
" kalau usaha mikro, kecil dan menengah ini bisa berkembang, saya rasa penyerapan tenaga kerja pun akan banyak." kata pak suherman
" kalau di kota ini ada guru atau dosen yang bersedia mengajar di sekolah dan kampus saya, saya sangat senang dan mau bekerja di daerah B," kata vian
" bapak juga memiliki sekolah dan universitas." kata pak walikota
" sekarang saya sedang membangun sekolah TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan universitas, jadi saya sangat membutuhkan banyak tenaga pengajar." kata vian
" saya juga siapkan rumah untuk guru dan dosen dekat lokasi tersebut jadi jangan khawatir untuk tempat tinggal." lanjut vian
" tuh pak suherman, bapak bisa memberitahukan kepada para pencari kerja." kata pak walikota
" iya pak nanti saya akan sampaikan." kata pak suherman
" pak vian kalau boleh nanti saya mohon bantuan bapak untuk mengisi acara kalau ada penyuluhan ke para pengusaha mikro, kecil dan menengah." kata pak karsono
" sama saya juga akan meminta bantuan bapak kalau ada pengarahan atau pelatihan kerja." kata pak suherman
" insyaAllah pak kalau waktunya tidak berbenturan, karena saya juga diminta untuk memberikan penyuluhan di provinsi D." jawab vian
" kalau adik adik ini siapanya pak vian." kata pak walikota
" ini bella adik ipar, yang ada disebelahnya sella dan selly mereka baru lulus sidang kemarin dan saya suruh mereka bekerja di perusahaan LCI di jakarta," kata vian memperkenalkan bella, sella dan selly.
" hebat kalian baru lulus sudah dapat kerja." kata pak walikota
" alhamdulillah pak." jawab bella, sella, dan selly
" oh iya pak wali saya sekalian akan melaporkan hasil kunjungan kemarin ke pabrik LCI." kata pak suherman, lalu meminta stafnya memperlihatkan ke layar yang ada di ruangan tersebut. Pak suherman menjelaskan kunjungan tersebut dari mengobrol dengan karyawan sampai ke ibu kantin.
" wah ini luar biasa, karyawan disana pasti bahagia setelah mereka terdampak PHK sekarang mereka menikmati hasil yang baik." kata pak walikota
" iya pak sampai karyawan di kantor meminta dibuatkan seperti di pabrik LCI." kata pak suherman
" oh iya pak karsono kalau boleh saya meminta daftar usaha mikro, kecil dan menengah di kota ini apa saja produknya dan daftar potensi apa yang bisa dikembangkan disini." kata vian
" baik pak nanti saya akan membuatkan laporannya." kata pak karsono
saat itu handphone vian berbunyi, setelah melihat peneleponnya vian meminta izin ke pak walikota untuk mengangkatnya.
" selamat siang pak vian, bagaimana kabarnya, posisi sedang ada dimana nih." kata pak gubernur
" siang pak gub, alhamdulillah baik, saya sekarang sedang di surabaya, ini sedang berdiskusi dengan pak walikota, gimana pak gub ada yang bisa saya bantu." jawab vian
" maaf nih ganggu, bapak kapan pulangnya." kata pak gubernur
__ADS_1
" besok siang saya sudah pulang ke jakarta, sore sudah di rumah." kata vian
" boleh dong kalau bapak gak cape malamnya saya main ke rumah bapak." kata pak gubernur
" boleh pak silahkan, saya tunggu di rumah." kata vian
" iya kebetulan aja saya ada rapat koordinasi dengan para gubernur, saya fikir sekalian main saja ke rumah bapak." kata pak gubernur
" silahkan saja pak, saya senang akan kehadiran pak gubernur di rumah." kata vian
" sekalian saya mau membicarakan perihal penyuluhan ke para petani dan pelaku usaha di provinsi D." kata pak gubernur
" siap pak, saya tunggu." kata vian
" baik kalau begitu, maaf mengganggu nih." kata pak gubernur lalu menutup teleponnya.
" maaf pak wali, panjang umur baru dibicarakan bilau menelepon mau ke rumah membicarakan penyuluhan." kata vian
" santai aja pak, ini bukan forum resmi dan uang telepon juga orang penting." kata pak walikota
" kalau disini bapak tinggal dimana." kata pak walikota
" saya tinggal di perumahan C, kebetulan dekat dengan tempat usaha pak." kata vian
" boleh kapan kapan saya main kesana nih." kata pak walikota
" siap pak, kalau begitu saya minta nomor kontak bapak." kata pak walikota. Vian pun memberikan kartu namanya ke pak walikota, pak karsono dan pak suherman
" ini gak akan habis habisnya kita ngobrol, mudah mudahan kita bisa sering ketemu. Ini saya bukan mengusir tapi Saya ada acara lain lagi." kata pak walikota
" iya pak, sama saya juga sekalian pamit, terimakasih banyak undangannya." kata vian, lalu dia vian pamitan ke pak walikota, dan yang ada disana.
Vian dan yang lainnya pergi dari kantor walikota, vian meminta kepada pak wahyudi untuk mencari tempat makan karena waktu pun sebentar lagi masuk waktu makan siang. Setelah menemukan tempat makan mereka berhenti disana, mereka pun memesan makanan dan minuman, sambil menunggu pesanan datang vian menyalakan rokoknya lalu mengirim pesan ke pak dede untuk dipesankan tiket untuk dia, bella, sella dan selly, vian pun meminta kartu identitas sella dan selly setelah itu mengirimkannya ke pak dede, vian meminta dipesankan tiket jam 2 siang.
Vian pun mengirimkan pesan ke lily " mah lagi dimana?, sudah pada makan belum." kata vian
" mamah, astrid, dilla dan ibu sisil lagi di kantor LCI pah, sebentar lagi kita mau cari makan." kata lily
" oh iya mah besok pesan makanan buat makan malam, pak gubernur D mau berkunjung." kata vian
" berapa orang pah." kata lily
" papah gak tau, pesan aja buat 30 orang." kata vian
" iya udah nanti mamah pesan, papah udah selesai ketemu walikotanya." kata lily
__ADS_1
" udah baru selesai, ini papah lagi mau makan siang." jawab vian
" iya sudah kalau begitu, mamah mau siap siap mau pergi cari makan ya." kata lily
" iya sayank, kalian hati hati ya." kata vian
Setelah itu vian mengirim pesan ke opik supaya mengirimkan jagung ke rumah. pesanan pun datang mereka semua makan siang bersama, sambil makan mereka pun mengobrol.
" pak yudi besok datang ke rumah jam 11an aja ya, kita berangkat ke bandara jam 12an." kata vian
" baik pak, jadi pagi saya bisa ke kantor dillas dulu." kata pak wahyudi
" sella dan selly besok kalian mau langsung ke bandara atau bagaimana." kata vian
" kita ke rumah kakak aja biar bareng ke bandaranya." kata sella
" iya takut nanti saling tunggu juga." kata selly
" iya sudah kalian datang aja ke rumah jam 11an ya," kata vian
" sama kalian gak usah banyak bawa pakaian atau barang ya, kalau kurang nanti kalian bisa beli disana." kata vian
" iya kak." kata sella dan selly
" oh iya pak yudi, kalau isterinya gak ada kegiatan di rumah dan bersedia, saya minta untuk membersihkan rumah," kata vian
" nanti saya sampaikan ke isteri pak." kata pak wahyudi
" gak usah setiap hari, kalau gak ada saya dan keluarga 1 minggu sekali saja." kata vian
" baik pak." kata pak wahyudi
" kalau mau jemput ibu pak yudi pakai aja mobil mau yang putih atau yang ini juga boleh." kata vian
" palingan saya pinjam yang putih saja pak, terimakasih banyak." kata pak wahyudi
" iya sudah kalau begitu, pak yudi juga harus panasin mobil ini setiap hari dan rawat ya." kata vian
" baik pak. Oh iya bapak setelah dari sini mau kemana lagi." kata pak wahyudi
" palingan saya istirahat aja pak, besok soalnya mau pulang dan akan ada tamu lagi di jakarta." kata vian
" kalau boleh setelah mengantar bapak, saya izin mau menjemput ibu pak." kata pak wahyudi
" oh gitu, iya sudah pak yudi jemput saja orang tuanya, saya gak akan kemana mana lagian." kata vian
__ADS_1
selesai makan mereka pun pergi dari tempat makan, pulang ke rumah. Sesampainya di rumah pak wahyudi pamit langsung pulang dengan memakai mobil putih, sella dan selly juga sama, mereka pamit mau ke bank membuka rekening dan lanjut mempersiapkan