Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Jangan Takut Akan Perbedaan Pendapat


__ADS_3

Mereka berdua pun terus mengobrol, shinta penuh keyakinan dengan posisi dia saat ini.


" aku akan tunjukan ke mereka bahwa aku bisa bangkit dan berhasil." kata shinta


" bagus kalau kamu memiliki pemikiran seperti itu." kata vian


" iya berkat bantuan aa, ibu jadi tambah semangat lagi, mengapa waktu itu aku bilang ke aa bahwa aku pengen punya toko, iya karena ibu." kata shinta


" terus adik kamu gimana." kata vian


" dia tahun depan lulus SMA. Aku lagi mempersiapkan biayanya." kata shinta


" iya sudah kalau dia mau nanti kuliah di universitas Livi aja. Jadi kamu enggak usah khawatir biayanya. Tahun depan kan universitas livi sudah mulai membuka mahasiswa baru." kata vian


" beneran a, dan enggak apa apa." kata shinta semangat


" kapan saya bohong sama kamu, itung itung jadi promosi." kata vian


" iya udah nanti kalau ada brosurnya aku kasih ke dia deh. Terimakasih ya a sebelumnya." kata shinta lalu dia mencium pipi vian.


" kamu fokus aja ke kerjaan kamu, kalau ada apa apa kamu bilang aja ya jangan ada yang kamu tutup tutupi." kata vian


" iya aa sayang, makasih ya. Aku bahagia banget " kata shinta, dia pun merangkul vian


mereka pun mengobrol sambil makan roti bakar yang tadi dipesan. Selesai makan shinta pun tiduran dipangkuan vian. Vian pun mengelus rambut shinta. Shinta pun mengelus pusaka vian, dan akhirnya pemanasan babak kedua pun dimulai. Vian dan shinta pun masuk ke kamar dan melakukan permainan babak kedua, setelah mencapai puncaknya bersama, mereka pun tertidur berpelukan dibawah selimut.


Di Pagi hari vian bangun, setelah minum air putih dia pun pergi mandi, setelah sholat dia pun menelepon Lily membangunakan mereka supaya sholat. Setelah itu vian membangunkan shinta supaya mandi dan sholat. Vian pun pergi ke kursi taman belakang.

__ADS_1


" aa mau dibuatkan kopi." kata shinta setelah dia sholat.


" boleh, terimakasih ya sayang." kata vian. Tak lama shinta datang membawa kopi dan duduk di sebelah vian


" a, kita kapan pulang." kata shinta


" besok siang jam 12 dari sini." kata vian


" asyiiik, aku masih bisa berduaan sama aa." kata shinta


" kamu mau jalan jalan kemana." kata vian


" terserah aa aja, aku ikut aa." kata shinta


" kalau belanja oleh oleh besok aja ya, sekalian kita pulang, dari sini pagi jadi kita bisa ke tempat oleh oleh dulu, setelah nanti rapat kamu bisa coba fasilitas di resort ini." kata vian


Jam 7 vian mengajak shinta pergi sarapan ke restoran, vian juga sambil mengecek bagaimana pelayanan resort tersebut. Selesai sarapan vian pun berkeliling resort bersama pak made dan shinta, setelah berkeliling vian melakukan rapat dengan tim keuangan dan marketing.


" selamat pagi semuanya, maaf saya baru bisa hadir disini lagi, bagaimana kondisi keuangan dan marketing resort ini." kata vian


" kondisi keuangan saat ini cukup bagus pak, karena tamu yang datang kesini sudah naik dari waktu dulu dan setiap hari ada tamu yang menginap dan akhir pekan penuh. Selain itu juga pemasukan dari tamu yang hanya makan dan menggunakan fasilitas resort ini juga banyak itu sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan." kata Amelia bagian keuangan


" seperti yang sudah di sampaikan ibu amel, kita berusaha menarik pengunjung untuk datang kesini walau mereka tidak menginap, kita mendapat pendapatan dari makanan dan minuman. Kita promosi melalui sosial media, dan mengirimkan surat ke perusahaan perusahaan melalui email." kata Adit marketing


" terimakasih atas kerja keras kalian, saya harap kalian tidak lekas puas, cari inovasi baru untuk menarik pengunjung baik yang menginap ataupun hanya berkunjung menikmati suasa resort ini. Jadi kasih kesan yang bagus buat mereka karena kita ini perusahaan jasa, jadi pelayanan kita hatus memuaskan pelanggan tentunya dalam hal positif. Semalam saya dan pak made sudah melakukan uji coba jagung bakar, dan saya lihat antusias pengunjung sangat responsif dan untuk masalah jagungnya sedang dalam perjalanan sekitar 2 kwintal untuk test lagi. Nanti bagian keuangan hitung HPPnya berapa dan harga yang layak untuk dijual berapa, kalau saya jual di cafe surabaya itu 15 ribu sampe 25 ribu seauai dengan rasa yang dipesan." kata vian


" iya pak semalam kita sampai kewalahan, walaupun itu gratis tapi respon pengunjung bagus mereka menanyakan apa maaih ada walaupun harus bayar." kata pak made

__ADS_1


" hal seperti ini yang kalian harus lakukan, kita buat terobosan terobosan baru. Saya juga suka promosikan kalau saya mengisi acara acara." kata vian


" baik pak, akan kami kerjakan." kata mereka


" kalian jangan khawatir, kalau kalian bekerja keras dan hasilnya bagus, kami tidak akan melupakan kerja keras kalian. Oh iya kalau ada apa apa, kalian langsung saja sampaikan jangan merasa segan atau takut kalau ada saran dan kritik. Sampaikan melalui shinta, dia ini sekretaris livi group, saya jamin juga kerahasian kalian dan kalau saya harus datang kesini juga sampaikan ke saya dan ke shinta supaya ada pengingat ke sayanya. Perlu kalian ketahui sekarang livi group sedang membangun sekolah dan universitas dan nantinya kalau mereka mengadakan study tour saya akan arahkan kesini, dan karyawan karyawan yang ingin berlibur ke bali saya juga rekomendasikan kesini. Kalau ada hal yang ingin dibicarakan langsung kepada saya, bisa langsung saya disini sampai besok pagi, dan akhir bulan depan saya, keluarga, teman dan tim direksi, manajemen serta distributor LNI akan mengadakan perjalanan Ibadah umroh. Dan mungkin nanti juga dari diatributor LNI akan ada yanh datang kesini karena kalau enggak salah ada hadiah liburan. Nanti tim keuangan koordinasi saja lewat shinta mengenai keuangannya." kata vian


" baik pak." kata mereka


" oh iya pak, jagung yang dikirim sudah sampai dari surabaya." kata pak made


" iya sudah buatkan buat semua karyawan, rasa apa saja yang ada, tanya mereka satu satu, nanti kasih masukannya, kalau sudah tim marketing buat semanirk mungkin di sosial media." kata vian


" baik pak akan saya perintahkan." kata pak made


" untuk pembayaran jagungnya bagaimana pak." kata Amelia


" nanti saya kirimkan nomor rekeningnya, kalau enggak salah harga per kilonya enggak sampai 25 ribu, 1 kilo itu ada 4 sampai 7 buah." kata vian


" bagus pak kalau begitu, dijual 20 ribu per buah aja sudah bagus keuntungannya,." kata ibu amelia


" ingat masukan juga ongkos kirimnya ya, jadi semakin banyak yang dikirim semakin banyak juga biaya yang kita hemat jadi keuntungan juga semakin besar. Tapi untuk perhitungan di keuangan ambil saja ongkos kirim yang tertinggi supaya enggak pusing." kata vian


" betul pak." kata ibu amelia


" saya harap hal seperti ini juga kalian sering sering lakukan untuk saling sharing, dan mungkin ada masukan untuk inovasi selanjutnya seperti apa, karena pemikiran satu orang dengan banyak orang pasti berbeda, jangan takut akan perbedaan pendapat, tapi ingat jangan gara gara hal tersebut kalian bermusuhan." kata vian


" baik pak. Kami mengerti." kata mereka

__ADS_1


Tak lama ada karyawan yang masuk membawa jagung bakar, yang disana pun mencobanya. para karyawan pun memberikan komentar baik.


__ADS_2