Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Acara di Rumah Dilla 1


__ADS_3

Mereka tiba di rumah dilla, di rumah sudah ada tenda dan kursi serta meja untuk parasmanan. Bu sri menyuruh saudaranya supaya merapihkan rumah dan menyiapkan acara pertemuan keluarga.


" katanya mu datang jam 3an, kok udah sampai aja, memangnya jam berapa dari sana." kata rahayu adiknya bu sri


" tadi jam 12an, memang rencananya mau datang kesini jam 3an, kita mau istirahat dulu di rumah astrid dan dilla, tapi kata besan lebih baik langsung kesini aja biar enggak cape 2 kali. Oh iya ini kenalin dek ibunya nak vian, ini ibunya nak lily." kata bu sri dan memperkenalkan semua ke adiknya itu.


" sudah makan siang belum, kalau belum saya mau suruh belikan dulu karena dari catering baru jam 3an menyiapkannya." kata bu rahayu


" enggak usah dek, kita sudah makan siang tadi di jalan, minta tolong siapkan minum aja." kata bu sri. Bu fahayu oun menyuruh mereka masuk lalu menyiapkan minum dan duduk di sebelah dilla, dia pun menggendong de alea.


" cantiknya anak mu... Udah berapa bulan sekarang." kata bu rahayu


" 2 bulan lagi 1 tahun budhe." kata dilla


" namanya siapa nak." kata bu rahayu


" Aleandra Dilvian Permana, panggilanya de alea budhe." jawab dilla.


" papah aa mau ice cream boleh." kata devan


" iya boleh, minta antar lilis sama pak haris ya, lis belikan juga yang lainnya ya, sama saya belikan 4 bungkus rokok koreknya juga, sekalian buat bapak dan haris juga 2 bungkus." kata vian

__ADS_1


" sama belikan miniman dingin, teh gitu." kata lily


" baik bu." kata lilis, vian pun memberikan uang kepada lilis


" de qinar juga mau ikut tuh a, ajak adiknya ya." kata lily


" iya mah, de avin sama de alea enggak ikut sekalian." kata devan


" de avin masih belum bisa jalan a, dan belum dikasih ice cream, nanti kalau udah 1 tahun boleh deh." kata astrid


" iya mah, jadi aa enggak beli buat de avin sama de alea ya." kata devan


" iya sayang enggak usah." kata astrid


" iya dong nek, kan sama saudara harus baik." jawab devan lalu dia pergi bersama lilis, de qinar, evi dan haris.


" nak mau dibuatkan kopi." kata bu sri


" boleh bu, terimakasih." kata vian


" bapak juga bu ya, masa menantunya aja yang ditawarin, suaminya enggak." kata pak wanto. Vian pergi ke halaman depan, lalu menyalakan rokok yang dibawa dari jakarta, koreknya dia minjam dari saudaranya dilla. Bu rahayu memuji dalam hatinya bahwa dilla bisa rukun dan akur dengan yang lainnya bahkan orang tuanya juga sama.

__ADS_1


" dill, jangan lupa kirim alamat sama map rumah ini ke bu nurul," kata lily


" oh iya mbak, aku hampir lupa, makasih mbak sudah mengingatkan." kata dilla, lalu dia mengirim pesan ke bu nurul. Tak lama devan datang membawa seplastik ice cream, di tangan dia sudah memegang dan memakan ice cream, dia pun membagikan ice cream ke yang ada disana. Lilia menyerahkan rokok dan korek ke vian sama ke pak wanto. dia pun menyerahkan minuman ke lily. Astrid dan dilla menidurkan de avin dan de alea.


" maaf bu ya rumahnya kecil jadi enggak leluasa." kata bu sri


" enggak masalah bu, sama saja, lagian kan sekarang ini juga enggak ibu tempati." kata bu ningsih. Jam 3.27 menit saudara saudara bu marni dan pak wanto mulai datang, bu marni pun pamer cucunya de alea ke kerabatnya dan suaminya. De alea pun selalu pindah dari tangan.satu ke tangan yang lainnya, mereka memuji atas kecantikan de alea. Bu sri dan pak wanto merasa senang cucunya itu banyak yang memuji dan mendoakan.


Jam 4 acara pun dimulai, pak wanto memberikan kata sambutan sebagai tuan rumah.


" assalamualaikum, terimakasih kepada besan sudah hadir di rumah kami ini, sama pakdhe dan budhe serta saudara saudara semuanya, dalam kesempatan ini kami mengucapkan banyak terimakasih atas kehadirannya di rumah kami ini, semoga pertemuan ini Allah memberikan keberkahan. Dalam pertemuan kali ini saya mau mengenalkan kepada pakdhe dan budhe serta saudara saudara lainnya, ini nak vian suaminya dilla, ibu ningsih ibu dari nak vian, ayahnya tidak bisa hadir bersama pak bowo ayahnya nak lily karena ada urusan yayasan, ini bu retno ibunya nak lily, itu yang bersama nak vian adalah isteri pertamnya, terus astrid isteri keduanya nak vian serta itu bu asti ibunya nak astrid, kalau yang ganteng ini aa devan dan yang cantik de qinar, de avin anak dari nak astrid, sama ini anaknya dilla de alea panggilannya nama lengkapnya Aleandra Dilvian Permana cucu pertama kami, mohon maaf saat ini kami tidak berada disini karena saat ini sekeluarga tinggal dijakarta bahkan bimo sedang kuliah disana jadi tidak bisa hadir. saya dan isteri sangat bahagia memiliki menantu nak vian walaupun awalnya kami sedikit khawatir, tapi kekhawatiran kami tidak terbukti bahkan diluar pemikiran saya juga bahwa rumah tangga dilla dan nak vian sangatlah bahagia dan akur sama yang lainnya bahkan mereka saling mendudukung. Kami pun selaku orang tua sangat dekat satu dengan yang lainnya. Selanjutnya saya minta nak vian menyampaikan beberapa patah kata." kata pak wanto


" assalamualaikum, terimakasih pak atas waktu yang diberikan kepada saya, saya ingin menyampaikan terimakasih kepada semuanya yang telah menerima kehadiran saya dan keluarga disini, saya juga mewakili isteri saya shinta tidak bisa hadir karena dia sedang hamil 8 bulan jadi tidak bisa hadir disini, begitu pula ayah saya dan ayahnya lily tidak bisa hadir, awalnya mereka akan hadir tapi karena sedang ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggal jadi enggak jadi kesini. Alhamdulillah pertinakahan saya dengan dilla telah dikarunia seorang putri bernama Aleandra Dilvian Permana yang sekarang sudah memasuki usia 10 bulan. Dalam kesempatan ini saya sangat bersyukur bisa bersilaturahmi dengan bapak dan ibu serta saudara saudara lainnya di tempat ini. Dalam kesempatan ini pula saya sampaikan jika bapak dan ibu serta saudara saudara sekalian bertemu saya dan keluarga di jalan tolong tegur kami karena saya sendiri tidak akan bisa mengenal satu persatu karena mungkin kita jarang bertemu. Sekali lagi mohon maaf dan terimakasih atas penerimaannya serta terimakasih atas waktunya untuk bisa menghadiri acara di rumah kami ini." kata vian


" pakdhe dan budhe serta saudara saudara lainnya silahkan dicicipi makanan yang telah tersedia, mohon maaf kalau makanan yang kami sediakan tidak berkenan." kata bu sri


" pah bu nurul sebentar lagi sampai." kata dilla. Tak.lama suara sirene patwal terdengar, saudara dilla pun terkejut saat mereka sedang mengambil makanan


" iya sudah kita sambut." kata vian, lalu mereka pun menyambut kehadiran bu nurul. Bu nurul pun turun dari mobil bersama pak gubernur. Saudara saudara dilla dan warga pun kaget akan kehadiran pak gubernur di daerah mereka.


" selamat datang pak gubernur dan ibu di Kediaman kami." kata pak wanto

__ADS_1


" sama sama pak, ini isteri ngajak terus datang ingin bertemu sama pak vian dan keluarga. Maaf kalau kehadiran kami mengganggu jalannya acara." kata pak gubernur


" enggak pak, malahan kami senang, rumah kami ini bisa didatangi kepala daerah." kata pak wanto. pak wanto dan vian mengajak pak gubernur masuk ke dalam rumah.


__ADS_2