Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Kejadian di Bendungan


__ADS_3

Vian terus mencari referensi dan bagaimana persaingan di bidang tersebut. tak lama pak adi, pak bowo dan pak wanto datang.


" kamu lagi apa aa, kemana istri istri kamu." kata pak adi


" ini lagi cari referensi usaha, lily, astrid dan dilla lagi beres beres kamar." jawab vian lalu menyalakan rokoknya.


" kamu serius mau ngejalanin usaha itu." kata pak bowo


" insyaAllah pak, karena itu produk yang sangat diperlukan walau persaingan juga ketat." kata vian


" selain itu juga kita harus bisa bersaing dalam mendapatkan bahan mentahnya." kata bowo


" kamu jangan terlalu buru buru, harus dengan perhitungan yang cermat dan tepat." kata pak adi


" iya pak, aa juga gak buru buru banget, karena sekolah, perusahaan kosmetik, rumah sakit pun baru akan dimulai." kata vian


" terus perusahaan adik kamu gimana." tanya pak adi


" biarkan mereka belajar mengelolanya, dan biar mereka juga tau bagaimana susahnya mengelola usaha." jawab vian


" menurut kamu peluang LAD's gimana, bapak sedikit khawatir." kata pak bowo


" vian percaya lily, astrid dan dilla bisa saling menutupi kekurangan mereka, apalagi di pabrik sudah ada manajemen yang berpengalaman di bidang tersebut." kata vian


" kamu juga membiarkan mereka begitu saja harua didampingi." kata pak bowo


" itu jelas pak, investasi disana kan puluhan milyar gak mungkin saya membiarkan. lagian usaha lain sudah bisa berjalan tanpa ada saya." kata vian.


waktu terus berjalan vian dan yang lainnya sarapan terlebih dahulu. jam 9 lebih 15 menit mereka pun berangkat, vian naik mobilnya sedangkan yang lain naik minibus. jam 10 kurang vian sudah sampai di kecamatan C, yang lainnya melanjutkan perjalanan ke Bendungan.

__ADS_1


vian disambut panitia penyelenggara dan pak camat.


" terimakasih pak sudah bersedia hadir, dan kita bisa bertemu kembali." kata pak solihin camat kecamatan C yang kemarin datang ke villa vian


" sama sama pak, saya juga senang bisa hadir disini." jawab vian. pak solihin dan panitia membawa vian ketempat acara, disana sudah berkumpul para camat dan kepala desa serta ketua kelompok tani total peserta hampir 200 orang. tepat jam 10 acara pun dimulai. sambutan demi sambutan pun sudah selesai. pembawa acara memperkenalkan vian terlebih dahulu lalu mempersilahkan vian untuk memulai memberikan penyuluhan.


" yang terhormat bapak kepala dinas, bapak camat, bapak kades, bapak ibu ketua kelompok tani, salam kenal semuanya. seperti yang tadi disebutkan oleh pembawa acara, nama saya vian, saya lahir di kampung C, Desa N, Kecamatan C ini, mungkin banyak yang bertanya tanya kenapa saya ada disini, siapa sih orang kampung yang berani bicara dihadapan bapak ibu sekalian, sebelumnya saya ngobrol dengan bapak bupati, beliau meminta arahan saya bagimana caranya untuk mengembangkan daerah ini. kebetulan saya memiliki usaha didaerah ini mungkin ada bapak camat atau bapak kades tempat pabrik saya berada. dari 16 kecamatan dan 165 desa di KBB ini sebagian besar lahannya dipergunakan untuk lahan pertanian, perkebunan dan peternakan ada juga yang perikanan. dari laporan yang saya terima bahwa terkadang daerah ini kekurangan bahan pokok, kan ini miris sebenarnya, apa yang salah, apakah lahan lahan yang begitu luas ini kekurangan tenaga kerja, apakah anak mudanya sudah tidak mau bertani lebih baik pergi ke kota untuk menjadi kuli bangunan dan karyawan pabrik. saya lebih suka untuk berdikusi bagaimana kita memecahkan permasalahan yang ada." kata vian


" silahkan jika ada dari bapak dan ibu yang ingin bertanya atau memberikan masukannya karena disini ada bapak bapak dari masing masing dinas." lanjut vian


" saya hanya ingin menyampaikan terimakasih atas dibukanya pabrik LA di kecamatan kami, sehingga alhamdulillah berdampak positif, para petani juga sudah bersemangat lagi apalagi semenjak dibangun kembali bendungan untuk mengaliri irigasi. pengangguran di kecamatan kami terus menurun, saya berharap bapak bisa membangun sekolah kejuruan untuk anak anak kami belajar cara bertani, berkebun, beternak dan yang lainnya, bahkan kalau memungkinkan didaerah ini ada universitas yang ada jurusannya seperti diatas." kata pak camat S


" saya selaku kepala desa disana pun mengucapkan terimakasih, dan mohon maaf atas kejadian waktu itu, akan tetapi semenjak kejadian waktu itu para pemuda menjadi lebih bisa berfikir positif, tidak mudah terprovokasi dan sekarang mereka ada yang bekerja di pabrik bapak." kata kepala desa C


" sama sama pak, terimaksih sudah menerima kami untuk membuka usaha disana." kata vian


" apakah bapak masih membuka kerjasama dengan kelopok tani lainnya terutama di daerah KBB ini." kata ketua kelompok tani


" nanti ketemu siapa pak." kata ketua kelompok tani


" ketemu dengan pak opik, beliau penanggungjawab kantor dan pabrik LA." kata vian


" mengenai sekolah kemarin kita sudah bahas dan insyaAllah di kecamatan C ini akan dibangun sekolah kejuruan Negeri dan persiapkan juga untuk kecamatan kecamatan lainnya dari lahan untuk membangun sekolah tersebut. karena ini sudah instruksi dari bapak bupati, tadinya beliau mau hadir tapi ada acara rapat dadakan." kata kepala dinas pendidikan


" saya berharap setiap kecamatan saling dukung, tukar informasi, jangan takut beda tempat beda juga hasilnya. saya ingin daerah ini sama sama maju." kata vian


" aamiin." jawab mereka serempak


" jika ada hal yang ingin bapak ibu sampaikan kepada saya mengenai kerjasama atau apa yang bisa saya bantu untuk mengembangkan hasil pertanian atau yang lainnya silahkan hubungi saya atau pak opik." kata vian

__ADS_1


" terimakasih pak." jawab mereka


" pak bagaimana kalau nanti kami undang untuk mengisi acara di tempat kami apakah bisa." kata pak camat N


" kalau saya ada waktu insyaAllah, kabari saja waktunya mudah mudahan saya sedang ada di jakarta." kata vian


" sekian dari saya, semoga pertemuan ini membawa keberkahan buat kita semua dan ini sebagai awal kebangkitan daerah ini." lanjut vian. acara pun di tutup oleh pembawa acara


tak lama datang rombongan dari polres mereka sengaja ingin bertemu dengan vian yang kebetulan mereka habis melakukan patroli.


" selamat siang pak vian, perkenalkan saya Sudiono kapolres KBB." kata pak Sudiono


" iya pak, salam kenal juga, ada yang bisa saya bantu pak." kata vian


" saya sudah lama ingin mengobrol dengan bapak ingin menyampaikan terimakasih karena sudah memfasilitasi anggota kami memiliki perumahan. saya dapat kabar bahwa bapak sedang disini dan saya sedang melakukan patroli jadi saya mampir." kata pak sudiono


" sama sama pak, itu juga kewajiban saya dan kebetulan saya mau mendirikan perumahan untuk karyawan dan pak kapolsek pak siswandi bicara sama saya." kata vian


panitia mempersilahkan vian dan yang lainnya untuk makan bersama. tepat saat vian mau pergi handphonenya berbunyi.


" papah masih ngisi acara." kata lily sedikit gugup


" usah selesai mah, ada apa." kata vian


" ini pah, kita diganggu sama preman yang mabuk, mereka mengancam kita, mereka sedang memukul haris dan putra tuh, papah bisa cepat kesini." kata lily


" pak suparman dan pak sudianto dimana memang." kata vian


" mereka izin mau ke tempat papah karena tadi asa rombongan dari polres gitu." kata lily

__ADS_1


" iya udah papah kesana sekarang." kata vian. vian pamit ke panitia dan pak kapolres memberitahukan bahwa keluarganya sedang di ganggu sekelompok anak muda di bendungan. pak kapolres mendengar hal itu langsung memerintahkan anak buahnya bahwa ada kehadian di bendungan menimpa keluarga pak vian.


vian langsung naik mobi dan melaju ke area bendungan dengan dikawal patwal.


__ADS_2