga bisa masuk media promosi melalui pengenalan produk." kata pak menteri tenaga kerja
__ADS_1
" apakah supply hewan ternak disini memenuhi kebutuhan produksi pabrik ini." kata pak menteri tenaga kerja
" enggak pak, disini hanya mampu supply bahan baku sebesar 40% saja, sisanya kita bekerja sama sama para petani, peternak dari sekitaran sini atau dari luar daerah, seperti ikan, udang, kepiting itu di supply dari daerah pak bupati P 100% malahan, termasuk anaknya pak bupati ini salah satunya suppliernya." kata vian
" kok pak bupati bisa kenal sama pak vian, kalau boleh gau gimana itu." kata pak menteri tenaga kerja
" waktu itu pak gubernur yang mengenalkan sewaktu ada seminar tentang pengembangan pelaku usaha didaerah daerah, saya sangat bersyukur bertemu beliau ini, warga kami yang awalnya bingung menjual hasil tambaknya sekarang alhamdulillah berkat adanya kerjasama pabrik LA ini dengan para penambak mereka tidak dipusingkan lagi, bahkan mereka keteteran untuk memenuhi kebutuhan permintaan LA ini." kata pak bupati P
" waktu itu saya mendengar bahwa daerah KBB ini bisa menurunkan angka pengangguran, ternyata karena adanya pabrik LA ini." kata pak menteri tenaga kerja
" betul pak, awalnya saya juga bingung untuk merealisasikan janji saya menurunkan angka peengguran di daerah ini, eh ada warga asli daerah ini yang membuka pabrik, dan sekarang di tambah lagi PBN dan SPI, jadi saya bisa memenuhi janji saya itu walupun LNI pindah ke daerah karawang ada SPI dan PBN yang menggantikan." kata pak bupati KBB
" oh pak vian asli daerah ini." kata pak menteri tenaga kerja
" pak joko nanti kita harus main juga ke perusahaan pak vian yang lain yang berada di jakarta." kata pak menteri tenaga kerja
" siap pak nanti saya akan buatkan agendanya." kata pak joko
" apakah karyawan bapak yang ada di jakarta dan di karawang mendapatkan fasilitas perumahan juga pak." kata pak menteri tenaga kerja
" iya pak, yang di daerah jakarta itu perumahannya livi residence di daerah kota B, sekarang sedang pembangunan tahap 2nya malahan karena ada tambahan karyawan, yang di karawang di perumahan livi village, yang disurabaya di perumahan LADS Residence. Yang di perumahan livi residence termasuk tenaga pengajar di Yayasan pendidikan Livi baik guru ataupun dosen yang ingin memiliki rumah, kalau enggak mereka ada rumah dinas disana. Di livi residence ini mungkin yang terbesar karena disana dari beberapa perusahaan LNI, LCI, SPI, BLS, L-Trans, rumah sakit dan YPL." kata vian
__ADS_1
" pantas saja karyawan livi group ini begitu loyal, karena bosnya saja sangat memanjakan mereka, kebangetan aja kalau mereka enggak loyal." kata pak menteri tenaga kerja
" om maaf ganggu, kalau saya praktek kerjanya sama teman boleh enggak om ada 2 orang teman baik salva yang mau ikut." kata salva
" silahkan aja, nanti kalau mereka mau tinggal di rumah juga enggak masalah disana masih ada beberapa kamar, tapi jangan cowok aja, apalagi pacar salva atau pacar teman kamu." kata vian
" cewek kok om, mereka teman dekat aku." kata salva
" iya sudah enggak apa apa, bukan apa apa walaupun disana ada kamar buat cowok dan cewek, tapi berdekatan khawatir akan menjadi fitnah, karena om juga tidak bisa mengawasi kalian 24 jam, apalagi om suka keluar kota, yang lain juga sama, kaya febby, lisa, salva bisa tanya deh ke kakak kakaknya, apa yang boleh dan enggak boleh disana," kata vian
" udah aku tanya tanya sih om, terimakasih ya om." kata salva
" serius kamu mau tinggal di tempat pak vian, biasanya kamu paling enggak suka tinggal lama lama di rumah orang lain." kata pak menteri tenaga kerja
" serius pak, aku merasa nyaman aja dan aku bisa banyak belajar dari kakak kakak ini dan kedepannya juga aku pengen kerja di SPI pak." kata salva
" tapi memang saya tanya ke setiap dinas tenaga kerja di daerah daerah terutama yang ada perusahaan livi group, mereka bilang para pencari kerja itu banyak yang tanya lowongan di perusahaan livi group, awalnya saya juga heran, daya tarik apa yang membuat para pencari kerja memilih untuk bekerja di perusahaan livi group, eh ternyata sangat wajar mereka mencari pekerjaan itu." kata pak joko
" kenapa saya melakukan kunjungan kerja ini iya karena tadi dari laporan dari dinas dinas ketenagakerjaan tambah lagi pak menteri UMKM ngasih tau sedang ada di Pabrik LA ini." kata pak menteri tenaga kerja
" jangankan kita kita yang ingin selalu bersilaturahmi ke tempat pak vian, ajudan dan sopir saya saja kalau saya bilang ke tempat pak vian mereka itu semangat pak, heran saya juga." kata pak gubernur
__ADS_1
" iya karena pak vian baik, beliau menjamu kita walaupun mungkin siapa kita ini, beliau tidak membedakan itu, kita di sambut bemat benar sebagai tamu beliau walupun kita ini hanya pengikut saja." kata ajudan pak gubernur
" kita dikasih tempat istirahat yang menurut kita itu wah banget lah, dijamu pula, kita merasakan bahwa kita diakui keberadaan kita ini." kata ajudan pak menteri UMKM. Karena sudah malam mereka pun pergi ke kamar masing masing untuk istirahat, kebersamaan mereka sangat berarti terutama pak menteri tenaga kerja yang baru gabung bersama mereka.