Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Memberikan yang terbaik untuk buah hati dan keluarga


__ADS_3

Setelah acara pembukaan L-Trans vian dan lily pulang ke rumah. di rumah lily mengajak orang tuanya pergi ke mall untuk beli persiapan ultah devan. devan dibawa pergi juga sekalian jalan jalan sore, sampai di mall vian langsung mengajak devan ke toko mainan. vian menyuruh devan mencoba mainan yang ia tunjuk. vian merasakan kalau dahulu pengen sesuatu harus kerja dahulu bahkan buat jajan. kerja keras saat ini supaya devan tidak merasakan apa yang dahulu ia pernah rasakan. dan dia tidak pernah menyalahkan keadaan apalagi menyalahkan terhadap orang tuanya, hinaan dan cacian orang orang yang merendahkan dirinya itu menjadi cambuk buat vian supaya bisa bangkit. akhirnya devan dibelikan mobil mobilan dan motor motoran yang bisa dia naikin.


setelah membeli mainan, mereka pergi ke supermarket beli bahan buat bingkisan dan persediaan makanan di rumah. selesai beli makanan mereka mencari tempat untuk makan malam. vian mengusulkan ke restoran W terkenal. vian telepon ika untuk ke restoran tersebut. " pah apa gak sebaiknya kita makan di restoran biasa aja, pengeluaran papah kan akhir akhir ini banyak." kata lily.


" papah masih bisa bayar sayank, lagian kita belum pernah membawa orang tua kita makan disana, biar mereka merasakan juga, ini saatnya kita memberikan yang terbaik buat mereka, mumpung kita juga ada, biar devan juga tau bagaimana kita memberikan yang terbaik buat orang tua kita, walaupun dia belum ngerti tapi dia bisa merasakan dan mengingatnya." jawab vian. lily terharu akan tindakan vian sepanjang jalan menuju restoran W, dia memeluk vian.


sampai di restoran mereka memesan makanan. tapi setelah melihat daftar makanan dan harganya, mereka saling lirik


"wah vian ini luar biasa harganya." kat bu retno


" iya aa, kita jadi gak tega makannya." kat bu ningsih


" kenapa emang bu, ayo di pesan saja gak apa apa, toh kita gak tiap hari juga makan disini. jangan lihat harganya pesan saja. ini gak akan sebanding dengan pengorbanan kalian kepada kami. vian kerja keras begini buat siapa, kalo bukan buat keluarga, kalo bapak ibu gak mau nerima pemberian kami, buat apa vian kerja." jawab vian


" iya bu, pak, dan kalian pesan saja yang kalian inginkan, vian benar. seberapa pun itu tidak bisa gantikan segalanya, yang penting bapak, ibu bisa senang dan menikmatinya." jawab lily menambahkan.


" iya vian, ly, ibu terharu mendengar ucapan kamu." jawab bu retno


" kamu gak salah pilih suami ly, bapak bangga kepada kalian." jawab pak bowo


" buat kami kebahagiaan kalian sudah cukup, kita orang tua sudah senang." jawab bu ningsih dan pak adi.


"ya kalian juga pilih dan pesan yang kalian suka." kata vian kepada lilus dan yang lainnya.


selain orang tuanya, lilis dan yang lain juga merasa gak enak, tapi setelah mendengar kata kata vian dan lily mereka akhirnya memesan juga.


setelah selesai makan mereka pun pulang ke rumah dan masuk ke kamar masing masing, vian menggendong devan yang tertidur di perjalanan.


keesikan paginya vian dan lily mengajak devan seperti biasa jalan jalan di taman dan mencoba mainan yang kemarin dibeli. setrlah bermain devan dimandikan lilis. sambil sarapan vian dan yang lain mengobrol membicarakan acara ulang tahun devan.

__ADS_1


" aa gimana kalo kita undang saudara saudara kita ke acara ultahnya devan." kata bu ningsih


" iya ya, ibu sama bapak juga mau undang saudara kita." kata bu retno


" iya bu boleh, sekalian biar devan bisa kenal sama saudara saudara lainnya." jawab vian


" ya sudah lily akan telepon ke catering biar menambahkan porsi makanannya." kata lily


" bapak sama pak adi juga nanti akan ke panti asuhan, tenda dan yang lainnya kemarin sudah, nanti siang akan mulai pasang." kata pak bowo


" makasih banyak pak bu, o iya kalo bapak tidak keberatan vian mau minta tolong mengecek ke lokasi pembangunan perumahan dan perkebunan di daerah C, karena setelah vian fikir fikir untuk peternakan disana aja biar kotoran hewannya bisa dipake di perkebunan juga. vian pengen ada peternakan ayam petelur dan pedaging, kambing, dan sapi, kalo sudah jalan bisa juga kita bikin rumah potongnya sekalian disana." kata vian


" bapak sangat seneng, biar gak suntuk juga." jawab pak bowo


" iya bapak juga bisa ada aktivitas" jawab pak adi


" terus buat ibu apa dong vian." kata bu retno dan bu ningsih


" wah asyik tuh kita jadii punya aktivitas," jawab bu retno dan bu ningsih.


obrolan mereka walau di tempat makan tapi bermakna dan ini membuat mereka bahagia.


" yank hari ini mau kemana." tanya vian


" mau ke butik pah, sebentar. papah mau kemana." jawab lily


" ke bank ambil uang buat besok, sama ke L-Trans." jawab vian


" ya kita bareng aja pah." jawab lily

__ADS_1


setelah sarapan vian dan lily pamitan. di perjalanan vian tanya kue ulang tahun devan.


" yank, kalo kue udah pesan."


" seperti biasa dari catering sekalian."


" kita beli lagi aja yank, karena kan nanti yang datang juga banyak."


" iya, sekarang aja kalo begitu kita cari toko kue."


" pak edi cari toko kue aja dulu ya. " kata vian


" baik pak. di daerah J biasanya ada." jawab edi


setelah sampai di toko kue dan memastikan besok pagi bisa jadi, vian memesan kue ultah dan kue kue buat tamu. selesai dari toko kue vian turun di L-Trans, lily lanjut ke butik.


di L-Trans vian menanyakan progress Mini Bus dan Bus. " Mini bus 2 bulan jadi pak, kalo Bus sekitar 6 bulan lagi." kata pak dede. setelah ngobrol dengan pak dede vian telepon opik LA.


" hallo pik, lagi sibuk." kata vian


" enggak pak. Jawab opik


" gini pik, saya kefikiran setelah buka toko, gimana kalo tanah yang di daerah C itu sebagian dibuat peternakan sambil cari lahan lagi. saya pengen peternakan ayam petelur dan ayam potong, sama sapi perah dan sapi pedaging. kamu design kan berapa lahan yang diperlukan untuk kandang ayam petelur 10 ribu ekor, ayam potong 5 ribu ekor, sapi perah 50 ekor, sapi pedaging 50 ekor." kata vian


" baik pak, saya akan buat perencanaannya." jawab opik.


pas jam makan siang vian minta diantar pak dede ke cafe pakai motor. sampai di cafe dia pesan makanan dan minuman. lalu vian hubungi lily.


" yank, papah udah di cafe ini lagi pesan makanan." kata vian

__ADS_1


" iya pah nanti mamah kesana." jawab lily


sambil nunggu lily vian makan ditemani pak dede.


__ADS_2