Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Pulang Ke Rumah


__ADS_3

Jam 9.17 menit mereka pergi ke tempat oleh oleh, sebelumnya lily, astrid, dilla dan shinta sudah memberikan uang kepada orang tua dan adik mereka. Sampai di tempat belanja oleh oleh mereka pun mencari apa yang mereka ingin beli.


" aa, kamu mau ke kampung, ibu sama bapak ikut ya mau ketemu sama kakek dan nenek." kata bu ningsih


" iya bu boleh." kata vian


" papah aa juga ikut papah ya, mau ketemu mocha dan mochi kan, aa udah kangen sama mereka pah." kata devan


" iya boleh sayang." jawab vian


" bagusnya beli apa ya a buat bapa sama emma." kata bu ningsih


" terserah ibu mau kasih apa, belikan juga saudara lainnya ya, kalau kurang uangnya ibu bilang aja sama vian atau lily." kata vian


" iya a, tadi nak lily juga kasih uang ke ibu." kata bu ningsih


" kalau kurang bilang lagi aja." kata vian


" iya nek, kalau nenek enggak ada uang bilang aja ke aa, nanti aa kasih yang banyak." kata devan


" terimakasih aa sayang." kata bu ningsih


" kalau nenek enggak ada uang boleh minta sama aa juga." kata bu retno


" tentu boleh nek," kata devan


" iih... Cucu nenek ini baik banget sih. Ibu juga ikut ah ke kampung ya." kata bu retno


" iya boleh bu, kalau gitu kita pake minibus aja perginya, kalau memang banyakan yang mau ikut." kata vian


" mamah juga ikut kalau gitu, udah lama juga kan enggak ke kampung papah." kata lily


" de avin belum ketemu sama uyutnya... Ikut juga dong de avin." kata astrid


" iya udah lihat aja kondisi anak anak ya, jangan sampai mereka sakit karena kecapean juga." kata vian

__ADS_1


" iya udah nanti pulang ke rumah langsung cek sama dokter aja. Kita kan enggak tau kondisi mereka seperti apa , apalagi de avin sama de alea kan belum bisa bicara, kita enggak tau kondisinya jangan sampai kita memaksakan. Sekalian shinta juga harus di cek kondisi bayi yang ada dilandungannya." kata lily


" iya mbak, nanti kita cek mereka." kata dilla


" iya sudah kalian cari apa yang mau dibeli, inget buat saudara saudara juga belikan aja sekalian." kata vian mengingatkan. Setelah belanja mereka pun kembali ke resort. Masing masing merapihkan barang bawaannya. Setelah makan siang pak gubernur L dan ibu nurul pamitan duluan dan diantar oleh tim dari resort ke bandara.


" mah aa mau berenang ya." kata devan


" udah sayang kita kan mau pulang ke rumah. Nanti aa kecapean loh, kita kan mau ke rumah uyut juga dan aa mau main sama micha sama mochi juga kan." kata lily


" oke mah, tapi nanti aa disana main sama mocha dan mochi ya." kata devan


" iya boleh sayang," kata lily


" asyiiik, makasih ya mah." kata devan


" sama sama sayang, yang penting aa jangan sampai lupa makan ya, aa kan sebentar lagi mau sekolah loh, nanti aa juga bisa main sama thunder." kata lily


" siap mah, aa udah makan tadi sama lilis." kata devan


" nanti sudah siapkan tim yang mau menjemput di bandara." kata vian


" sudah pak, pak heri nanti yang jemput pakai bus pak." jawab pak dede


" syukur kalau memang sudah dikoordinasikan." kata vian


" pah.. Mamah pesan untuk makan malam ya, apa saja makanannnya." kata lily


" apa aja terserah mamah, tapi papah pengen yang ada kuahnya kaya sop buntut, sepertinya enak." kata vian


" iya udah kalau itu, mamah pesan beberapa porsi aja ya untjk papah dan yang mau aja, selebihnya makanan biasa saja." kata lily


" iya sayank, mamah atur saja." kata vian


" pak maaf mengganggu waktunya, ini ada hal yang ingin saya sampaikan mengenai permintaan dari beberapa restoran di daerah ini yang mengharapkan kita bisa supply bahan baku ke mereka juga, katanya mereka juga ingin seperti disini." kata pak made

__ADS_1


" apa saja memangnya bahan bakunya, kok mereka tau ada di kita." kata vian


" jagung bakar, sama sayuran lainnya, mereka pernah tanya ke saya pak dari mana supply bahan baku untuk di resort ini." kata pak made


" iya sudah layani saja, pak made koordinasikan dengan pak wahyudi, untuk masalah harga pak made juga bisa koordinasikan sama pak wahyudi, resort ini pun harus dapat untung dari sana sebagai bagian dari diatributor dillas atau LA dan yang lainnya karena kita juga memakai tenaga kerja dan sumber daya lainnya." kata vian


" baik kalau begitu pak, saya akan follow up dan mungkin akan ada bagian baru disini untuk hal pemasaran produk tersebut." kata pak made


" silahkan saja diatur, toh itu juga akan membawa keuntungan untuk resort ini, ini juga harus dijadikan sebagai peluang untuk resort dalam mengembangkan usaha, karena kita juga enggak bisa selamanya mengandalkan hanya dari kunjungan dari tamu tamu saja." kata vian


" baik pak, saya akan kerjakan sesuai apa yang diperintahkan bapak. Dan kita juga ada beberapa permintaan dari turis luar untuk oleh oleh,kata mereka jagung disini berbeda rasanya." kata pak made


" coba saja bagaimana caranya supaya jagung itu bisa tahan lama, bagaimana cara pakagingnya," kata vian


" baik pak." kata pak made


" kalau ada usulan atau permintaan dari pengunjung pak made langsung sampaikan kepada saya, supaya saya bisa langsung cari sumbernya." kata vian


" baik pak, kalau begitu saya pamit untuk koordinasikan dengan tim lainnya." kata pak made


" baik pak.. Terimakasih." kata vian. Karena sudah mulai sore mereka pun siap siap untuk pulang ke jakarta. Setelah siap semuanya mereka pun pergi ke bandara untuk kembali. Setelah melakukan check in mereka menunggu di boarding pass menunggu keberangkatan. Jam 5an mereka pun terbang menuju jakarta. Jam 6an mereka pun mendarat di jakarta, setelah menhambil bagasi mereka menuju ke lobby bandara untuk menuju ke rumah vian. Setelah orang dan barang semuanya masuk ke bus, mereka pun bernagkat menuju rumah vian. Jam 7.27 menit mereka sampai di rumah. Vian pun memberikan kunci kamar kepada tamu dan meminta supaya mereka beristirahat terlebih dahulu sebelum makan malam. Pak gubernur B, pak gubernur D, pak menteri UMKM, pak menteri pendidikan, pak menteri sosial, pak bupati KBB dan pak bupati P beserta keluarganya pun berencana menginap dulu malam itu di rumah vian sebelum mereka pulang ke rumah mereka. Vian pun menyuruh pak dede dan pak edi sama keluarganya supaya jangan pulang terlebih dahulu sebelum makan malam.


Jam 8.17 menit mereka pun makan malam bersama di area taman.


" kita benar benar merepotkan pak vian dan keluarga nih." kata pak menteri UMKM


" enggak sama sekali pak, saya senang kita bisa berkumpul seperti ini." kata vian


" isteri belim mau pulang, padahal rumah kita enggak jauh jauh banget dari sini." kata pak menteri sosial


" mereka merasa nyaman pak, buktinya saja saya. Rumah di sebelah aja maunya menginap disini terus." kata pak bambang


" kebersamaaan dan kekeluargaan yang membuat betah disini." kata pak bupati P


" itu dia pak, kita bukan sedarah tapi rasa kekeluargaan yang di tibulkan dari kebersamaan ini yang membuat kita nyaman disini." kata pak bambang. Mereka pun terus makan malam sampai ada yang nambah segala, mjngkin karena cape diperjalanan.

__ADS_1


__ADS_2