
Setelah berganti pakaian vian mengobrol dengan isteri isterinya.
" pah, mbak maaf ya, aku enggak bisa kerja dulu, soalnya aku mau ngurus de avin." kata astrid
" iya pah, aku juga, mudah mudahan aja ASI aku banyak jadi bisa ninggalin de alea kerja." kata dilla
" enggak masalah sayank, kalian urus saja anak anak ya, nanti kalau di LCI perlu tenaga tinggal tambah tenaga profesional aja." kata vian
" iya, aku sama bu sisil masih bisa tangani kok, lagian enggak banyak yang harus dikerjakan, sekarang udah ada karyawan yang menangani itu." kata lily
selesai mengobrol dan sudah masuk waktu magrib, vian, lily dan shinta sholat bersama, setelah itu mereka pergi untuk makan malam bersama, vian pun memanggil para direktur dan penanggung jawab perusahaan livi untuk makan malam bersama di taman belakang rumah. Anak anak SPI pun ikut makan malam. Pak dede pun membawa keluarganya kesana. Pak abe juga memanggil isterinya kesana, pak daryat dan dr. Chandra pun sama memanggil keluarganya datang kesana.
" sekarang makan nasi dulu, nanti malam sambil kita ngobrol lagi baru kita bakar jagung ya." kata vian
" siap pak." jawab mereka
" jarang jarang kita makan malam sama sama seperti ini ya." kata abe
" kamunya aja be, yang selalu diam di kantor enggak mau kemana mana." kata pak dede
" kelihatannya bapak bapak ini dekat ya." kata pak made
" bukan dekat lagi pak made, kita udah kaya saudara, maklum kita dulunya satu almamater di perusahaan S bareng sama pak vian, tuh si abe yang suka ngambilin rokok pak vian kalau sedang merokok bareng." kata pak dede
" kamu juga pak de sama aja malahan kamu sama kopinya segala." kata pak abe, mereka pun tertawa sambil mengenang dulu lagi bersama sama di perusahaan S
__ADS_1
" saya dengar perusahaan S sekarang ada perubahan dewan direksinya, dan sedikit kacau, produksi melebihi jumlah penjualan, jadi stoknya menumpuk dan katanya bahan bakunya saja mau dijual." kata pak dede
" coba tanya harganya berapa, kalau memang bisa lebih murah ada peluang SPI mengambil bahan bakunya." kata vian
" baik pak nanti saya tanyakan ke karyawannya.Yang lebih parah bagian gudang juga sekarang disuruh lagi ikut jualan yang dulu semoat dilarang." kata pak dede
" itu sebagai contoh ketidak konsistenan pimpinan, dan itu akan menjadi bumerang. Tim SPI harus tanggap tuh melihat peluang." kata vian
" yang saya dengar juga yang aktif cuma 2 distributor gede saja, yang di malaysia malahan belum order kembali." kata pak dede
" saya sudah tau hal itu pak de, waktu terakhir kita mengadakan distributor gathering di malaysia, distributor malaysia menghubungi saya, istrinya pun bilang ke saya bahwa mereka enggak akan datang ke acara, akan tetapi saya beri masukan dan saya menjamin bahwa apa yang di khawatirkan mereka orang yang selalu di agung agungkan orang sana itu enggak akan datang, dan akhirnya mereka datang, sekarang saya lihat dari media sosialnya dia membuat merk sendiri. Jadi itu bisa tim SPI follow up, nanti saya kasih nomor kontaknya." kata vian
" iya a, nanti ika follow up." kata ika
" sayang itu, mereka distributor besar loh." kata pak abe
" iya a, kita akan kelola dan follow up dengan baik." kata ika
" sama semuanya juga, jangan melihat mereka hanya distributor kecil sehingga mengabaikan masukan mereka, sama di resort dan rumah sakit, BLS kelola pelanggan dengan baik, apalagi kalian bergerak di bidang jasa, pelayanan yang utama, jadi langkah awal untuk perencanaan usaha livi kedepannya harus bisa memperbaiki pengelolaan konsumen kalau perlu untuk menampung saran dan kritik konsumen kalian buka layanan costumer service 7 hari 24 jam, nanti setiap masukan itu bisa menjadi bahan evaluasi dan bahkan bisa menjadi perusahaan mengeluarkan produk baru." kata vian
" di rumah sakit saya menyuruh dibuatkan tempat istirahat untuk para pengunjung yang layak di dekat kantin rumah sakit. Alhamdulillah karyawan juga semangat karena dengan adanya kantin pemasukan karyawan juga akan bertambah, pengelolaan kantin dibawah koperasi karyawan rumah sakit." kata dr. Chandra
" bagaimana pun caranya saya tidak akan membatasi, yang terpenting pelayanan kita lebih baik." kata vian
" nah untuk resort, bisa melakukan layanan penjemputan dari bandara sampai ke resort dan sebaliknya bagi pengunjung resort yang memesan melalui media resort." lanjut vian
__ADS_1
" iya pak, nanti saya akan sampaikan ke bagian pemasaran." kata pak made
" mumpung disini berkumpul semuanya, kalau ada masalah di perusahaannya berhubungan dengan perusahaan lain sampaikan, kita cari solusi bersama, misalnya pengiriman SPI ke distristributor atau agen terlambat, silahkan sampaikan ke pak dede, supaya bisa saling mengkoreksi dan memperbaikinya sama sama, dan yang di koreksi juga harus berlapang dada dan secepat mungkin memperbaikinya, dan saran saya L-Trans membuat layanan tracking secara online, nanti saya suruh tim programer untuk membuatkan aplikasinya." kata vian
" kami dukung itu a, jadi nanti distributor atau agen bisa melacak kiriman mereka sudah sampai mana, dan selama ini kalau ada keterlambatan pihak L-Trans bisa memberikan penjelasan yang bisa diterima konsumen a." kata ika
" tapi pengiriman LNI enggak gitu, alasannya selalu mobil mogok," kata pak abe
" emang kejadiannya seperti itu be, di L-Trans memang belum punya aplikasi itu, selama ini kita masih pakai group saja, jadi kalau ada yang trabel di jalan tim lain bisa cepat membantu supaya meminimalisir keterlambatan." kata pak dede
" hal hal kecil seperti itu harus bisa cepat di komunikasikan dengan tim masing masing, dan hal itu juga harus disampaikan ke pelanggan, akan lebih bagus lagi sebelum konsumen komplain, pihak kita sudah memberitahukannya, misalnya keterlambatan pengirim pihak L-Trans buru buru komfirmasi ke pihak pengirim, nah pihak pengirim juga langsung memberitahukan ke pihak pelanggan. Maaf pak atau ibu ada kemungkinan pengirimannya terlambat karena kendaraan pengiriman mengalami masalah di perjalanan, mudah mudahan bisa cepat teratasi dan pengiriman ke bapak atau ibu tidak terlambat." kata vian
" kalau masalah itu sudah atasi pun pihak L-Trans memberitahulan ke pihak pengirim, sama pihak pengirim juga memberitahukan lagi ke pelanggan, pelanggan akan merasa diperhatikan." lanjut vian
" baik pak." jawab mereka
" kalian juga tim pemasarannya berapa bulan sekali adakan kunjungan ke tempat pelanggan, karena melalui telepon akan berbeda dengan kita datang langsung kesana. Tanya kebutuhan mereka, apa yang bisa dibantu dari perusahaan." kata vian
" kayanya anak anak IT dan programer livi group ada deh mereka lagi lembur, tolong pak de panggil mereka biar apa yang di rencanakan kita ini bisa langsung di eksekusi." kata vian
" baik pak." jawab pak dede, dia pun pergi ke gedung livi group
" resort juga sama, database pengunjung harus dikelola, sapa mereka, apalagi pas mau liburan, kasih tau mereka ada program apa di risort." kata vian
" baik pak, akan saya laksanakan." kata pak made
__ADS_1
" di BLS pun sama kelola kreditur atau pelanggan, tanya permasalahan ya g sedang dihadapi, apalagi sampai pas ulang tahun penanggung jawab atau pemilik perusahaan pas hari ulang tahunnya dikasih ucapan selamat ulang tahun dan kalau memang ada dana untuk memberikan hadiah kecil itu bisa diberikan juga tentunya dengan syarat ya kalau memang kreditur itu besar contohnya." kata vian
tak lama anak anak IT dan Programer livi group datang, vian pun mempersilahkan mereka makan bersama.