Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Kehadiran Keluarga baru di rumah


__ADS_3

Jam 3.27 menit mereka sampai di rumah, vian menuntun astrid dan dilla sedangkan de avin dan de alea di gendong nenek nenek mereka masuk ke kamar.


" selamat datang de avin dan de alea di rumah, alhamdulillah di rumah ini kehadiran keluarga baru. Sehat sehat ya sayang papah." kata vian


" iya nih rumah ini kehadiran anggota keluarga baru lagi. Sehat sehat ya cucu cucu nenek." kata ibu ningsih


" terimakasih bu." kata astrid dan dilla


" sama sama nak, semoga kalian cepat sehat ya, awas jangan ngangkat ngangkat yang berat berat." kata bu ningsih


" iya enggak bu, terimakasih." kata astrid san dilla berbareng. Vian pun pamitan untuk pergi ngopi. Vian pun memberikan kabar ke pak menteri UMKM dan pak menteri Pendidikan serta pak gubernur B.


Vian meminta dibuatkan kopi kepada marni, lalu vian duduk di teras lalu menyalakan rokoknya, marni pun membawa kopi yang di pesan vian tadi. vian pun menikmati kopi lalu menghisap rokok. vian pun melihat lihat karangan bunga ucapan selamat dari perusahaan perusahaan livi dan rekan vian, vian menyuruh pak haris dan putra untuk merapihkan itu semua supaya tidak menghalangi tempat parkir. Vian juga mengabari pak menteri dan pak gubernur bahwa dia sudah pulang ke rumah.


Vian juga mengecek pengerjaan kamar tamu tambahan dan gedung livi group. Kamar tamu sedang dikerjakan interiornya sedangkan gedung livi group sedang finishing dinding, 2 mingguan lagi sudah bisa di pakai. Sedangkan untuk kamar tamu 1 mingguan lagi. Selesai berkeliling vian pun duduk kembali di kursi teras depan, vian pun menikmagi kopi lalu menghisap rokoknya, vian pun mengecek laporan dari perusahaan perusahaan livi group. Tak lama telepon masuk.


" selamat siang pak vian, maaf kalau ganggu waktunya. Saya mau mengucapkan selamat atas lahirnya putra dan putri bapak semoga mereka menjadi anak yang sholeh dan sholehah dan menjadi kebanggan orang tua, negara dan agamanya, maaf saya dan keluarga belum bisa menengok kesana." kata pak gubernur L


" terimakasih pak atas doa doanya, enggak apa apa pak, kerjaan bapak pasti banyak, kami bisa memakluminya." kata vian, setelah itu vian menutup handphone. setelah itu vian pergi ke kamar untuk istirahat, karena cape dan mengantuk vian pun tertidur. Jam 5.37 menit vian dibangunkan lily, vian mandi dan mengganri pakaiannya. Tak lama lilis datang memberitahukan bahwa orang yang akan membantu sudah datang, vian meminta lily dan ibu dan ibu mertuanya untuk melakukan wawancara kepada mereka. Dari hasil wawancara asri dan della diterima, mereka disuruh makan terlebih dahulu dan istirahat di kamar yang sudah disiapkan oleh bi narsih dan marni.


Sambil istirahat lilis pun mengajari asri dan della, dia pun mengenalkan kepada seluruh orang yang ada di rumah, sedangkan astrid dan dilla sedang memberikam ASI kepada de avin dan de alea. Sehabis sholat magrib vian pergi ke gazebo, vian menyalakan rokoknya. Disana ada juga orang orang dari catering sedang menata makanan. Pak adi, pak bowo dan pak wanto datang menghampiri vian sehabis dari musholla.


" a kalau pabrik minyak dan beras udah operasional, maksudnya sudah ada produk yang bisa dijual." kata pak adi


" sudah pak, aa juga udah minta di kirim ke livi store, nanti sebagian untuk ke rumah supaya kita bisa mencobanya dan buat kita bagikan ke panti juga. Tak lama ada telepon dari riki bahwa ada kiriman ke livi store.


" assalamualaikum pak, maaf mengganggu, ini ada kiriman dari PT. PBN untuk livi strore tapi sayabtanya ke pegawai yang biasa order dia bilang enggak pernah pesan, makanya saya telepon bapak." kata pak riki


" waalaikumsalam, maaf saya enggak ngasih tau, itu untuk saya, kamu turunkan saja disana untuk di pajang di toko per item. Sisanya minta kirim ke rumah ya." kata vian

__ADS_1


" oh baik kalau begitu." kata pak riki


" nah untuk barang itu suruh orang toko untuk input semuanya ke data pembelian, besok saya kesana untuk mengagur transaksinya." kata vian


" iya pak nanti saya sampaikan." kata pak riki, setelah itu dia pun menutup telepon


" dari siapa aa," kata pak adi


" dari pak riki pak, katanya barang dsri PBN sudah datang dan sekarang mau dikirim ke rumah." kata vian. Karena sudah masuk waktu isya mereka pun pergi ke musholla. Ibu athia dan ibunya pak gubernur D sudah tiba di rumah, mereka langsung menemui astrid dan dilla di kamar dan menengok de avin dan de alea. Setelah sholat mereka semua berkumpul di taman untuk makan malam. Astrid dan dilla pun ikut makan malam bersama, dengan kemajuan teknologi mereka bisa cepat pulih walaupun maaih belum sesempurna waktu belum melahirkan


" hebat ya zaman sekarang, habis melahirkan pun sudah bisa jalan jalan, beda waktu zaman kita dulu." kata ibunya pak gubernur D


" iya bu, seenggaknya kita harus tiduran paling sebentar 1 minggu, palingan kita jalan ke kamar mandi aja." kata bu ningsih


" benar itu bu, walaupun operasi ceasar tetap aja pemulihannya memakan waktu lama." kata bu retno. Tak lama datang pak menteri UMKM dan isterinya, tak berselang lama pak gubernur B dan keluarganya pun datang kesan. Vian dan lily mempersilahkan mereka untuk makan malam bersama.


" ini yang baru melahirkan sudah jalan jalan aja, selamat ya bu astrid, bu dilla atas kelahiran putra dan putrinya." kata ibu zahra


" dede bayinya enggak diajak kesini kan." kata ibu zahra


" enggak dong bu, mereka ada di kamar." kata astrid


" boleh ya nanti saya melihatnya, pasti ganteng dan cantik anaknya dan pastinya lucu." kata ibu zahra


" iya saya juga mau lihat ya." kata ibu nirmala


" boleh dong bu, sekarang kita makan aja dulu ya." kata dilla


" baik bu terimakasih, setiap kita kesini selalu disediqkan makanan jadi enak. uang belanja saya jadi awet deh." kata ibu zahra

__ADS_1


" tenang bu, nanti saya kasih beras untuk di coba dimasak, jadi nanti bisa beli ke kita ya bu." kata vian


" oh PBN sudah ada produknya pak." kata pak gubernur B


" sudah pak, baru datang, nanti tolong kasih masukannya juga ya." kata vian


" benar benar efektif nih perusahaan pak vian, saya juga minta ya pak." kata pak menteri UMKM


" boleh pak, nanti saya kasih." kata vian


" oh iya saya kok enggak melihat pak bambang dan ibu sisil ya, kemana beliau itu." kata pak gubernur B


" tadi pagi mereka bilang mau ke tempat saudaranya karena ada yang sakit, seperti sebentar lagi juga sampai deh." kata lily. Benar saja tak lama pak bambang dan bu sisil datang.


" panjang umurnya, baru saya menanyakan." kata pak gubernur B


" pantesan saya merasa ada yang ngomongin saya, wah ini ibu yang baru melahirkan sudah jalan jalan aja." kata pak bambang


" iya nih bu, udah jalan jalan aja." kata ibu sisil


" suntuk bu kalau di kamar terus." kata astrid


" iya seperti ini lah bu, ibu yang hanya mau bikin anaknya aja, enggak mau ngurus anaknya." kata lily


" enak aja, memangnya mbak enggak seperti ini waktu melahirkan si aa sama de qinar." kata astrid


" aku enggak seperti kamu tuh." kata lily


" iya enggak, tapi kamu minta pergi jalan jalan ke mall." kata bu retno

__ADS_1


" tuh.... Itu lebih sadis lagi." kata dilla


mereka pun makan malam sambil mengobrol, kebahagiaan sangat terasa apalagi ditambah kehadiran keluarga baru.


__ADS_2