
Vian pamit ke Lily dan shinta lalu pergi bersama opik ke ruang rapat.
" terimakasih pak sudah menyempatkan waktunya, mumpung bapak ada disini kita ingin membahas perkembangan perusahaan kedepannya." kata opik membuka pembicaraan
" sama sama pik, terimakasih juga kepada kalian semua atas kinerjanya." kata vian
" sekarang kita sudah memulai mengoperasikan pabrik pengolahan air minum dan makanan ringan, kami ingin meminta masukan dari bapak untuk harga jualnya." kata vira bagian keuangan LA
" iya sudah kamu keluarkan harga pokoknya dulu, nanti baru kita tentukan harga jualnya, terus bagaimana sistem penjualannya apakah mau disamakam dengan produk yang sudah ada sekarang dengan skema distribusi atau kita akan jual langsung ke konsumen. Kalau kita hanya memakai sistem distribusi maka kita harus benar merencanakan jangan sampai keuntungan kita tergerus oleh discount yang diterapkan kepada para distributor yang sudah ada, karena kalau kita masih menggunakan jalur tersebut akan sedikit bermasalah dan akan menjadi keraguan di distributor itu sendiri, akan tetapi jika kita melakukan penetapan harga yang tinggi pun akan menjadi masalah karena kita tidak akan bisa bersaing dengan produk lainnya, makanya disini kita harus sepakat dan harus bisa menjelaskan kepada para distributor nantinya jika untuk produk ini discount yang diberikan lebih kecil dibandingkan dengan produk lain dari perusahaan LA ini." kata vian
" sebelumnya saya ingin tau kemasan apa saja yang di produksi sekarang." lanjut vian
__ADS_1
" yang di produksi untuk kemasan air minum merk livi botol 220 ml, botol 600 ml, botol 1,5 liter, galon 7 liter, dan galon 19 liter, kenapa kita enggak produksi yang cup karena kita dapat masukan dari teman teman dari pencinta lingkungan hidup itu akan menyebabkan banyaknya sampah, makanya kita ganti ke botol 220 ml selain itu kalau botol kalau masih ada sisa biasanya mereka akan membawanya beda dengan yang di cup walaupun masih ada sisa mereka akan membuangnya, sedangkan untuk merk DQ kita hanya buat yang botol 600 ml dan galon 7 liter karena ini tujuannya untuk kesehatan dan supaya memudahkan kalau dibawa pergi pergi." kata eko bagian produksi
" sekarang berapa harga pokoknya." kata vian
" seperti yang saya tampilkan di layar pak, saya juga sudah membuat perencanaan harga jualnya serta discount untuk distributor serta keuntungannya." kata vira
" sekarang bagaimana bagian pemasaran apakah ada tanggapan, karena percuma kalau kita tetapkan harga murah pun kalau bagian pemasaran tidak bisa menjualnya itu percuma." kata vian
" karena bagian pemasaran bilang seperti itu dan menurut bagian keuangan pun kita bisa mendapatkan keuntungan yang baik juga, saya setuju dengan bagian pemasaran, kita juga bisa leluasa lagi kepada distributor dalam memberikan promosi." kata vian
" kami juga setuju pak dengan pilihan tersebut." kata peserta meeting tersebut.
__ADS_1
" saya menerapkan manajemen terbuka jadi kalangan manajemen bisa mengetahui keuntungan perusahaan seperti apa, jadi saya harap kalian juga bisa memberikan kinerja yang terbaik untuk perusahaan, insyaAllah perusahaan pun akan memberikan yang terbaik yang bisa diberikan kepada kalian, disini perlu saya katakan bahwa bukan saya mau menyombongkan atau pamer dan memibta kalian untjk mengasihani, tapi saya ungkapkan disini supaya kalian bisa terpacu untuk lebih baik lagi, saya sedang membangun panti asuhan dimana disana akan menampung anak anak yang kurang beruntung, kita kasih mereka tempat tinggal, makan, pendidikan, darimana uangnya, itu semua dari hasil kerja keras kalian yang diberikan kepada perusahaan, jadi sekecil apapun kerja kalian telah membantu saudara saudara yang membutuhkan, memberikan harapan untuk mereka, selain panti asuhan juga livi sudaj membangun lembaga pendidikan dari TK sampai perguruan tinggi, jadi orang orang yang tidak memiliki biaya bisa sekolah disana sama uangnya pun dari perusahaan perusahaan livi lainnya yang di kelola di livi group, selain itu kita juga memiliki rumah sakit, orang orang yang tidak mampu bisa berobat dan dirawat disana. Jadi secara tidak langsung kalian itu sudah banyak membantu, untuk itu saya ucapkan terimakasih banyak atas kerja keras kalian selama ini tanpa kalian itu semua tidak akan terwujud." kata vian
" ini supaya kalian semua ketahui juga, kenapa perumahan livi bisa lebih murah dari yang lain dengan sistem yang seperti kalian ketahui, L-Pro tidak banyak mendapatkan keuntungan yang sangat signifikan kalau kita jual ke karyawan livi sendiri, kalian bisa membandingkan dengan harga dan cara mendapatkan rumah di tempat lain, kenapa bisa seperti itu karena saya bisa mengendalikan harganya yang terpenting L-Pro tidak rugi dan bisa terus mengembangkan usahanya saya sudah senang, mungkin itu yang bisa saya berikan kepada karyawan livi supaya bisa memiliki rumah sendiri tidak terus menerus menjadi kontraktor. Kalian juga perlu membahagiakan keluarga saya tau itu, makanya saya sekuat tenaga bagaimana bisa memberikan yang terbaik pula untuk kalian. saya berharap kepada kalian semuanya jika ada hal hal yang tidak berkenan atau tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan kalian, kita bicarakan baik baik jangan sampai menjadi firnah. Mari kita sama sama cari solusinya." lanjut vian
" jujur saja saya sangat enak kerja disini, beda dengan tempat kerja saya sebelumnya, disini terasa kekeluargaannya, nyaman, perusahaan pun saya rasa telah memberikan yang terbaik untuk karyawan, saya bekerja ditempat sebelumnya jangankan memikirkan karyawan memiliki rumah atau enggak, terkadang uang lembur pun suka enggak dianggap, mereka malahan bilang itu bentuk loyalitas terhadap perusahaan, jujur saya katakan selama saya menjadi HRD disini saya jarang mendengar karyawan berkeluh kesah mengenai pengahasilan malahan jangankan mereka menuntut uang lembur yang tidak diberikan, mereka malahan sukarela bekerja walaupun enggak dibayar, tapi dengan kebijakan pak vian itu tetap dibayar karena mengingat keringat mereka, contoh itu kemarin waktu pulang dari family gathering, saya secara pribadi pun merasakan ketenangan dalam bekerja pak." kata pak ferdian
" sama di divisi pemasaran juga pak, mereka sangat antusias dan saya juga belum mendengar keluhan mengenai bonus mereka enggak dibayarkan tau kurang." kata pak fakhri
" saya harapkan juga kalian bisa melakukan pendekatan terhadap bawahan, kita dekat dengan mereka bukan berarti kita menjadi rendah tapi setidaknya mereka akan bisa terbuka dan memberikan saran atau kritik kepada perusahaan tanpa segan segan lagi." kata vian
" kalian tau saya dengan pak vian seperti apa, pak vian semenjak dulu seperti itu, sampai dia di tegur oleh direktur supaya jangan terlalu dekat dengan karyawan lain. Tetap aja ngopi bareng di pos satpam. Jadi diaininpula saya tekankan kalau terjadi masalah di bawah kalian cepat cepat ambil tindakan ajak diskusi mereka, kalau perlu saya bisa hadir jjga memberikan solusi. karena kalau ada masalah di bawah tidak segera kita atasi itu lama kelamaan akan menjafi bumerang akan melutus sewaktu waktu. Seperti pak vian katakan tadi saya dan beliau akan berusaha sebisa dan semampu kita untuk memberikan yang terbaik pula untuk kalian." kata opik.
__ADS_1
Mereka pun selesai meetingnya, vian pamitan kembali ke area villa, vian meminta opik untuk membuat pembakaran jagung sebelum pulang ke jakarta.