Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Bertemu Karyawan Dillas 2


__ADS_3

para karyawan saling pandang satu dengan yang lainnya. Apalagi karyawan Fresh graduate. vian memjnta pak wahyudi memanggil pak maulana dan security lainnya untuk ikut dalam pertemuan itu.


" terimakasih pak atas waktu yang diberikan, perkenalkan saya icha bagian keuangan. Saya ingin menanyakan apakah boleh kita mengajukan kepemilikan rumah di LAD's Residence atau mungkin bapak bisa membangun perumahan untuk khusus karyawan dillas, satu lagi pak apakah kita juga bisa memakai jasa pelayanan klinik livi yang ada disana. Terimakasih pak." kata icha


" satu satu aja ya saya jawabnya supaya enggak ada yang terlewat, dan mungkin pertanyaan ini juga mewakili sebagian atau bahkan seluruh karyawan dillas ini, untuk saat ini belum memungkinkan kalau untuk membangun perumahan baru di lokasi berbeda karena lokasi dan lahannya juga kemungkinan akan lebih jauh dari LAD's Residence. kemarin saya dan pak wahyudi sudah melihat ke lokasi perumahan LAD's Residence, disana akan dibangun sekitar 78 unit rumah berbagai type ada type 36 dan 45, untuk unit rumah tersebut sudah dipesan sama karyawan LCI sebanyak 57 unit dan kemungkinan bisa bertambah, terus gimana untuk karyawan dillas, untuk karyawan LCI dan Dillas saya alokasikan perumahannya disana karena maaih ada lahan dan mudah mudahan pembelian lahan baru di belakang lokasi sekarang jadi kebeli, menurut saya enggak terlalu jauh dari sini. Jadi silahkan bapak ibu yang mau memiliki rumah di kolektifkan nanti kasih ke bu icha, dan bu icha koordinasi dengan pak wahyudi dan bagian HRD, siapa saja yang boleh mengambil perumahan itu, paling minimal sudah 3 bulan bekerja dan tidak memiliki riwayat jelek dari HRD. Gimana kalau nanti keluar kerja karena tidak betah kerja disini padahal sudah ambil rumah, kalau memang statusnya masih menyicil maka Bank akan mengambil alih itu dan mengembalikan uang yang sudah masuk sebesar 60%nya, sama kalau itu dikeluarkan perusahaan karena alasan alasan tertentu. bapak dan ibu tidak harus mengeluarkan uang untuk DP, jadi cicilannya pun akan disesuaikan dengan gaji bapak dan ibu terima, cicilannya akan di potong oleh bu icha ini, mungkin pak yudi bisa membagikan selebaran rumah LAD's Residence beserta cicilannya." kata vian, pak wahyudi membagikan brosur yang kemarin dia ambil di kantor L-Pro.


" silahkan bapak dan ibu lihat lihat dulu, nanti diskusikan dengan isteri atau suami juga orangtua kalian yang belum memiliki isteri atau suami, sesuaikan dengan kebutuhan dan kesanggupan bapak ibu sekalian untuk membayarnya. Bapak ibu bisa survey ke lokasi perumahan. Untuk hal pelayanan kesehatan silahkan bapak ibu mempergunakan fasilitas klinik livi, nanti perusahaan akan mengakomodir asuransi kesehatan selain asuransi dari pemerintah, itu kerjasama bentuknya dillas dan bank BLS, doakan saja supaya klinik livi yang ada disini juga bisa lengkap seperti rumah sakit pada umumnya, kalau untuk rawat inap sekarang sudah ada disana, tunjukan saja kartu karyawan bapak ibu sekalian nanti akan dilayani. kalau membutuhkan ambulance nanti telepon saja ke pihak klinik, dan untuk penanganan awal disini harus disiapkan ruangan khusus, atau untuk penyakit ringan." kata vian

__ADS_1


" baik pak saya akan bangun ruangan kebetulan sekarang diaini masih tahap renovasi juga." kata pak wahyudi


" sekalian bangun kantin pak yudi, cari saja orang yang bisa masak nanti sistemnya dia karyawan dillas jadi diperlakukan sebagai karyawan sebagaimana mestinya tapi dia untuk bagian dapur. Dia harus bisa menyiapkan untuk makan siang untuk shift pagi, makan sore untuk yang shift siang dan makan malam yang shift malam atau yang bekerja lembur, untjk tambahan penghasilan dia dia diperbolehkan untuk menjual minuman dan rokok saja. Untuk masalah gaji silahkan pak yudi koordinasi dengan tim lainnya." kata vian


" baik pak nanti saya buatkan dan sekalian tempat istirahat karyawan." kata pak wahyudi


" baik pak, saya akan laksanakan." kata pak yudi

__ADS_1


" terimakasih pak." kata semua karyawan dillas


" ada lagi yang ingin bapak ibu sampaikan." kata vian


" cukup pak." kata mereka, mereka senang mendapatkan kabar itu


" saya harap bapak dan ibu semuanya bisa nyaman kerjanya, kondusif di tempat kerja, tidak saling menjatuhkan, boleh bersaing tapi untuk kebaikan perusahaan tanpa harus menjatuhkan orang lain, jaga silaturahmi bapak ibu semuanya jadikan tempat ini rumah kedua bapak ibu, kenapa saya bilang begitu buat apa saling menjatuhkan kalau kita masih mencari makan di tempat yang sama, akan lebih baik jika saling mendukung untuk kemajuan usaha ini, saya katakan perusahaan tidak akan tutup mata jika usaha ini mendapatkan keuntungan, enggak perlu teriak teriak minta naik gaji, minta bonus, saya akan kasih kalau memang ada uangnya dan usaha ini memang berkembang tentunya mendapatkan keuntungan lebih. Percuma juga berkembang kalau tidak mendapatkan keuntungan. Disini perlu saya katakan juga bahwa berkat jerih payah bapak ibu bekerja disini, berapa orang yang telah bapak ibu bantu, selain bapak ibu mendapatkan penghasilan bapak ibu juga mendapatkan amal baik, setiap keuntungan yang diperoleh perusahaan dibawah livi group itu setiap bulannya dikeluarkan zakat minimal 2,5% ke yayasan sosial livi, kemana saja disalurkannya, kita salurkan ke yayasan yatim piatu kita bersaudara yang lokasinya di sebelah yayasan pendidikan livi, sekarang ada sekitar 70 anak disana bahkan katanya sekarang ada juga orangtua terlantar, kita bangunkan tempat tinggal buat mereka, kita kasih makan, kita sekolahkan mereka, yang sudah dewasa kita pekerjakan di bawah Perusahan L-Pro atau L-Trans, yang tidak memiliki keahlian bahkan ada di perusahaan LA untuk mengelola lahan pertanian. Terus kemana lagi, kita biayai warga tidak mampu untuk berobat di rumah sakit livi, dan sekolah di yayasan pendidikan livi, kita membantu membangun sekolah di desa desa, kita bangun rumah susun untuk warga yang tinggal di gubuk gubuk dan itu kita bekerjasama dengan pemerintah setempat. Semoga itu menjadi amal baik kita semuanya untuk bekal nanti yang akan menolong kita. saya sampaikan juga bagi bapak ibu yang memiliki anak yang mau sekolah di yayasan livi silahkan disana disiapkan asrama, kalau tidak mampu bilang saja nanti yayasan sosial livi akan menanggung itu semua. Yayasan pendidikan livi ini mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK dan universitas. Disini saya tekankan kalau ada apa apa langsung bilang ke atasan kalian, atau langsung ke pak yudi selaku penanggung jawab dillas, mau ke saya juga enggak apa apa. saya mengajak mari kita kembangkan usaha ini sama sama, karena ini bukan hanya milik saya sendiri tapi ini juga milik bapak ibu sekalian, perusahaan ini jelek bapak ibu kan merasakannya, perusahaan ini mendapatkan hasil yang bagus bapak ibu juga akan merasakannya, yang terpenting untuk saya adalah kejujuran, etika dan akhlak yang bagus. Jenjang karir diperusahaan ini terbuka untuk siapa saja, silahkan tanya ke pak yudi." kata vian

__ADS_1


__ADS_2