
Selesai makan malam, mereka mengobrol sebentar lalu pak menteri dan pak gubernur pamitan pulang. Vian membuat kopi lalu menyalakan rokoknya. setelah habis kopinya vian kembali ke kamar. Para isterinya masih mengobrol.
" pah besok sudah janjian sama dokter anita jam 10, sekalian immunisasi de avin dan de alea sama kalau HPLnya sudah ada sekalian pesan kamar perawatannya. Habis itu kita pergi cari barang barang untuk persiapan lahiran shinta sekalian jalan jalan ya." kata lily
" oke. papah bebas kok belum ada rencana kemana mana." kata vian. Setelah mengobrol mereka istirahat..
Di pagi hari vian menjalankan aktivitas seperti biasa.. Lari di komplek perumahan, setelah cukup berkeringat vian kembali ke rumah, vian minum air putih dalam kemasan yang tersedia di meja depan rumah. Vian meminta dibuatkan susu panas, setelah menikmati susu panas, vian menyalakan rokoknya. vian masuk ke dalam untuk mandi karena mau pergi ke rumah sakit. Selesai berganti pakaian vian dan isterinya pergi ke tempat sarapan. Devan sudah mandi dan memakai seragam sekolah.
" kok mamah lupa ya... Maafin mamah ya aa sayang, karena enggak bisa mengantar kamu sekolah di hari pertama kamu masuk sekolah." kata lily
" iya aa maaf ya, hari ini soalnya papah sama mamah lily, mamah astrid, mamah dilla dan mamah shinta mau ke rumah sakit. Besok papah anterin deh." kata vian merasa bersalah kepada anak pertamanya itu
" enggak apa apa pah.. Mah... Aa kan ada lilis sama nenek yang nemani aa, lagian kan aa udah besar kok." kata devan
" makasih ya nak..." kata lily
" iya tenang aja ada nenek neneknya yang menemani devan kok. Lagian nanti juga kalian akan susah untuk mengantar devan, sama biar devan juga menjadi anak mandiri dan khawatir juga nanti kalau diantar kalian akan heboh lagi." kata bu retno
" makasih ya bu." kata vian
" hebat aa, udah sekolah, ganteng pakai seragam sekolah." kata ika
" enggak pakai seragam juga aa udah ganteng bi ika, aa kan ganteng dari lahir." kata devan
__ADS_1
" bu nanti photo sama videoin aa ya.... Please." kata lily
" iya nanti ibu kirim ke kamu." kata bu retno. selesai sarapan orangtua dan mertua vian pun pergi ke sekolah bersama devan dan lilis. Anak anak SPI pun sama pergi ke kantor. Sedangkan vian dan isteri isterinya pergi ke kamar untuk siap siap ke rumah sakit.
Devan sampai sekolah jam 7.37, karena hari pertama sekolah ini masuknya jam 8.00 karena masih masa pengenalan, akan tetapi kalau untuk SD, SMP, SMA, dan SMK masuknya jam 7.00. Devan begitu ceria di hari pertama dia sekolah. Ada 16 orang siswa lainnya yang akan menjadi temannya devan.
" Assalamualaikum anak anak, gimana nih kalian gembira masuk sekolahnya." kata ibu puji kepala sekolah TK
" waalaikumsalam... Gembira bu guru." jawab mereka
" ibu minta kalian memperkenalkan diri kalian ya, supaya teman temannya bisa mengenal." kata ibu puji
" baik bu." jawab mereka
" assalamualaikum semuanya, perkenalkan nama aku devan biasa dipanggil aa kalau di rumah, nama papah aku Vian permana dan mamah aku namanya Lily anggraeni Bowo, aku anak pertama, aku punya adik namanya de qinar, terus ada lagi namanya de avin tapi itu adik aku dari mamah astrid sama de alea itu adik dari mamah dilla. Sebentar lagi aku juga mau punya adik lagi dari mamah shinta, makanya papah sama mamah mamah aku enggak datang karena mau ke rumah sakit, aku minta doanya ya semoga adik adik aku sehat, dan untuk mamah shinta juga semoga lancar melahirkan adik akunya. Aku suka berenang sama naik kuda, nama kuda aku thunder... Tuh disana kandangnya, ada juga mocha sama mochi tapi kandangnya jauh di pabrik LA, kalau temean teman semua mau lihat sapi, kambing juga ada disana. itu aja bu guru perkenalannya.. Salam kenal semuanya ya. Tetimakasih." kata devan
" beri tepuk tangan untuk devan. Ayo selanjutnya siapa." kata bu puji.. Orang tua siswa TK pun ada yang memuji keberanian devan dan mereka pun tau bahwa devan ini anak dari bos suaminya bekerja. Satu persatu teman teman devan memperkenalkan dirinya tapi mereka tidak sepanjang devan perkenalannya. Devan dan teman twmannya pun di ajak sama bu puji dan 2 guru lainnya untuk mengenal lingkungan sekolahnya terlebih dahulu.
Jam 8.37 menit vian dan yang lainnya pergi ke rumah sakit, karena di perjalanan macet mereka baru sampai jam 9.47 menit. Di perjalanan lily audah mengabarkan kepada dr. Silvy, mereka di sambut dr. Silvy dan suster disana. Lalu membawa de alea dan de avin ke ruang pemeriksaan anak begitu pula de qinar lily mau memeriksa kesehatan dia. Sedangkan shinta dibawa ke ruang pemeriksaan kandungan dr. Anita, shinta di periksa oleh suster terlebih dahulu setelah itu baru di periksa dr. Anita.
" wah posisi bayinya sudah di bawah nih bu, perkiraan lahiran sekitar 1 mingguan lagi. Bayinya sehat banget nih, sepertinya sudah ingin melihat papah sama mamahnya, ibu shinta harus banyak berjalan dan melatih pernafasannya ya." kata dr. Anita
" baik dokter, memang saya setiap hari suka jalan jalan di rumah." kata shinta
__ADS_1
" bagus kalau begitu, ibu harus menajaga kesehatan, jangan banyak kefikiran nanti malah menjadi ketakutan sendiri, rilex saja." kata dr. Anita
" baik dokter, terimakasih banyak, iya dr. Silvy saya juga mau booking kamar perawatannya dari sekarang." kata vian
" baik pak, nanti saya aturkan seperti biasa." kata dr. Silvy
" kalau ada apa apa kabari saja isteri saya ya." kata vian
" oh.. Baik pak." jawab dr. Silvy. Jam 11.27 menit Vian dan yang lainnya pamitan, lalu diantar dr. Silvy. Vian dan isteri serta anaknya pergi ke restoran untuk makan siang terlebih dahulu sebelum mereka pergi belanja keperluan perlengkapan lahiran dan kebutuhan rumah lainnya. Mereka makan siang di restoran biasa mereka, vian memesan sop buntut dan minumannya lemon tea.
" pah lihat si aa, berani banget dia." kata lily memperlihatkan video devan dari ibunya.
" benar benar sok jadi kakak ya, tapi lihat sampai dia minta dia untuk adik adiknya juga." kata lily
" ih.. Aku tersentuh banget, aa ingat sama adik adiknya." kata astrid dan dilla serta shinta.
" pah nanti study tournya bawa ke pabrik LA aja ya aa sama teman temannya." kata lily
" mamah harus tanya sama kepala sekolah dan gurunya dong, walaupun itu sekolah kita, jangan sampai kita mengganggu program yang mereka sudah siapkan juga." kata vian
" maksud mamah begitu, nanti kita kasih masukan ke mereka, kalau bisa pas pembukaan restoran dan perayaan ulang tahun aa." kata lily
" bagus juga ide mamah, selain mereka juga dapat pengetahuan dan liburan. LA juga bisa promosi secara tidak langsung." kata vian. Makanan yang dipesan pun datang, Mereka makan siang bersama. Selesai makan vian pergi untuk merokok terlebih dahulu bersama pak edi dan haris.
__ADS_1