
di sore hari vian menerima email dari design interior, vian pun memperlihatkan design itu ke lily.
" kalo mamah suka yang ini designnya, menurut papah gimana." tanya lily
" iya itu bagus, elegant. kalo mamah sudah fix, papah akan suruh orangnya langsung mengerjakan" jawab vian.
" iya itu aja." jawab lily
vian mengirimkan gambar yang sudah di pilih lily dan menyuruh agar besok mulai pengerjaan. setelah itu vian dan lily main sama devan.
di malam hari vian dan lily aja yang makan malam karena ika pun izin ke rumah pak adi. vian menyuruh evi untuk manggil pak riki, dia merasa pegal badannya ingin dipijit. setelah sholat isya vian di pijit sama riki, selesai dipijit vian pamit mau ke kamar dan meminta dibuatkan teh manis ke evi. vian pergi ke balkon, menyalakan rokok dan minum air teh sambil membuat catatan di rencana bisnisnya.
seperti biasa di pagi hari vian dan lily mengajak jalan jalan devan di taman, setelah jalan jalan vian dan lily sarapan. vian menyuruh pak riki untuk pergi ke ruko terlebih dahulu karena pekerja yang akan renovasi ruko sudah disana.
jam 11an vian menerima telepon dari riki bahwa di area ruko ada beberapa orang anak muda meminta uang keamanan, karena gak dikasih sesuai dengan yang mereka minta, mereka pun merusak kaca depan ruko. setelah izin ke lily dan menceritakan kejadiannya vian pergi ke ruko di temani pak haris dan putra. sesampainya disana vian melihat ada beberapa pemuda yang lagi malak, vian mendatangi pos keamanan kawasan itu menanyakan kenapa bisa terjadi seperti ini. pihak keamanan menjelaskan bahwa parq pemuda itu dari daerah G, jadi kalo sekarang mereka di usir besok akan datang dengan jumlah yang lebih banyak lagi. akhirnya vian mengerti bahwa masalah ini tidak bisa diselesaikan dengan kekerasan tapi dengan pendekatan. vian berfikir bahwa dia memiliki teman dari daerah sana.
vian menyuruh haris untuk beli kopi dan beberapa bungkus rokok. sambul menyalakan rokok vian menelepon temen waktu sekolah dulu.
"hallo zas, apakabarnya.?"
" baik, lw sendiri gimana vian."
"baik juga, lw dimana nih." kata vian
" gw lg deket kawasan perumahan S." kata rezas
" dimana nya, sama gw juga disitu." kata vian
"ini gw baru sampe di ruko." jawab rezas
__ADS_1
ternyata tadi di ruko ada keributan antara pekerja dan para pemuda karena gak tahan akan ulah anak anak muda itu. vian sambil berjalan kesana, nenyalakan rokok. putra dan haris sudah siap siap bertindak.
pada saat para pemuda mau bertindak ke tindak kekerasan, " apa apain, main sesuka hati di tempat orang, kalo mau uang kerja yang bener, jangan maksa orang begitu." kata vian, "lw siapa, ikut campur." kata salah satu pemuda
"harusnya gw yang tanya, lw itu siapa, seenaknya bikin kerusakan di tempat gw. put, telepon polisi, bukti sudah ada pemerasan sama kekerasan." kata vian
"sebentar dulu, lw vian kan." kata rezas
"emang ada vian lain temen lw zas, gw gak nyangka maenan lw kaya gini." jawab vian
"habis gimana lagi vian, cari kerja susah,"kata rezas malu.
"kalo lw ada keahlian jadi sopir atau keahlian lain gw biasa cariin lw kerjaan, gw lagi cari buat sopir expedisi, dan kemaanan di proyek perumahan." jawab vian
" terus ini ruko lw vian." kata rezas
"iya ini buat istri gw buka cafe, butik, dll. sekarang lw maunya gimana, mau terus bikin onar kaya gini atau mau ada perubahan" jawab vian
" oke kalo lw dan anak buah lw mau berubah, gw akan fasilitasi, tapi kalo masih tetap gak berubah maaf gw akan proses secara hukum. sekarang lw data anak buah lw keahliannya apa. nanti kalo udah siap lw telepon gw. dan gw izin sama lw dari sekarang kalo gw ngelihat anak buah lw bikin onar di daerah ini, gw bakalan habisin. lw tau gw gimana" tegas vian.
" iya vian, kalo gitu gw sama anak anak permisi." jawab rezas.
akhirnya mereka pergi tanpa ada kekerasan lanjutan. vian ngasih tau ke pak riki kalo ada apa apa cepet kabari dan pak riki di tugaskan mulai sekarang di ruko. vian pun ngopi di luar san memberikan rokok ke pegawai. setelah kopi habis dan rokok vian pamit pulang ke rumah.
di rumah lily sudah menunggu dengan khawatir. setelah memperhatikan vian gak apa apa. " pah gimana urusan di ruko." tanya lily
"sudah beres mah, insyaallah mereka gak akan berani datang lagi." jawab vian
vian pun makan siang berdua serelah makan sholat bersama dan masuk ke kamar. vian pergi ke balkon untuk ngecek laporan dan ngerokok. tak lama lily datang kesana dan duduk di samping vian.
__ADS_1
" gimana mah, udah cari buat karyawan di cafe." tanya vian
" udah pah di iklan lowongan pekerjaan dan mamah bikin akun sosial media." jawab lily
" luar biasa...istri papah ini." kata vian
mereka pun becanda di balkon saling peluk dan cium, karena ruang privecy jadi mereka juga gak khawatir akan tindaknya itu. dan mereka pergi ke dalam kamar untuk melakukan ke intiman pasangan. "makasih ya sayank." kata vian sambil mencium kening lily. setelah lama berpelukan vian mandi terlebih dahulu dan meminta lily dibuatkan kopi, setelah mandi dan berpakaian vian ke balkon lagi.
"pah nanti habis ashar kita ke mall yu, makanan sudah habis." kata lily
" iya hayu, bawa aja devan, lilis dan evi." jawab vian
" iya pah, nanti di bilangin ke mereka untuk siap siap." jawab lily
setelah sholat ashar vian dan lily pergi ke supermarket belanja kebutuhan sehari hari dan makanan devan. devan di dorong di kereta bayi oleh lilis, evi dorong kereta belanjaan di bantu haris. setelah selesai berbelanja lily mengajak vian dan yang lainnya makan di restoran. setelah makan mereka pulang.
*********************** ***************
semenjak kejadian itu di kawasan ruko dan sekitarnya aman tanpa ada orang yang berani melakukan tindakan pemalakan lagi.
gak kerasa seminggu progres renovasi interior ruko pun berjalan dengan lancar untuk butik sudah kelihatan bentuknya, cafe pun sama sebagian perlengkapan meja kursi sudah datang dan di tata. tinggal finishing aja.
" mah kayanya sebentar lagi ruko selesai mau openingnya kapan, besok kita mau pergi family gathering BLS, oh iya telepon bapak sama ibu mau ikut gak." kata vian
" iya mah telepon, kita belanja nanti sore ya buat persiapan disana. " jawab lily
"kalo orang tua aku ikut." kata vian setelah mematikan telepon dari bu ningsih
" sama ibu sama bapak juga ikut, sore mereka kesini." jawab lily.
__ADS_1
vian pun menyewa kembali bis yang kemaren di pake ke pantai A.