Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Rencana Usaha Livi kedepannya 3


__ADS_3

Sambil makan vian menjelaskan apa yang sudah dibicarakan kepada dimas dan kawan kawannya. Vian pun memperkenalkan mereka kepada para direktur dan penanggung jawab perusahaan livi group. Vian dan yang lainnya sudah selesai makan.


" banyak yang harus kalian kerjakan kedepannya, salah satunya membuat aplikasi tracking barang kiriman, kalau memang perlu orang lagi kalian ajukan atau kalian bisa rekomendasikan." kata vian


" baik pak, untuk orang yang akan membuat aplikasi saya da teman yang memang dia menguasi dalam hal pemograman berbasis android." kata tio


" iya sudah kamu coba tanyakan ke dia mau enggak bekerja di livi group, kalau memang mau masukan lamarannya ke group livi." kata vian


" iya pak, nanti saya tanyakan ke dia apa mau bekerja di livi group ini." jawab tio


" kalian kerjakan apa yang sudah kalian kerjakan saat ini aja dulu." kata vian


" baik pak." jawab mereka


" dalam era digital saat ini, livi group harus bisa memanfaatkannya baik dari sisi promosi ataupun penjualan, jangan sampai tertinggal, misalnya sosial media sekarang kita bisa pakai untuk promosi atau penjualan selain di e-commerce, tapi perlu di ingat dengan adanya era digitalisasi segala bentuk entah itu komentar positif ataupun negatif akan terus ada disana, oke kalau itu positif kalau negatif tentang perusahaan kita bagaimana, jadi balik lagi ke yang saya katakan tadi bahwa perlunya penanganan konsumen dengan baik, entah itu negatif sekalipun komentarnya kalian harus merespon dengan cepat supaya konsumen lain tidak merasa khawatir, di e-commerce selain dari tampilan produk dan harga, komentar komentar pembeli juga menentukan konsumen membeli di toko kita, respon, packing, kesesuaian barang, pengiriman," kata vian


" tapi a kemarin ada yang beli di toko online kita, dia memberikan komentar ketidak puasannya, kita sudah merespon tapi tidak ada itikad baik dari dia, itu bagaimana." kata ika


" yang jelas kita sudah merespon dia, kalau ada kolom tanggapan kita berikan tanggapan disana, sama bukti sekalian, karena bisa saja itu dari kompetitor atau saingan kita, jadi orang yang melihat komentar negatif itu pun akan mengerti bahwa apa yang disangkakan si pemberi komentar tersebut tidak bisa menjadi alasan. Respon kita yang akan menentukan." kata vian


" iya sih om, sepertinya itu dari pesaing SPI, kita juga sudah kasih tanggapan kok, kita juga berikan alternatif apakah barang itu mau kita ganti, atau dikembalikan uangnya dan batang yang sudah kita kirimkan tidak harus dikembalikan." kata silvy


" iya sudah kalau memang sudah kalian lakukan, tidak harus diambil pusing juga, yang terpenting kita sudah memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen. Untuk masalah pengiriman katena kalau di E-commerce itu sudah bekerjasama dengan expedisi jadi yang utama setelah pembeli melakukan check out dan membayarnya segera kemas dan kasih ke expedisi, paling lama 1 hari itu harus sudah terkirim ke expedisi." kata vian


" iya a, kita selalu utamakan itu." kata ika


Tak lama datang pak bambang, pak menteri UMKM dan pak gubernur B.


" kita ganggu enggak nih." kata pak bambang


" iya nih, dikira tidak sedang ada acara." kata pak menteri UMKM

__ADS_1


" enggak pak kita sedang ngobrol santai saja sambil membicarakan rencana usaha livi kedepannya seperti apa, dan kendala kendala yang dihadapi sekarang apa." kata vian


" kalau belum makan silahkan makan malam dulu, atau sedang diet nanti kita makan jagung bakar dan BBQ aja." lanjut vian


" kita nunggu jagung bakar sama BBQan aja pak," kata pak menteri UMKM. Vian memanggil indra supaya menyiapkan pembakaran dan meminta marni untuk membuat susu panas dan kopi. Vian pun melanjutkan obrolan


" untuk LCI dan LA dalam melakukan packing itu harus benar benar hati hati, terutama LCI karena ada bahan kosmetik yang cair atau cream jangan sampai cacat waktu pengiriman. Karena packing juga suka menjadi penilaian dari konsumen, jangan sampai packing asal asalan." kata vian


" kita sudah memberikan bublewrap pak kalau pengiriman." kata opik


" sama pak di LCI juga selain itu kita kasih dus juga." kata pak rudi


" nah itu pun harus kalian perhatikan dalam memberikan harga ya. Perlu diingat juga kalian harus memperhatikan distributor atau agen kalian, jangan sampai mereka menjadi saingan kita yang seharusnya kita sinergi." kata vian


" ini obrolan yang luar biasa, nanti saya akan membuat seminar saya harap pak vian bisa mengisi acaranya ya." kata pak menteri UMKM


" bayarannya harus mahal loh pak, jangan hanya ucapan terimakasih saja ya." kata pak bambang


" itu harus diadakan pak, bimbingan bingan seperti ini terhadap pelaku usaha UMKM." kata pak bambang


" betul pak, setelah mengamati obrolan disini, saya menjadi ada ide." kata pak menteri UMKM


" tinggal atur jadwal saja pak, saya sesuaikan waktunya." kata vian


" siap pak, nanti saya suruh orang untuk membuat perencanaan kegiatannya." kata pak menteri UMKM


" oh iya pak, kita mendapatkan surat izin kunjungan ke pabrik LA dari kampus, katanya untuk kunjungan industri." kata opik


" iya sudah kamu atur saja, untuk fasiltas disana kan sudah dibuatkan jadi enggak akan mengganggu operasional pabrik juga." kata vian


" tapi pak, untuk yang menerangkannya siapa, saya masih gugup." kata opik

__ADS_1


" ini kamu bisa ngomong, kenapa gugup." kata vian


" ini beda pak," kata opik


" jadi kalian semuanya harus bisa bicara didepan umum, yang jelas kalau waktu kita bicara jangan sampai kita membicarakan apa yang tidak kita kuasai misalnya kita jago di masalah produksi, kita jangan sampai membicarakan masalah laporan keuangan dan sebaliknya. Iya sudah kamu atir aja waktunya nanti kamu kasih kabar kapan kapannya. Kamu juga harus siap kalau saya suruh kamu tampil." kata vian


" kamu masih mending pik di omongin dulu, saya aja pernah lagi duduk santai langsung di suruh bicara di depan forum." kata lily


" wah gawat ini, isterinya aja digituin apalagi saya." kata opik, yang lain pada ketawa


" itu kan untuk kebaikan mamah juga, kalau enggak dibegitukan kapan mau dan bisanya." kata vian


" iya sih, tapi bikin keringet dingin pah, gemeteran tau." kata lily


" iya a, SPI juga ada permintaan kunjungan dari kampus ika dulu untuk supaya mahasiswa tau cara pengelolaan perusahaan dan proses usaha SPI. Ika bingung mau dibawa kemana, soalnya kalau kunjungan industri harus ke pabrik sedangkan pabrik ada di KBB." kata ika


" kamu tanya saja ke dosennya, kamu jelaskan bahwa untuk operasional ada disini tapi kalau untuk proses produjsi ada di KBB, mereka maunya kemana. Di SPI banyak yang bisa bicara jadi enggak perlu aa turun tangan." kata vian


" aa perlu lah turun tangan, walaupun mereka dibawah kita, tetap aja gugup a." kata ika


" itu ada silvy, anisa, amira, febby, nirmala." kata vian


" aku belum berani om." kata anisa


" iya om kita belum berani." kata yang lainnya


" kalau begitu kapan kalian bisa, iya sudah nanti setiap bulan kalian semua harus membuat presentasi mengenai peran kalian pegang selama ini, kalau enggak kalian harus ikut kalau ada acara acara dan harus siap bicara." kata vian


" saya mendukung pak, masa kalian kuliah tidak berani untuk bicara," kata pak menteri UMKM


" beda pak, bicara seperti ini dengan di forum itu." kata anisa.

__ADS_1


pembicaraan pun terus berlangsung sambil menikmati suau panas dan kopi serti jagung bakar.


__ADS_2