
Selesai makan vian pergi merokok santai di kursi taman. Lily, astrid, dan dilla pamitan kepada yang ada disana karena mau mengecek kondisi de qinar, de avin dan de alea, sedangkan shinta mau mengecek kandungannya. Lily sudah membuat janji sama dr. Silvy.
" sepertinya pak vian mau pergi lagi nih." kata pak bambang
" iya pak, besok saya mau pergi ke kampung karena sudah lama enggak nengok kakek sama nenek sekalian mau ke pabrik LA." kata vian
" kalau saya enggak kerja pengen ikut juga." kata pak bambang
" iya udah kalau gitu, ibu aja ya yang pergi." kata ibu sisil
" memangnya ibu enggak cape." kata pak bambang
" enggak, malahan ibu senang bisa jalan jalan, disini pun sama siapa." jawab ibu sisil
" iya terserah ibu sih dan kalau enggak ngerepotin pak vian dan keluarga." kata pak bambang
" enggak apa apa kalau memang ibu mau ikut, lagian kita pakai minibus,." kata vian
" sepertinya mendadak pak, apa kakek dan neneknya sedang sakit." kata pak gubernur D
" enggak sih, rencana saya aja yang mau pergi karena ada urusan di pabrik LA mau ada pembahasan pengembangan produk, eh ibu sama bapak mau ikut ke kampung katanya sudah lama enggak pergi kesana, yang lainnya juga mau ikut akhirnya." kata vian
" oh iya pak saya dapat laporan dari pak andi, supply sawit apa bisa dinaikan lagi, kalau enggak barangkali ada dari tempat lain supaya pasokan bahan baku bisa diatasi." lanjut vian
" saya akan koordinasikan dengan tim di perusahaan disana, kalau pun memang dari lahan kita tidak memenuhi saya akan suruh mereka mengambil dari perkebunan lainnya." kata pak bambang
" terimakasih pak sebelumnya, nanti saya akan sampaikan ke pak andi, alhamdulillah minyak yang di produksi PBN mendapat respon yang baik dari pasaran, begitu pula produk lainnya." kata vian
" enggak salah saya berinvestasi di PBN kalau begitu, nanti saya juga akan cek teman teman yang memiliki perkebunan sawit." kata pak menteri UMKM
" alhamdulillah dengan adanya perusahaan LA dan PBN penyerapan tenaga kerjanya pun terus meningkat, warga sekitar terutama petani pun menjadi keangkat kehidupannya dan mereka lebih giat lagi dalam bercocok tanam, dari sisi minat siswa untuk sekolah di SMK negeri yang didirikan itupun jauh lebih banyak terutama di jurusan pertanian, mereka bilang menjadi petani saat ini sangat menjanjikan." kata pak bupati KBB
__ADS_1
" pak vian lama disana, saya berencana berkunjung ke sekolah itu." kata pak menteri pendidikan
" kemungkinan sampai hari rabu pak, setidaknya saya bisa istirahat di kampung dulu." kata vian
" iya sudah kalau begitu, saya akan agendakan hari selasa atau rabu kesana." kata pak menteri pendidikan
" kabari saya pak, biar saya koordinasikan dengan dinas pendidikan disana." kata pak bupati KBB
" sekalian saya pengen main ke kampung pak vian dan pabrik LA," kata pak menteri pendidikan
" boleh pak, saya tunggu." kata vian
" ibu ikut ya pak..." kata ibu citra
" iya boleh,." kata pak menteri pendidikan
" sekalian ya pak, melaksanakan tugas sambil jalan jalan." kata pak bambang
" kalau gitu saya juga akan cari waktu, supaya bisa ke kampung pak vian nih, sekalian memantau kegiatan usaha masyarakat disana." kata pak menteri UMKM
" kita memang mau mengembangkan ke sektor pariwisatanya pak menteri, terutama sektor wisata alam. Sama kita juga sedang menantikan investasi livi dibidang kesehatannya nih semoga cepat terealisasi rumah sakitnya." kata pak bupati KBB
" sebenarnya kita mau menyentuh kesana, tapi kan kita juga perlu infrastruktur lahan, kemungkinan besar kita akan memberluas klinik di LA saja terlebih dahulu dan kedepannya bisa dipergunakan oleh masyarakat luas, sebetulnya saat ini pun klinik disana sudah ada warga sekitar yang mempergunakannya." kata vian
" memang kita berencana akan membangun sekolah dan perguruan tinggi serta rumah sakit, tapi saat ini saya berfikir akan fokus dulu untuk pengembangan produk yang ada. Saya sendiri merasa keteteran dan perusahaan perusahaan di bawah livi group tidak semuanya keperhatikan, walaupun sudah ada manajemen yang menjalankan akan tetapi belum bisa saya lepas 100%, mereka masih membutuhkan masukan masukan saya," lanjut vian
" kalau kantor livi group itu sendiri dimana pak." kata pak bupati P
" yang ada disana tuh pak, itu gedung livi group baru beberapa bulan baru operasional, sekarang sedang menyusun pengembangan ITnya, jadi semua data akan tersentralisasi disini." kata vian
" oh iya pak, para pelaku usaha sudah ada yang tanya mengenai Bank yang waktu itu bapak beritahukan waktu seminar kira kira gimana perkembangannya ya." kata pak bupati P
__ADS_1
" insyaAllah secepatnya, saya sudah bilang ke tim BLS untuk melakukan survey lokasi dan minat UMKM disana." kata vian
" kalau ada kendala suruh saja hubungi kami pak, barangkali kami nanti bisa membantu terutama masalah lokasi dan perizinan disana." kata pak bupati P
" terimakasih banyak pak, nanti saya akan sampaikan, saya belum menerima laporan lagi soalnya." kata vian
" itu yang di perlukan dalam hal singkronosasi kebijakan, bukan kita memanfaatkannya tapi masing masing saling membutuhkan, misalnya saja daerah P dan perusahaan BLS." kata pak bambang
" iya pak, saya tau bagaimana perusahaan pak vian tidak akan melakukan hal hal yang merugikan pemerintahan, akan tetapi saya melihat bahwa dengan adanya perusahaan pak vian disana akan membantu dalam pengembangan usaha warga daerah saya." kata pak bupati P
" tetus bagaimana pekembanban usaha UMKM disana pak, setelah ada seminar waktu itu." kata pak menteri UMKM
" alhamdulillah pak, yang awalnya mereka menolak ketjasama dengan perusahaan pak vian, sekarang mereka berhatap bisa kerjasama, untuk pengusaha UMKMnya pun mereka sudah mulai melakukan inovasi inovasi produk, yang mereka harapkan saat ini ada bantuan permodalan dan pembimbingan dalam pemasarananya." kata pak bupati P
" barangkali bapak bapak disini ada yang mau berinvestasi di sektor parawisata, daerah saya membuka peluang pak." lanjut pak bupati P
" oh iya pak vian di daerah CS itu sebagai penghasil padi juga, barangkali pak vian masih memerlukan supply padi bisa dari sana." kata pak gubernur D
" boleh pak, karena dari karawang dan dari daerah CR itu masih kurang, apalagi kebutuhan tepung untuk mie juga meningkat." kata vian
" boleh nanti kita bisa main kesana, kalaupun enggak tim PBN bisa koordinasi dengan dinas supaya bisa ada kolaborasi." kata pak gubernur D
" boleh, nanti saya akan suruh tim PBN untuk survey kesana, saya juga besok akan cek kebutuhan bahan baku apa yang yang dibutuhkan di LA, nanti saya akan sampaikan ke bapak jadi bapak bisa menyampaikannya ke dinas dinas terkait." kata vian
" seharusnya kita banyak ngobrol seperti ini, jangan hanya duduk dibalik meja saja, kalau seperti ini kan langsung tetlihat kerja nyatanya." kata pak bambang
" betul pak, walau kelihatan santai tapi obrolan ini sangat betkualitas menurut saya dan ini akan berdampak terhadap warga masyarakat juga terutama para petani." kata pak menteri sosial
" kalau kita duduk seperti ini akan terlihat nih, apa saja kebutuhan daerah dan apa daerah lain bisa mendukungnya, misalnya saja daerah B ini sebagai wadah apa daerah lain bisa mensupply barang kebutuhan masyarakatnya." kata pak bambang.
" betul itu pak, makanya saya sudah melakukan koordinasi smaa pak gubernur D dan sekarang sudah berjalan." kata pak gubernur B. Vian pun menawarkan mau minum apa kepada mereka.
__ADS_1