Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Distributor Gathering LNI 1


__ADS_3

setelah makan vian dan lily kembali ke ruko karena lily masih ada kerjaan, setibanya di ruko lily izin ke butik lagi, sedangkan vian nunggu di cafe merokok. tak lama lily datang dan mengajak vian pulang. sesampainya di rumah vian dan lily masuk ke kamar lalu bersih bersih dan ganti pakaian. setelah itu main sama de qinar dan devan. main sebentar vian pamit pergi ke gazebo mau ngopi. di gazebo vian membuka handphone dan membalas pesan dari astrid


" maaf ya baru bisa bales, soalnya tadi sama istri terus. syukur kalau kamu sudah sampai sekarang lagi dimana." kata vian


" iya mas aku paham, ini baru sampai dari lokasi cafe tadi janjian sama mas bayu, terus makan sama dilla, ini dia juga mau nginep di rumah." jawab astrid


" kapan mulai pengerjaannya." tanya vian


" tadi dia masukin matrial dan besok pagi dia sudah mulai ngerjain. aku sama dilla juga mau kesana." jawab astrid


" syukur semoga sesuai degan jadwal ya." kata vian


" iya mas aamiin, mas ini dimana." tanya astrid


" di rumah, aku lagi ngopi di gazebo." jawab vian


" mas tadi ibu udah ngasih lampu hijau loh, kalau kita mau nikah." kata astrid


" kok bisa. gimana kamu ngomongnya." tanya vian


" bukan aku yang ngomong tapi dilla mas. dilla bilang dia juga mau jadi istri mas katanya." jawab astrid


" emang boleh gitu, kalau mas nikah lagi." tanya vian


" kalau nikahnya sama si dilla gak apa apa sih, biar aku ada teman kalau mas gak ada disini, daripada mas berbuat yang gak gak sama cewek yang belum jelas." jawab astrid


" kamu aja belum mas sah kan udah mikir nikah lagi, atau mau sekalian nikahnya." kata vian


" boleh aja mas. mas kapan ke sini lagi." kata astrid


" nanti kalau urusan disini selesai dan cafe udah jadi ya." jawab vian


" aku akan tunggu mas." kata astrid


" udah dulu ya, mas mau sholat sama makan malam sama keluarga." kata vian


" iya mas. aku sayang mas." jawab astrid


vian pergi ke kamar lalu ke kamar mandi dan mengajak lily sholat. selesai sholat vian dan lily pergi ke ruang makan.


" vian katanya mau ngadain distributor gathering kapan.?" tanya pak bowo


" besok siang pak di hotel S." jawab vian


" apa aja agendanya." kata pak bowo


" pemberian reward, rencana kerja, dan peluncuran produk baru pak." jawab vian


" besok mamah barang sama papah atau gimana." kata lily


" bareng aja, kalaupun nanti mamah duluan pulangnya, papah bisa mjbta jemput pak dede." jawab vian


" iya udah kalau begitu, terus mamah ngapain disana." tanya lily


" memberi sambutan dan hadiah." jawab vian


" sambutan sebagai apa." kata lily


" sebagai komisaris dan istri papah. jadi papah gak akan sambutan." kata vian


" papah aja, mamah gak mau." jawab lily cemberut


" iya sayank, mamah nemenin papah aja

__ADS_1


" kamu ya, suka becandain lily aja." kata bu retno


" gemez bu," jawab vian


" jadi besok berangkat jam berapa pah." kata lily


" habis zuhur aja, kita mau buka kamar atau gak mah." kata vian


"gak usah pah, lagian dekat ini." jawab lily


" iya udah kalau begitu. papah ke gazebo lagi ya, mau ngerokok sama cek persiapan anak anak." kata vian lalu dia pergi ke gazebo lalu kirim pesan ke shinta


" shin, untuk acara besok gimana?" tanya vian


" sudah oke pak, o iya bapak mau buka kamar gak." kata shinta


" gak usah lagian gak ada yang nemenin istri gak mau, saya bisa pulang lagian dekat. kalau kalian mau buka ya gak apa apa. kalau distributor sudah komfirmasi semuanya hadir." kata vian


" kata bu cindy hadir semuanya pak." jawab shinta.


" iya udah kalau begitu, saya sama istri datang habis zuhur." kata vian


" baik pak." jawab shinta


setelah kirim pesan dengan shinta, vian kirim pesan ke astrid


" kamu udah sholat sama makan." kata vian


" aku lagi gak sholat mas, ini baru selesai." jawab astrid


" ada kabar dari mas bayu." kata vian


" gak ada mas, tapi gak tau kalau ke dilla," jawab astrid


" iya udah kalau begitu gak apa apa, kamu pantau dan kirim laporannya ke mas ya." kata vian.


" iya boleh." kata vian


tak lama video call masuk dari astrid


" mas aku kangen." kata astrid manja, terdengar suara dilla " cie... cie.. yang kangen, aku juga mas kangen."


" tuh mas diledekin." kata astrid sambil meperlihatkan dilla.


" mas kangen juga gak sama aku." kata dilla sambil tersenyum


" kalau saya kangen memangnya kamu mau kasih saya apa." kata vian


" yang pasti yang belum pernah astrid kasih." jawab dilla


" wah gawat nih.. nyesel kenalin kamu." kata astrid


" fikirin aja usaha, gimana caranya supaya berkembang dan punya prospek bagus." kata vian


" siap pak bos, pasti." jawab mereka


" iya udah ya, saya mau istirahat besok ada acara soalnya." kata vian


" iya mas, salam buat istri mas." kata astrid


" oke. kalian juga istirahat." jawab vian lalu mematikan VC itu. lalu pergi masuk ke kamar. lily baru selesai boboin de qinar.


" gimana pah udah siap buat acara besok." kata lily

__ADS_1


" kata shinta sudah mah." kata vian dan langsung memeluk lily dan mencium pipinya. dan terjadilah hubungan suami istri. mereka tidur berpelukan dibawah selimut.


keesokan paginya vian mengajak devan bermain di taman dan berenang. setelah cape berenang vian bersih bersih dan berganti pakaian lalu sarapan.


" mamah mau ke butik dulu atau nanti aja perginya." kata vian


" mamah ke butik aja dulu pah, soalnya lagi ada pesanan baru nanti ke hotel S, gimana." kata lily


" iya udah kalau begitu, sekalian aja perginya." jawab vian.


" iya udah kalau begitu mamah mau siapin baju papah sama mamah nanti di butik gantinya." kata lily


setelah siapa vian dan lily pamitan ke keluarganya lalu pergi ke ruko, sampai di ruko vian ke cafe sedangkan lily ke butik.


vian melihat lihat ke toko dan menanyakan barang apa yang sering dibeli konsumen dan stoknya bagaimana. setelah itu vian pergi ke cafe meminum kopi uang tadi sudah di pesan dan menyalakan rokok. lalu kirim pesan ke astrid


" kamu dimana, udah satapan belum." kata vian


" udah mas, ini lagi diperjalanan mau ke lokasi cafe. mas ini dimana." kata astrid


" mas di cafe nunggu istri, nanti siangan baru jalan ke tempat acara." jawab vian


" iya udah kalau begitu, mas hati hati soalnya ada aku yang menunggu mas." kata astrid


" iya kamu juga hati hati, jangan lupa cek bahan yang digunakan renovasi cafe ya." kata vian


" iya mas. muuuuaaachh." jawab astrid


jam 11.30 lily turun sudah berganti pakaian lalu menghampiri vian yang sedang ngopi dan merokok


" pah kita berangkat sekarang." kata lily


" iya udah, mamah mau makan siang dimana." kata vian


" di restoran hotel aja ya, biar sekalian." jawab lily. vian dan lily berangkat ke hotel S tempat acara Distributor Gathering LNI akan dilaksanakan.


35 menit perjalanan mereka sampai di hotel. vian dan lily masuk hotel dan langsung menuju restoran. vian memesan sop buntut sedangkan lily pesan steak. tak lama handphone vian berbunyi, shinta yang telepon


" maaf pak, apa bapak sudah di hotel." kata shinta


" sudah ini saya di restoran sama istri, ada apa." kata vian


" ini pak ada yang harus bapak tandatangani khawatir nanti gak sempat." kata shinta


" iya sudah kamu ke restoran saja, ajak yang lain juga biar makan siang dulu." kata vian


" iya sudah kalau begitu pak." jawab shinta lalu mematikan panggilan


shinta dan yang lainnya datang ke restoran bersama karyawan yang lainnya.


" selamat siang pak, bu." kat shinta dan yang lainnya


" udah kalian pesan makanan dulu aja, belum makan siang kan, maaf saya sama istri duluan makannya ya." kata vian. sambil memakan makanan yang tadi di pesan


" habis kita gak ngilihat kalian tadi. jadi kita duluan kesini" kata lily


" iya bu gak apa, terimakasih." jawab shinta. sambil memesan makanan dan karyawan yang lainnya juga. mereka merasa dihargain sama bosnya ini


" bu cindy gimana untuk yang menjemput para distributor audah dikondisikan." kata vian


" sudah pak, yang di bandara kebetulanngak begitu jauh waktunya di jemput sama pak dede pakai mini bus. yang di terminal dan full travel pake kendaraan operasional perusahaan. dan ada yang bawa kendaraan pribadi juga" jawab cindy


" syukur kalau begitu, sudah makan kalian terima para distributor itu dan arahkan untuk istirahat dan memasukan barang bawaannya ke kamar masing masing." kata vian lalu meminta dokumen yang harus ditandatangani kepada shinta

__ADS_1


" baik pak." jawab cindy


setelah itu vian izin ke meja di ruangan terbuka untuk merokok. sedangkan lily mengobrol dengan shinta.


__ADS_2