
dalam acara makan siang bersama bupati itu vian mendapatkan banyak kenalan baru baik dari kalangan pejabat dan pengusaha, serta akademisi. vian di perkenalkan sebagai putra daerah yang bisa memajukan daerah asalnya.
dari hasil pertemuan itu ada beberapa universitas yang meminta vian untuk mengisi acara seminar di kampusnya, baik seminar kewirausahaan dan pertanian. vian menjelaskan karena saat ini istrinya sedang hamil anak ke 2 dan butuh perhatiannya, jadi belum bisa menyanggupinya tapi kalau istrinya sudah fit ia bersedia. kita mengadakannya juga akhir pekan ini pak, kata salah satu dosen. " insyaAllah saya bersedia, komfirmasikan lagi aja waktunya, kalo bisa yang lainnya juga di satu hari yang sama." kata vian.
setelah acara makan siang bersama vian pergi pulang, " pak dede cari sopir buat saya ya, kayanya saya akan banyak pulang pergi ke bandung." kata vian
" kan ada pak edi pak," jawab pak dede
" ibu sekarang lagi hamil, dan dia cocok sama edi. dan biar saya juga tenang ninggalinnya" kata vian
" wah ibu lagi hamil pak, selamat ya pak, semoga ibu dan bayinya selalu diberikan kesehatan. aamiin. ya udah saya aja pak yang sopirin bapak, lagian L-trans sudah ada yang tanggung jawab." jawab pak dede
" aamiin, terimakasih, saya yang gak enak masa di sopirin direktur." kata vian ketawa
" itu kan hanya jabatan saja pak, lagian itu berkat bapak juga." jawab pak dede
" ya sudah kalo begitu. terimakasih. kita istiraht dulu ya, pengen ngerokok nih, kalian belum pada makan juga kan." kata vian
mereka pun berhenti di rest area, vian beli kopi dan rokok, sedangkan pak haris dan pak dede makan siang. sambil makan vian dan pak dede ngobrol.
" gimana L-Trans ada perkembangan." kata vian
" alhamdulillah tiap hari yang nyuci dan yang ke bengkel bertambah, untuk truk, bus, dan mobil box saya sudah dapat pak, tinggal survey saja kesana, tapi kalo untuk mobil box yang ada preezernya harus pesan pak bagusnya." jawab pak dede
" ya sudah kamu cek aja mobil mobil itu kalo tidak ada masalah kabari saya. untuk mobil box yang ada preezernya kamu pesan saja kalo begitu, jadi pas pabrik sudah operasional mobil pun ada." kata vian
" baik kalo begitu pak." jawab pak dede
__ADS_1
habis makan mereka pun melanjutkan perjalanan pulang, 2 jam diperjalanan mereka sampai di rumah, vian langsung ke kamar untuk mandi dan ganti baju lalu sholat ashar. " gimana pah makan siangnya sukses." kata lily
" alhamdulillah mah, papah jadi nambah kenalan, koneksi dari pejabat, dosen, dan pengusaha, dan pak bupati menyuruh para kepala dinas yang terkait dengan usaha papah bisa membantu, papah dikenalin ke mereka sebagai putra daerah yang membangun daerah asalnya." jawab vian.
" wah hebat papah. sukses ya pah." jawab lily
" makasih sayank. o iya papah juga diminta untik mengisi seminar di universitas di bandung akhir pekan ini." kata vian
" ya sudah papah datang aja, sekalian nambah ilmu dan wawasan papah, tapi awas aja kecantol mahasiswinya." jawab lily.
"bagus dong kalo ada mahasiswi yang suka sama papah," kata vian menggoda
" gak boleh, kalo gitu papah jangan datang aja." jawab lily cemberut
disaat sedang asyik ngobrol vian masuk ke kamar, " papah main bola di taman." ajak devan
" iya ayo aa sayank." jawab vian lalu menggendongnya dan berjalan ke taman. di taman vian dan devan main bola. setelah cape vian membawa devan ke gazebo untuk istirahat.
" oh iya, papah telepon dulu orang designya ya." jab vian, lalu menelepon orang yang biasa ngebangun di rumahnya. karena vian fikir tinggal bikin kurangan jaring di atas air terjun, dan pohon saja. jam 5 sore orang dari kontraktor datang, vian menjelaskan kepada orang kontraktor tersebut keinginannya membuat kandang burung yang menutupi air terjun dan kolam kecil, kurang lebih ukurannya 30x 50 m2, tingginya 10 meter. pak wahyu dari pihak kontraktor juga menambahkan beberapa item yang akan dipasang disana. setelah deal vian mentransfer uang DP untuk memulai pengerjaan.
dimalam hari waktu makan malam vian menyampaikan bahwa besok akan ke bandung lagi mau ngisi acara seminar di salah satu universitas. " o iya pah tadi mamah lihat ada irang dari kontraktor, mau bangun apa lagi." tanya lily.
" oh itu, si aa pengen buat kandnag burung yang besar." jawab vian
" iya mah aa mau kandang burung besar." jawab devan
" oh begitu. terus nanti yang ngurua burungnya siapa.. aa." kata lily
__ADS_1
" gak lah mah, kan ada om indra, aa cuma mau lihat dan denger aja suaranya." jawab devan
" kamu kobe ya." kata pak bowo
" iya dari kemarin dia tanya terus kapan mau buat kandang burung." kata vian
" papah kan lagi banyak pengeluaran, kenapa nuruti keinginan devan." kata lily
" ya gak apa apa, biar aa seneng juga, lagian aa suka doain papah ya." kata vian
" emang aa doain apa." kata bu retno
" Ya Allah berikan kesehatan buat papah mamah, berikan rezeki yang banyak... aamiin" jawab devan
" aa pinter banget sih." kata bu retno
" iya bu, sehabis sholat dia suka berdoa, dia berdoa minta adik juga, katanya biar aa ada teman main." kata lilis
" anak mamah sholeh banget, makasih ya aa." kata lily
vian telepon pak dede supaya tandbye jam 6 di rumah karena mau ke bandung lagi.
setelah makan malam vian dan yang lainnya masuk kamar masing masing.
keesokan paginya setelah pamitan vian, haris dan pak dede berangkat ke bandung, karena belum sarapan seperti biasa dia berhenti dulu di rest area. setelah sarapan dan ngerokok mereka pergi menuju ke kampus universitas yang mengadakan seminar, vian disambut panitia penyelenggara dan duduk di di depan ratusan mahasiswa yang mengikuti seminar, seminar tersebut tentang kewirausahaan. setelah beberapa orang memberikan sambutan dan memberikan materi seminar, kini giliran vian.
" selamat pagi semuanya, terima kasih atas kesempatan buat saya untuk memberikan sedikit pengalaman saya di dunia usaha. sebelumnya perkenalkan nama saya Vian Permana, saya salah satu dari pendiri LIVI Group, perusahaan pertama saya PT. Livi Niaga indonesia bergerak di bidang perlengkapan bayi, saat saya mendirikan usaha tersebut saya masih bekerja disalah satu perusahaan dan saat ini perusahaan itu saya akuisisi dan bidang usahanya saya rubah menjadi Bank Livi Syariah di bandung sini sudah ada cabangnya, dan di daerah KBB saya mendirikan usaha PT. LiVi angronesia bergerak dibidang pertanian, dan sekarang mau peternakan dan perikanan, dan mohon doanya juga supaya pabrik pengolahan daging disana cepat terwujud. ada di bidang Transportasi, Proverty, dan mudah mudahan dibidang pendidikan juga akan terealisasi.
__ADS_1
saya menyampaikan itu semua bukan buat gaya gayaan tapi saya harap itu menjadi motivasi rekan rekan semua para mahasiswa, kalian harus bisa merubah mindset kalian dari pencari kerja menjadi pemberi kerja, awal buka usaha masih di 20 karyawan, alhamdulillah sekarang sudah di atas 500 karyawan, tenaga lepasnya 300 karyawan. jadikan lah hobi kalian menjadi sebuah peluang tentunya hobi positif ya. ada kepuasan tersendiri menjadi seorang pengusaha dan harus pinter pinter menjadikan kesempatan menjadi sebuah peluang, masa kalian orang kota kalah sama saya yang orang kampung. terimakasih sekali lagi, mari sama sama kita bangun negeri ini dengan karya dan solusi" kata vian menjelaskan.
setelah selesai acara tanya jawab pun di mulai, banyak para mahasiswa yang mengajukan pertanyaan kepada vian, ada yang tanya umur, status, bisa PKL di perusahaan vian.