Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Acara di Rumah Astrid 2


__ADS_3

Sedang makan ada mobil patwal datang kesana, saudara saudara astrid dan warga sekitar rumah astrid merasa kaget akan kedatangan mobil polisi. Mereka menyangka ada sesuatu yang terjadi, beda halnya dengan vian dan keluarganya karena sudah terbiasa, mereka pun menyimpan piringnya dan bergegas menyambut kehadiran pak gubernur L. Setelah berhenti pak gubernur dan bu nurul turun dari mobil, saudara saudara astrid dan warga tambah kaget akan kehadiran gubernur kesana.


" selamat datang pak gubernur dan ibu," kata vian


" terimakasih pak dan ibu sudah hadir di rumah kami ini." kata ibu asti


" sama sama pak, ibu, terimakasih atas sambutannya, maaf kehadiran saya mengganggu acaranya ini, isteri ngajak buru buru kesini padahal saya ada acara tadi, sampai saya tinggalkan acara itu dari pada saya enggak boleh masuk rumah." kata pak gubernur sambil ketawa


" ayo pak kita makan siang sama sama." kata vian mengajak pak gubernur dan bu nurul untuk makan siang, vian juga menyuruh haris mengajak ajudan dan polisi pengawalan untuk makan juga. vian mengajak pak gubernur mengambil makanan lalu di kursi yang ada didepan. Pak gubernur pun menyapa saudara saudara astrid dengan ramah.


" ini acara apa pak, kok sama kaya kemarin di rumah ibu dilla." kata pak gubernur


" iya pak, waktu itu saya nikah sama astrid dan dilla kan enggak ada acara resepsi, jadi sekarang ini kami ingin menjelaskan kepada saudara saudara mengapa dulu enggak mengadakan resepsi." kata vian


" apa saya harus seperti pak vian ya biar dapat restu." kata pak gubernur

__ADS_1


" awas loh pak.. Enggak boleh masuk ke rumah." kata bu nurul sambil mengepalkan tangannya.


" enggak bu, becanda." kata pak gubernur.


" bohong bu, pak gub barusan bilang minta antar ke saya." kata vian


" jangan di dengar bu.. Ternyata pak vian kompor juga nih." kata pak gubernur. saudara saudara astrid dan warga tetangga rumah astrid kaget atas kedekatan vian dengan pak gubernur. Tak lama ada mobil yang dikawal patwal berhenti disana, pak walikota dan bu wulan turun dari mobil dan langsung menjumpai vian dan pak gubernur.


" selamat datang pak walikota dan ibu, ayo silahkan lanjut makan." kata vian


" iya pak wali, kan harus sama masa di beda bedakan." kata pak gubernur


" dulu kami tidak mengadakan resepsi pak, jadi sekarang kita merayakannya sekalian memperkenalkan anak dan menjelaskan yang perlu di jelaskan." kata vian


" bagus itu pak daripada berlarut larut, kita harus menjelaskan kenapa itu terjadi, salut deh atas tindakannya." kata pak walikota. Tak lama datang pak RW, pak lurah, pak camat mereka diberitahukan pak RT yang datang duluan atas undangan pak dani sebelumnya.

__ADS_1


" maaf pak gubernur, pak walikota kami tidak memberikan sambutan, soalnya kami tidak tau akan kehadiran bapak bapak ke rumah warga kami ini." kata pak camat


" enggak masalah pak camat, kami datang kesini sebagai warga kok bukan sebagai gubernur, saya mau silaturahmi sama pak vian dan keluarga." kata pak gubernur


" selamat datang pak camat, pak lurah, pak RW dan pak RT, mohon maaf kalau kami tidak menyambut bapak bapak dan memberitahu tetang ke datangan bapak gubernur dan pak walikota karena kami juga memang tidak mengundang beliau beliau ini secara langsung atau resmi. Kami hanya mengadakan acara silaturahmi keluarga saja dan itu sudah disampaikan ke pak RT disini. Oh iya bapak bapak silahkan untuk makan bersama." kata vian


" betul pak, pak dani waktu itu sudah bilang untuk izin mengadakan acara ini ke saya." kata pak RT


" iya sudah nanti saya akan jelaskan supaya tidak menjadi fitnah dan ada dusta diantara kita." kata pak gubernur, mereka pun makan bersama, setelah selesai makan pak gubernur mengambil mic.


" iya pak jangan kalah sama devan, tadi dia udah ngasih sambutan " kata lily


" hebat aa, sudah berani tampil, memang enggak bakalan jauh dari papahnya." kata pak gubernur


" assalamualaikum, apakabar semuanya, disini saya mau menjelaskan kehadiran saya dan sekalian mau silaturahmi dengan bapak ibu semuanya. Kedatangan saya kesini memang tidak ada undangan resmi, jadi saya hadir disini sebagai teman yang saya rasakan melebihi dari saudara, kenapa begitu karena saya sudah sering ke rumah pak vian menginap disana dan kita juga suka liburan bersama, kami berkumpul di rumah pak vian tidak hanya mengobrol masalah pribadi saja tapi kami juga membahas tentang bagaimana kehidupan warga karena biasanya tidak hanya saya saja yang hadir, ada pak bambang ketua dewan, pak menteri UMKM, pak menteri pendidikan, pak menteri Sosial, pak gubernur B, pak gubernur D, bupati KBB, Bupati P provinsi D, bahkan anak saya dan temannya hampir 3 bulan atau 4 bulan ini setiap hari tinggal di rumah pak vian dan magang kerja di perusahaan pak vian, jadi saya sudah tidak asing dengan keluarga pak vian ini, berkat silaturahmi itu pula banyak hal yang sudah dinikmati sama warga provinsi L ini, misalnya angka pengangguran di kota ini saja mengalami penurunan, dan para petani dari daerah M mengalami peningkatan kehidupan karena bekerja sama dengan perusahaan Dillas, yang menjadi saya bangga adalah hasil pertanian dari daerah kita ini dinikmati oleh turis turis asing bahkan dijadikan oleh oleh. Itu kebanggaan kita, yang tadinya para petani kita menanam dengan tidak mempunyai pola tanam yang baik, setelah dillas bekerjasama pola tanam mereka menjadi teratur, bibit, pupuk bahkan hasil tani mereka pun tidak lagi dipusingkan. Terus jangan jangan pak vian mendapatkan keuntungan dari pertemanan ini, silahkan tanya ke pak walikota apakah ada proyek atau pekerjaan yang pak vian minta, setahu saya untuk perizinan usaha saja beliau tidak mengemis ngemis minta bantuan ke kami, pak vian melakukan sesuai dengan prosedur yang ada, dan menurut saya kami dari pemerintahan yang memanfaatkan beliau untuk menjalankan program program kerja kita, misalnya, pengangguran pak vian membeli petusahaan yang sudah bangkrut dan karyawannya sudah di PHK, sekarang pak vian kembali mempekerjakan mereka di perusahaan LCI, perusahaan kosmetik, dillas bekerjasama dengan para petani, untuk pembiayaan dan pendampingan UMKM oleh bank BLS, karyawan mereka pun difasilitasi perumahan di LAD's Residence, klinik Livi. Mungkin itu yang bisa saya jelaskan, pak walikota mungkin mau menambahkan." kata pak gubernur

__ADS_1


" asaalamualaikum, terimakasih pak gubernur, pak vian, dalam kesempatan ini juga saya mengajak bapak ibu warga kota ini jika memiliki kegiatan usaha bisa langsung ke dinas terkait untuk daftar kegiatan penyuluhan dan pendampingan usaha, sesuai yang dikatakan pak gubernur kami bekerjasama dengan Bank BLS dalam kegiatan tersebut, betul yang dikatakan pak gubernur walaupun saya baru dan tidak terlalu sering bertemu pak vian, saya tidak pernah menerima telepon dari pak vian meminta diberi kemudahan dalam urusan perusahaannya, yang saya suka dapat laporan adalah perusahaan pak vian telah membuka lapangan pekerjaan baru, menambah usahanya di kota ini, tidak pernah mendengar bahwa pak vian meminta pekerjaan, malahan saya yang suka meminta bantuan beliau untuk mengisi seminar seminar, dari laporan dinas ketenagakerjaan bahwa pencari kerja banyak mencari lowongan di perusahaan perusahaan Livi Group, kenapa demikian karena perusahaan perusahaan livi group memperlakukan para pekerjanya dengan baik. saya juga hadir kesini tidak diundang langsung, saya datang kesini karena inisiatif saya sendiri dan ajakan isteri, dia gelisah aja bawaannya katanya pengen bertemu bu lily, bu astrid dan bu dilla, saya sebagai suami daripada disuruh tidur diluar, nurut aja." kata pak walikota sambil tersenyum.


__ADS_2