
Karena sudah malam mereka pun pergi istirahat, vian pun ke kamarnya, karena lelah mereka pun tertidur. Keesokan paginya vian bersepeda bersama pak gubernur B berkeliling komplek perumahan, sambil bersepeda vian dan pak gubernur pun mengobrol, setelah cape mereka pun kembali ke rumah, vian meminta dibuatkan susu panas kepada marni, vian minum air mineral yang tersedia di meja, lalu menyalakan rokoknya, pak menteri UMKM, Pak menteri Pendidikan dan pak gubernur D meminjam sepeda mereka pun pergi bersepeda. Vian mengambil handphonenya lalu menelepon pak dede supaya menyiapkan minibus untuk pergi ke YPL karena pak menteri dan yang lainnya ingin ke panti asuhan dan ke YPL. Setelah menelepon pak dede vian memeriksa laporan dari perusahaan perusahaan livi group mengenai laporan penjualan, rencana kerja kedepannya.
vian masuk ke kamarnya lalu mandi dan berganti pakaian.
" papah mau kemana hari ini." kata lily
" mau ke YPL dan panti asuhan, mamah mau ikut." kata vian
" ikut sama pak menteri dan yang lainnya kan." kata lily
" iya, pak gubernur L dan pak gubernur D serta pak menteri pendudikan ingin tau panti asuhan." kata vian
" aku juga ikut ya pah." kata shinta
" iya udah kalau kamu mau ikut." kata vian. Mereka pun pergi ke bawah untuk sarapan bersama. Semuanya sudah pada kumpul untuk sarapan. Selesai sarapan vian pamitan ke gazebo terlebih dahulu, vian menyalakan rokoknya dan membuat kopi. setelah merokok vian kembali ke rumah siap siap pergi ke YPL.
Jam 8.07 menit mereka pun berangkat menuju YPL menggunakan minibus sehingga mereka bisa berbarengan semuanya. Diperjalanan lily dan ibu ibu yang lainnya bernyanyi bersama.
" enak nih kalau kita liburan sama sama ya, apalagi pakai mobil ini enggak akan bosen." kata ibu citra
" iya bu, ayo kita rencanakan kita liburan kemana nih." kata ibu nurlaela
" saya dan keluarga rencana ke bali." kata lily
" asyik juga tuh, apalagi disana kan ada resort livi ya." kata ibu zahra
" kalau pulau jawa bisa saja pakai mobil seperti ini, di L-Trans ada busnya kok seperti ini baru lagi." kata lily
" kalau enggak kita bisa ke kota M bu, dari sini kita bisa berhenti di kota kota lainnya dulu untuk bisa menikmati keindahan dan menikmati tempat tempat wisata disana." kata ibu Nurul
__ADS_1
" boleh juga tuh. Apalagi ini mau liburan anak sekolah kan, ayo ah kita agendakan." kata ibu Athia
" iya nih, saya pengen liburan seperti ini rame rame." kata ibu citra.
Vian membuat kopi lalu pergi ke kabin sopir untuk merokok dan mengobrol dengan pak dede. Jam 8.47 menit mereka sampai di YPL. Di yayasan vian mengajak semuanya untuk melihat lihat sekolah dan kampus serta fasilitas yang ada disana. Vian pun mengajak mereka melihat asrama siswa dan siswi karena untuk tingkat sekolah SMP, SMA dan SMK sistemnya islamic Boarding school. Tujuan boarding school pun karena kemungkinan besar siswa siswi yang sekolah disana itu berasal dari luar daerah F.
" ini luar biasa pak, bagus banget, terus ditunjang sama fasilitas fasilitas lainnya, dari sisi tempat tinggal siswa, terus makanannya, sama ditunjang fasilitas kesehatannya juga, saya rasa ini audah sangat luar biasa." kata pak menteri pendidikan
" kalau ada waktu mohon bapak juga bisa memberikan arahan sebentar kepada para guru dan dosen disini pak." kata vian
" boleh pak, sekalian saya mau sampaikan kurikulum, strategi guru dalam pengoptimalan dalam pembelajaran, dan metode metode pembelajaran." kata pak menteri pendidikan
" saya rasa yayasan pendidikan livi ini bisa meyelesaikan permasalahan permasalahan dalam proses pembelajaran seperti pelajaran kewirausahaan, bisa langsung kunjungan industri dan anak anak praktek pun bisa langsung di perusahaan sebenarnya." kata pak gubernur B
" yang pasti livi group bisa diuntungkan dalam hal sumber daya manusia tidak akan kekurangan dan buat siswa pun mereka bisa bekerja di perusahaan livi group." kata pak menteri pendidikan.
Vian pun meminta bayu supaya sebelum makan siang memanggil semua guru yang ada di YPL ini, selagi pak menteri pendidikan berkunjung ke YPL, memanfaatkan moment tersebut. Setelah itu mereka semua pergi ke panti asuhan kita bersaudara. Disana mereka di sambut para pengurus panti asuhan.
" itu mau bangun kandang ayam dan kambing serta sapi pak, karena saya ingin para anak anak untuk bisa mandiri, kita ingin mereka beternak, karena pasarnya juga terbuka, sedangkan untuk kebutuhan panti sendiri sudah bapak buatkan, jadi rencananya yang ini untuk kita jual pak, dari pada anak anak tidak ada kegiatan, lebih baik supaya mereka belajar beternak dan nanti kita akan kolaborasi dengan YPL juga." kata pak ustadz kemat
" bagus itu, dari pada nanti anak anak kembali lagi ke jalanan lebih baik mereka mencari rumput untuk kambing dan sapi." kata pak menteri sosial
" nanti buatkan untuk pengolahan limbah kotoran sapinya juga supaya bisa dimanfaatkan, nanti saya telepon opik menyuruh tim LA untuk membantu pengolahan limbah kotoran sapi menjadi bio gas." kata vian
" sebenarnya kalau untuk hasil peternakan itu bisa kerjasama dengan perusahaan LA, tapi untuk pangsa pasar disini bisa menjualnya ke restoran yang ada disini karena nanti kebutuhan makan siswa dan siswi pasti memerlukannya." lanjut vian
" kita ingin memanfaatkan lahan yang ada pak." kata pak ustadz kemat
" bagus, pak ustadz dan yang lain memiliki inisiatif seperti ini, hal seperti ini yang saya tunggu." kata vian
__ADS_1
" bagus itu nanti kebutuhan gas untuk memasak disini bisa pakai biogas seperti di KBB itu pak." kata pak gubernur D.
" betul pak di LA saja sekarang sudah bisa memenuhi kebutuhan gas untuk di perumahan livi regency, nah listrik pun sedang dibangun pembangkit listrik tenaga air memaximalkan bendungan yang ada disana jadi setidaknya bisa dipergunakan untuk PJU dan fasilitas lainnya." kata vian
" itu bagus pak, timnya dari mana pak." kata pak menteri pendidikan
" saya menyuruh anak anak mahasiswa yang magang disana pak, dan bekerjasama sama universitas jadi mereka benar benar bisa langaung mempraktekan apa yang mereka dapatkan di kampusnya. Awalnya saya juga enggak tau, tapi dari hasil masukan masukan mahasiswa yang PKL disana, saya bilang silahkan saja, alhamdulillah seperti biogas saja sudah bisa berjalan." kata vian
" sekarang sedang kita fikirkan masalah pengolahan sampah pak, saya sudah suruh anak anak ini untuk proyek pembangkit listrik tenaga sampah." kata vian
" bagus itu pak, saya mendukung, kapan kita bisa kesana ya, jadi saya sangat tertarik ini melihat kesana." kata pak menteri pendidikan
" iya nih, saya juga ingin kesana." kata pak menteri sosial.
" kapan aja ayo kalau saya bapak bapak ada waktu luangnya." kata vian
" hari ini kita kesana yu. Mumpung akhir pekan. Kita bisa menginap juga kan disana." kata pak bambang
" hayu saja, toh enggak jauh juga kan." kata pak menteri pendidikan dan pak menteri sosial
" boleh tuh pak, udah lama kita enggak liburan." kata ibu citra
" iya pak sekalian kita jalan jalan." kata ibu kayla
" kita bisa kambing guling disana ya." kata pak gubernur D
" iya bisa pak," kata vian
" kalau gitu habis makan siang saja kita pergi kesana ya." kata pak bambang.
__ADS_1
mereka pun kembali ke kantor YPL karena sudah janji mau ada pertemuan dengan para guru, sedangkan ibu ibunya pergi ke villa di livi residence.