
Tak berselang lama pak menteri UMKM, pak menteri Pendidikan, pak Menteri Sosial dan pak menteri Tenaga kerja bersama keluarganya datang hampir berbarengan.
" udah rame aja nih," kata pak menteri UMKM
" udah langsung makan aja. Jangan banyak basa basi. Kesini kan mau pada makan malam." kata pak bambang sambil ketawa
" tau aja nih pak, kita mau numpang makan. Saya juga mau cari anak enggak mau pulang. Udah inget sama orangtuanya padahal dulu diajak kesini eggak mau. terus di rumah isteri cemberut aja." kata pak menteri pendidikan
" sama kalau begitu pak. Tiap jam tanya terus kapan perginya, katanya kangen anak." kata pak menteri sosial
" kalau saya udah biasa pak, kalau isteri cemberut tinggal bilang mau kesini selesai, tapi itu memang ditanyain terus. Ini sudah ada pak gubernur L dan pak gebernur B aja disini." kata pak menteri UMKM
" iya pak menteri saya tadi habia magrib datangnya, sekalian sama pak walikota surabaya juga." kata pak gubernur L
" kasus kita berarti sama ya... Di uber uber waktu sama isteri." kata pak gubernur B
" ada pak walikota juga toh, selamat datang di tempat berkumpulnya para pejabat." kata pak menteri UMKM
" pejabat loh ya bukan penjahat, disini tidak hanya pejabat publik tapi pejabat rumah tangga dan pejabat perusahaan." kata pak bambang
" terimakasih banyak kepada bapak bapak semuanya yang menerima kehadiran saya, saya memang berencana kesini waktu pak vian datang ke surabaya untuk silaturahmi dan belajar sama bapak bapak sekalian, sama saya mau mengenalkan anak katanya mau magang kerja, siapa tau dia mau belajar di perusahaan SPI." kata pak walikota
" bisa barengan sama anak saya salva kalau begitu pak walkot, dia mau magang juga, tuh sampai udah bawa perlengkapannya segala dan dia udah minta buru buru aja datang kesini." kata pak menteri tenaga kerja
__ADS_1
" saya jamin pasti dia akan mau pak, lihat aja anak anak itu, mereka begitu akrab." kata pak bambang
" mudah mudahan saja pak, biar dia bisa belajar dari kakak kakaknya disini." kata pak walikota
" bisa barengan juga sama anak saya resya, enggak tau tuh dia langsung bisa adaptasi dengan yang lainnya." kata pak menteri sosial
" mudah mudahan aja dia mau disini kan bisa nambah ilmu dari kakak kakaknya yang ada disini, apalagi ada pendamping yang sangat handal dibidangnya." kata pak walikota
" mereka itu karyawan perusahaan SPI pak." kata pak menteri tenaga kerja
" iya pak, direktur utamanya adiknya pak vian ika, di perusahaan SPI itu anak anak muda semua tapi hasilnya luar biasa." kata pak bambang
" mereka bisa melakukan terobosan terobasan denhan melakukan inovasi baik dari produk itu sendiri dengan mengikuti trend pasar, metode pemasarannya pun sama." kata pak menteri UMKM
" kira kira berapa jumlah karyawan livi group pak vian." kata pak menteri tenaga kerja
" banyak juga ya pak," kata pak menteri tenaga kerja
" itu belum termasuk tenaga kerja yang berada di peternakan dan kebun LA, karena suka ada tambahan kalau memang membutuhkan sewaktu waktu terutama di kebun misalnya saja waktu pembukaan lahan, jadi mereka dibayar kalau pengerjaannya selesai istilahnya borongan tapi kita berikan fasilitas kesehatan dan kita juga bantu fasilitas lainnya juga." kata vian
" pantas saja banyak pencari kerja yang menanyakan lowongan di perusahaan livi group dan dari hasil kemarin junjungan saya ke perusahaan PBN dan perusahaan LA begitu loyalnya mereka." kata pak menteri tenaga kerja
" kemarin kita dengar sendiri gimana karyawan mau membela bosnya sampai nyawa mereka pun pertaruhkan, dari sana saja sudah kelihatan bagaimana perlakuan bos perusahaan kepada anak buahnya." kata pak bambang
__ADS_1
" terus kantor livi group itu sendiri dimana pak." kata pak menteri tenaga kerja
" itu kelihatan pak menteri. kalau bangunan sebelahnya itu kamar anak anak SPI dan karyawan lainnya yang sebelah sini untuk putri yang dekat dengan tempat parkiran itu ubtuk putranya, kalau yang dekat ini kamar untuk tamu." kata pak bambang sambil menunjuk gedung livi group
" kamarnya aja udah kaya kamar hotel bintang 5 pak, pak vian ini sangat memuliakan tamu tamunya." kata pak gubernur B
" sampai sampai membangun khusus untuk tamu dan baru beberapa bulan menambah kamarnya lagi." kata pak bambang
" oh iya pak soal danau ini sebagai penampungan air hujan supaya enggak banjir, sudah dilimpahkan seluruhnya ke pemerintah provinsi untuk mengambil alih pengelolaannya, karena danau ini sebagai syarat kepada developer agar bisa mendirikan perumahan disini, dengan keberadaan danau ini biaa mengurangi dampak curah hujan yang lebat." kata pak gubernur B
" bagaimana kalau kita buat tempat wisata air seperti yang di livi residence pak vian atau kita jadikan tempat pemancingan." kata pak bambang
" bagus juga pak idenya, waktu itu saya kefikiran untuk membangun di pingiran danau dekat ruko di depan itu untuk dijadikan pondok pondok untuk makan para tamu livi cafe tanpa merusak fungsi danau itu. Kalau memang hak pengelolaan sudah di tangan pemda itu bisa dimanfaat oleh dinas parawisata sebagai obyek wisata warga, tapi saya berharap tidak sampai ke batas komplek ini, karena resiko keamanan bagi penghuni sini terutama saya walaupun terhalang pagar tapi reaiko akan lebih tinggi lagi." kata vian
" nanti kita bisa bicarakan bagaimana pemanfaat danau ini, karena jujur saja kita juga terbentur anggaran, tapi ide pak vian mengenai danau ini bisa dipergunakan warga untuk mendapatkan hiburan yang murah meriah itu bisa menjadi pertimbangan, saya akan mencoba berdiskusi dengan pihak pihak terkait baik itu masalah kedalaman danau ini, karena jangan sampai menimbulkan korban juga." kata pak gubernur B
" betul itu pak, karena warga kita itu biasanya rasa ingin mencobanya tinggi khawatir bisa menimbulkan korban jiwa, saya lihat juga walaupun sudah terhalang pagar, masih aja ada warga yang menerobos mancing. Kalau kelihatan anak anak kan mereka akan mencoba untuk berenang disana." kata pak bambang.
" betul pak, makanya saya akan melakukan analisa terlebih dahulu." kata pak gubernur B
" saya setuju pak gub. Kita harus melakukan kajian yerlebih dahulu jangan sampai ini juga menjadi polemik nantinya. Saya minta nanti pak kalau ada informasi tentang danau ini terkait kedalamannya, nanti saya bisa manfaatkan ini untuk memasang keramba ikan, jadi saya akan meminta warga yang tinggal di rusun untuk memelihara ikan disana, ini akan menjadi lahan pencarian mereka." kata vian
" siap pak, nanti saya akan sampaikan kalau sudah mendapatkan informasinya. Saya setuju dengan ide itu, hasil panennya bisa menjadi sumber pasokan kebutuhan ikan untuk warga disini." kata pak gubernur B
__ADS_1
" kedepannya saya juga akan meminta anak anak mahasiswa yang ada di pabrik LA untuk bisa membuat turbin di pembuangan air ini ke sungai, bahkan jika memungkinkan bisa dibuatkan dam air untuk menjaga aliran air ke kota di hilir." kata vian
mereka pun mengobrol dengan sangai, akan tetapi terkadang serius juga.