Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Obrolan Ringan 1


__ADS_3

Vian terus memberikan pengetahuannya kepada ika, bella, silvy dan Silvia.


" pak vian jangan terus bekerja, santai lah." kata pak bupati


" ini juga sambil santai pak," kata vian


" oh iya tadi pak gubernur bilang kesininya bakalan telat karena beliau mau menghadiri acara ulang tahun sebuah yayasan." kata pak bupati


" gak apa apa pak, santai saja toh tujuan kita datang kesini juga mau santai bukan mau mengadakan rapat." kata vian


" iya betul itu pak." kata pak gubernur B


" pak saya mau bakar ikannya boleh kan." kata pak bambang


" boleh pak, mau sekarang." kata vian, vian pun memanggil opik supaya membuat pembakaran. Opik datang bersama pegawai LA.


" pik sama bawa jagung ya, kalau bisa yang baru di petik." kata vian


" siap pak, saya siapkan." jawab opik


" sama suruh pak dede dan yang lainnya kesini untuk bantu bantu." kata vian


" baik pak." jawab opik, lalu pergi lagi ke depan


Pak bambang dan pak gubernur B selesai memancingnya lalu minta tolong staf untuk membersihkan ikan hasil pancingan mereka. Setelah bersih pak bambang dan pak gubernur B membakarnya, pak dede membakar jagung.


" Strike... Saya dapat nih... Bakar juga ah." kata pak bupati lalu minta tolong membersihkan ikannya lalu membakarnya, pak adi dan pak bowo juga sama. Vian pun mengakhiri obrolan bersama ika dan yang lainnya. Lalu bergabung dengan pak bambang, pak gubernur dan pak bupati, sedangkan ika, bella, silvy dan silvia pergi ke tempat kuda, mereka ingin mencoba naik kuda tersebut. Vian dan yang lain makan jagung bakar


" ini suasananya mau makan terus." kata pak gubernur


" ini enak banget, fresh makanannya, saya betah kalau begini." kata pak bambang


" wah udah ada kamar baru nih... Baru kelihatan." kata pak bupati


" supaya kita bisa sering bertemu disini." kata vian


" iya sudah pak vian, jadiin pabrik disini, biar saya bisa sering kesini." kata pak bambang


" siap bos, itu lahannya sedang di negosiasi sama opik." kata vian


" nah gitu dong, investasi di daerah sini pak." kata pak bupati


mereka santai, ngobrol, ketawa bersama. Setelah itu pak bambang dan pak gubernur izin ke kamar mau mandi.

__ADS_1


Jam 5 opik mengantar Pak Gubernur D dan isterinya ke villa dimana disana pak bambang, pak gubernur dan pak bupati sedang mengobrol santai.


" selamat datang pak Gub." kata vian


" maaf saya telat nih, tadi ada acara dadakan, ini sedang ada pembicaraan koalisi apa nih berkumpul, pak bambang, pak gubernur B dan pak bupati." kata pak Gubernur D


" Gak ada apa apa pak Gub. Ini obrolan ringan dan santai aja sambil menghilangkan penat kerjaan." kata pak Bambang


" ini pak, pak vian mau bangun pabrik lagi disini." kata pak bupati


" kalau boleh tau pabrik apa pak." kata pak gubernur D


" rencana saya mau bangun pabrik minyak goreng, penggilingan padi, pabrik tepung, mie instant, yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat." jawab vian


" pantas saja pak bambang hadir juga, beliau ini pengusaha perkebunan." kata pak gubernur D


" karena itu pak Gub, saya mau join sama pak vian bangun pabrik pengolahannya," kata pak bambang


" saya dukung pak, semoga aja dengan kehadiran bapak bapak ini membawa banyak manfaat untuk masyarakat." kata pak gubernur D


" aamiin." jawab mereka


" disini ada peternakan apa saja ya pak." tanya pak gubernur D


" iya boleh pak," jawab mereka lalu beranjak dari sana. Opik menjelaskan kepada mereka dan sekarang sedang membangun kandang baru


" nanti kalau daerah saya perlu pasokan boleh nih ambil dari sini." kata pak gubernur B


" silahkan pak,." kata vian


" o iya air ini dari mana pak, soalnya yang saya lihat sungai ada di bawah lokasi ini." kata pak gubernur D


" dari air sungai itu pak, tapi melalui jalur irigasi di atas sana, waktu saya beli lahan sebelah ini yang berbatasan dengan sungai, saya perintahkan untuk melakukan pengerjaan pembuatan dinding sungai dengan lahan kita dan disana ternyata ada bendungan yang fungsinya untuk mengaliri saluran irigasi yang diatas sana. Saya perbaiki bendunhan tersebut dan memperbaiki kirmir irigasi teraebut sehingga bisa mengalir baik ke pesawahan warga." kata vian


" oh ini yang pak bupati bilang itu." kata pak gubernur D


" betul pak, berkat perusahaan LA pesawahan warga bisa menanam padi lagi." kata pak bupati


vian mengajak pak bambang, pak gubernur D, pak gubernur B, pak bupati dan keluarga lainnya untuk melihat proses pabrik, dari pemotongan hewan sampai jadi. Para karyawan pun menjadi heboh dwngan kehadiran para pejabat tersebut.


tak lupa pak gubernur D pun bertanya kepada karyawan


" bagaimana senang kerja disini." tanya pak gubernur D

__ADS_1


" senang pak, kerja disini enak." kata salah satu karyawan


" apa yang membuat kamu senang." kata pak gubernur D


" gaji tinggi dibanding kerja dipabrik lain, kesehatan dijamin dengan adanya klinik dan bagi karyawan yang belum memiliki rumah di fasilitasi perumahan dengan tanpa DP dan cicilan ringan." kata karyawan tersebut


" memang di perumahan mana." kata pak gubernur D


" di perumahan Livi Regency pak." jawab karyawan


" pak vian juga bangun perumahan." kata pak gubernur D


" iya pak, disitu juga ada dari anggota kapolsek sini yang menempati." kata vian


" saya selaku pimpinan daerah mengucapkan terimakasih kepada bapak atas andilnya untuk membangun daerah ini khususnya." kata pak gubernur D


" hanya itu pak yang bisa saya perbuat." kata vian. Setelah mengobrol di dalam pabrik mereka keluar, vian pun membawa mereka untuk mencoba hasil dari produksi tadi.


Tak lama masuk mobil polisi masuk, pak Sudiono dan pak Siswandi datang. Karena mereka mendengar bahwa ke pabrik LA ada kedatangan pak Gubernur B dan pak gubernur D serta pak bambang.


" selamat sore pak gubernur, pak bambang, dan pak vian, maaf saya terlambat nih, saya baru dapat kabar bahwa bapak bapak hadir kesini jadi telat." kata pak sudiono


" gak apa apa pak, toh ini bukan kunjungan resmi." kata pak bambang, pak gubernur B dan pak Gubernur D


" pak bambang sama pak gubernur menginap atau pulang." kata pak gubernur D


" menginap dong saya ingin santai sebentar, rehat dari aktivitas sehari hari. Lagian sayang kalau pulang sudah disiapkan kamar sama pak vian." jawab pak gubernur B


" iya asyik disini pak bisa menghilangkan stres dengan macing dan bisa menikmati langsung hasilnya." kata pak bambang


" kalau begitu kita ngobrolnya di dalam sana saja biar lebih santai. Sambil nunggu kambing guling jadi." kata vian. Mereka pun kembali je area belakang pabrik. Mereka duduk di gazebo pinģgir kolam sambil menikmati susu panas dan jagung bakar


" ini susu dan jagung bakarnya enak pak, ini hasil dari peternakan dan pertanian disini." kata pak gubernur D


" betul pak, hasil dari sini semua, pupuknya dari kotoran ternak disini." kata vian


" kalau kotoran sapinya di buang kemana, jangan jangan di buang ke kali lagi." kata pak gubernur D


" kotoran sapi kita olah menjadi Biogas yang digunakan untuk keperluan disini dan rencananya mau kita alirkan ke perumahan Livi regency sekarang sedang dibuat perencanaannya dari tim disini dan mahasiswa." kata vian


" bagus kalau begitu. Jujur saja saya sebelum kesini saya meminta laporan dari setiap dinas yang terkait pabrik disini terutama dinas lingkungan hidup dan kesehatan, mereka memberikan laporan bahwa perusahaan LA telah menjalan prosedur dengan sangat baik." kata pak gubernur D


" maklum saya khawatir denhan kedatangan saya akan menurunkan citra pemerintahan dan perusahaan ini tentunya." lanjut pak gubernur D

__ADS_1


Obrolan santai bersama para pejabat itu pun berhenti karena sudah masuk waktu magrib.


__ADS_2