
Diskusi pun berlanjut, setelah mengetahui perusahaan vian ada yang lainnya dan bisa menjadi agen dan reseller, peserta pun banyak yang ingin menjadi agen dan reseller. Vian pun menyuruh lily, astrid dan dilla memberikan paket LAD's kepada yang memberikan pertanyaan dan yang mau menjadi reseller supaya mereka mencoba sendiri produk tersebut sebelum memasarkannya kepada orang lain.
" terimakasih loh pak, sudah mau hadir disini." kata pak walikota
" sama sama pak, ini kota saya dibesarkan, sudah sepatutnya saya membantu." kata vian
" saya mendengar pak gubernur mau berangkat umroh ya." kata pak walikota
" benar pak akhir bulan ini, kebetulan bareng sama saya berangkatnya, kayanya sehari sebelum berangkat beliau ke rumah saya." kata vian
" kapan berangkatnya." kata pak walikota
" tanggal 24 bulan ini pak. main pak ke rumah, pak bambang setiap malam suka ke rumah" kata vian
" insyaAllah pak, nanti saya main kesana sama keluarga." kata pak walikota
setelah melakukan photo bersama, acara pun selesai, vian pun pamitan kepada pak walikota dan panitia penyelenggara.
" mau makan siang dimana." kata vian
" di restoran C aja pah." kata lily, vian pun menyuruh pak edi ke restoran C. Sampai di restoran vian memesan makanan begitu pula yang lainnya.
" habis ini mau kemana lagi." kata vian,
" ke mall aja pah." kata lily
" iya pah, aku perlu beli baju hamil, sekalian buat persiapan umroh." kata astrid.
selesai makan vian pergi untuk merokok dulu sambil menunggu lily, astrid dan dilla selesai makan.
Setelah semua selesai makan, vian dan isterinya pergi ke mall, karena lily yang tau dimana saja lokasi toko yang menjual pakaian hamil, dia pun membawa astrid dan dilla pergi ke toko yang menjual pakaian hamil tersebut. Astrid dan dilla pun memilih baju yang pas untuk mereka.
" pah aku beli ini boleh." kata astrid
" iya udah kalian beli aja tergantung kalian, yang penting kepake ya." kata vian
" iya pah, tetimakasih." kata astrid dan dilla
" sekalian aja kita cari untuk perlengkapan umroh ya pah." kata lily
" iya sayank, nanti ibu dan yang lainnya tinggal ajak lagi aja kesini, tapi kalau ada yang tau ukuran mereka mamah beli aja, pasti ada yang ambil." kata vian
" iya pah," jawab lily lalu memilih di toko yang biasa menjual untuk perlengkapan umroh dan haji tak lupa buat devan dan de qinar.
" kalian juga pilihin buat ibu ya, khawatir nanti enggak sempet lagi." kata vian
__ADS_1
" iya pah." jawab astrid dan dilla
" mah coba tanya ke dr. Silvy apa tasnya sudah di terima, papah menyuruh pak dede untuk mengantarkannya." kata vian
" iya pah, aku tanya sama dr. Silvy." kata lily
Mereka pun asyik berbelanja terutama si kembar tiga. Karena sudah lama mereka pulang ke rumah, sampai di rumah lily mengajak astrid untuk langsung masuk ke kamar, mereka langsung bersih bersih dan berganti pakaian, setelah itu mereka istirahat
Selesai magrib lily mengajak astrid dan dilla turun untuk makan malam tetapi lokasinya tidak di ruang makan akan tetapi di taman, astrid yang melihat kondisi taman sudah dihias pun kaget.
" terimakasih ya pah, mbak dan yang lainnya sudah bikin kejutan lagi untuk aku." kata astrid
" mamah astrid, selamat ulang tahun ya." kata devan dia pun memberikan kado kepada astrid, lalu lily dan dilla.
" terimakasih aa sayangnya mamah." kata astrid
" terimkasih ya aa." kata lily dan dilla, lily pun mengambil hadiah yang sudah dibelinya lalu menyerahkan kepada astrid, dilla. dia pun mengambil jatah untuk dirinya. Selanjutnya mereka pun makan malam bersama termasuk neneknya lily dan bi rina serta keluarganya.
" aa, astrid dan dilla kan udah masuk 4 bulan, kita adakan syukuran 4 bulanan sama nanti kita juga adakan syukuran keberangkatan kita umroh ya." kata ibu ningsih
" acara 4 bulanannya kalau ibu asti sama ibu sri sudah datang aja bu, terus syukuran umroh sekalian aja sama bimbingan dari travel." kata vian
" iya syukur kalau kamu sudah menentukan waktunya." kata ibu ningsih
" oh iya bu, tadi lily sudah beli sebagian untuk perlengkapan umroh, kalau memang enggak cocok nanti beli lagi aja ya." kata lily
" nanti ibu lihat, besok kan rencana ibu mau pergi belanja juga." kata ibu retno
" kalau ibu kalian kapan datang kesininya nak." kata ibu ningsih
" besok bu." kata astrid dan dilla
" kalau gitu kita besok jemput terus belanja aja ya." kata bu retno
" iya sudah, mau pakai 2 mobil apa mau pakai minibus." kata vian
" 2 mobil aja deh soalnya kalau pake minibus susah parkirnya di mall." kata ibu retno
" iya sudah kalau begitu bisa pakai mobil kita." kata vian
" papah enggak kemana mana gitu." kata lily
" belum ada jadwal, papah mau cek cek mess dan kamar tamu aja, kalian udah pindah kesana." kata vian
" udah aa, tadi kita pindahannya." kata ika
__ADS_1
" syukur kalau begitu, kalian ambil tas umroh kalian masing masing sesuai namanya ya, periksa apa yang kurang kalian butuhkan selama disana, kalau masih keburu kalian buat kerudung yang sama." kata vian, selesai makan vian menyalakan rokoknya. Vian menerima telepon dari pak gubernur L bahwa dia akan ke jakarta hari ini bersama isteri, febby dan temannya, mereka bilang akan sampai jam 7.40 malam di bandara jakarta, vian pun bilang nanti akan ada yang menjemputnya di bandara. Setelah telepon di tutup Vian mengirim nomor pak dede, setelah itu vian menyuruh pak dede untuk menjemput pak gubernur L di bandara.
" boleh tuh a, nanti ika kondisikan dengan bagian produksi." kata vian
" kalau ada yang kurang kalian beli, sama cek kondisi cuaca disana." kata vian
" iya a." kata ika
" untuk sella dan selly cek juga buat orang tua kalian ya, kalau ada yang kira kira dibutuhkan sama kalian kasih tau sama teman teman yang ada di surabaya." kata vian
" baik pak." kata sella dan selly
" pah kita tidur di kamar tamu yu, astrid dan dilla enggak usah di ajak." kata lily
" enak aja, kalau gitu mbak sendiri tidur disana." kata astrid
" iya udah ibu juga mau mencobanya." kata bu retno
" ibu juga mau coba kalau gitu." kata bu ningsih
" ibu ini ya, nanti dengerin kita lagi." kata lily
" iya sudah bu, kalau mencoba tidur disana." kata vian
" boleh dong saya juga mencobanya." kata pak bambang yang baru datang bersama ibu sisil, ibu sisil memberikan kado kepada astrid
" silahkan aja pak." kata vian
" pak, ibu, aku udah dapat kamar dong di mess." kata silvy
" ini beneran kalian mau tinggal disini." kata pak bambang
" iya pak, disini bareng yang lainnya juga pak jadi rame." kata silvy
" kita udah bawa sebagian baju baju kita kesini dari rumah." kata silvia
" bapak beli rumah dekat pak vian ternyata enggak ngaruh ya, jadinya merepotkan pak vian." kata pak bambang
" enggak apa apa pak, lagian disini juga rame rame dan masih kepantau." kata vian
" itu pak tas umroh sudah ada, barangkali mau dibawa dan di cek terlebih dahulu, jadi nanti bisa langsung packing disana untuk tambahnnya." lanjut vian
" boleh pak, terimakasih banyak nih." kata pak bambang.
Tak lama vian menerima telepon dari pak gubernur D dan pak Bupati bahwa mereka sedang liburan ke jakarta dan akan berkunjung.
__ADS_1
" sepertinya kita enggak bisa mencoba malam ini mah, bu, pak gubernur D dan pak Bupati KBB mau kesini juga.
Setelah itu Vian pun menyuruh indra untuk mengambil tas buat pak bambang dan ibu sisil.