Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Belajar Public Speaking 1


__ADS_3

Sebelum bubar vian memberitahukan ke yang ada disana jika mau belajar publuc speaking besok akan di adakan di aula livi group jam 8 pagi.


vian, lily, astrid, dilla dan ahinta pun masuk ke kamar, di dalam kamar mereka mengobrol sambil bermesraan. Dan akhirnya terjadi pertempuran diantara mereka, setelah melakukan pertempuran mereka pun tidur.


Di pagi hari vian pergi bersepeda di temani pak gubernur B, setelah selesai bersepeda vian mengambil laptop dan membuat kopi lalu duduk di teras depan, vian menyalakan rokoknya lalu membuka laptopnya, vian memeriksa laporan. Lalu membuat presentasi untuk mengajarkan public speaking.


" pagi pagi sudah sibuk aja nih pak." kata pak bupati P, lalu duduk bersama vian


" biasa saja pak, ini sambil iatirahat habis naik sepeda tadi." kata vian


" oh iya bapak mau minum apa, teh, susu, atau kopi." kata pak bupati P


" kopi boleh kalau enggak merepotkan." kata pak bupati P, dia pun menyalakan rokoknya


" bapak merokok juga toh, sebentar saya buatkan kopinya." kata vian lalu pergi menyuruh mirna untuk membuatkan kopi


" sebentar pak ya, sedang dibuatkan." kata vian


" terimakasih pak, saya memang merokok tapi kadang kadang saja itu pun kalau ada teman dan kalau memang sedang pusing." kata pak bupati P, tak lama mirna menyerahkan kopi ke pak bupati.


" terimakasih pak atas sambutan dan keramahan yang diberikan keluarga disini kepada kami." kata pak bupati P


" sama sama pak bupati, seperti sama siapa saja." kata vian


" saya bersyukur bisa berkenalan dan silaturahmi sama bapak dan keluarga," kata pak bupati P


" saya juga bersyukur bisa berkenalan dengan pak bupati, alhamdulillah saya bisa menambah saudara." kata vian


" maaf pak ya saya merepotkan bapak dan keluarga, saya titip anak saya." kata pak bupati P


" sama sama pak, insyaAllah saya akan jaga sebisa saya dan akan saya arahkan juga mereka." kata vian

__ADS_1


" jangan segan segan tegur saja kalau mereka melakukan hall yang tidak baik, saya percaya disini anak saya bisa belajar dan berkembang." kata pak bupati P. Pak bupati pun pamitan dulu karena mau siap siap pulang, vian pun sama dia pergi ke dapur membuat udang dan kepiting asam manis serta udang goreng untuk devan.


Jam 7.17 menit mereka pun sarapan bersama


" asyiiiik ada udang goreng ini pasti papah yang buat kan. Aa suka banget, terimakasih ya pah." kata devan


" ini mamah yang buat a." kata lily


" aa enggak percaya ah." kata devan


" iya nih kita bisa merasakan masakan pak vian lagi nih." kata pak gubernur B


" beneran pak vian ini yang masak, ini enak banget loh." kata pak menteri sosial


" wah jago segalanya ya, masakannya enak." kata pak menteri pendidikan


" iya dong, papah aa is the best." kata devan


" enakin aja pak bupati, jadi kalau kesini bawa yang banyakan." kata pak bambang


" siap pak, insyaAllah kalau kesini saya bawa yang banyak." kata pak bupati P


" ini seriusan pak vian yang masak, saya jadi kalah kalau begitu masaknya." kata ibu citra


" iya nih masakannya enak banget, asamnya dari nanas seger banget." kata ibu kayla


" belum coba nasi gorengnya, wah pasti ketagihan deh." kata ibu sisil


" boleh tuh pak vian, kapan kapan dibuatkan nasi gorengnya juga." kata ibu citra


" insyaAllah bu, nanti saya buatkan." kata vian

__ADS_1


setelah sarapan, pak bambang. Pak menteri dan pak gubernur pamitan untuk bekerja. pak bupati P juga pamitan pulang karena ada kerjaan yang enggak bisa dia tinggal. Vian dan yang lainnya mengantarkan mereka pulang


" pak gubernur rencana kapan pulangnya." kata vian


" nanti siang pak, karena malam saya ada ketemuan." kata pak gubernur L


" ibu disini dulu aja ya pak, nanti ibu pulangnya." kata ibu nurul


" iya sudah kalau begitu, jari bapak beli tiketnya sendiri aja nih." kata pak gubernur L


" sudah beli atau belum pak, kalau belum saya pesankan." kata vian


" belum pak, biar saya suruh sekretaris aja belikan." kata pak gubernur L


" enggak perlu, biar saya suruh pak dede saja pesankan dan nanti saya siapkan orang untuk mengantatnya sekalian, bapak mau yang jam berapa." kata vian


" yang jam 10an pak. Maaf jadinya merepotkan pak vian nih." kata pak gubernur L


vian pun menghubungi pak dede untuk memesankan tiket pesawat untuk pak gubernur dan ajudannya.


" vian jadi kita belajar public speaking." kata ibu retno


" jadi bu, sebentar lagi ya." kata vian, vian pun duduk di teras depan menhalakan rokoknya dan meminum kopi sisa tadi pagi.


Jam 8.07 menit vian pergi ke aula livi group, vian menyalakan laptop dan infokus, ibu ibu dan anak anak SPI pun ikutan, lily, astrid, dilla dan shinta pun ikutan belajar tentang public speaking. Pak gubernur L pun ikutan bergabung disana.


" assalamualaikum, terimakasih ke semuanya yang datang disini, saya bukan mau mengajarkan tapi saya mau sharing aja, jadi kita sama sama belajar." kata vian


vian pun menjelaskan mengenai public speaking menggunakan presentasi yang tadi dia buat.


" Public speaking merupakan salah satu soft skill dalam membangun relasi bisnis Sehingga sangat penting dimiliki pengusaha. Mengapa bisa begitu? Seorang pengusaha harus bisa memperkenalkan brand, baik ke rekan bisnis ataupun publik secara luas. Mungkin Anda bisa meminta orang lain untuk menggantikan. Public speaking dalam dunia bisnis menjadi bagian yang penting seperti mempromosikan produk pada konsumen, memberikan informasi kepada seluruh konsumen terkait produk yang sedang dijual, menyebutkan kelebihan atau keunggulan produk sehingga konsumen semakin tertarik untuk membeli produk tersebut. Meningkatkan kemampuan komunikasi tidak hanya menunjang kemampuan menjual produk, namun juga kemampuan memimpin sebuah perusahaan. Misalnya cara menegur pegawai yang salah dengan tepat, serta mempermudah mendemonstrasikan apa yang ingin disampaikan. Gugup berbicara di depan orang banyak itu normal, semakin sering dilatih akan semakin berani dari waktu ke waktu. Gugup faktornya bisa jadi karena kurangnya persiapan, hal itu bisa diatasi dengan mempelajari topik yang akan disampaikan kepada orang banyak sehingga ketika berbicara akan menguasai materi itu. Hal-hal dasar dalam public speaking : Nomor satunya percaya diri. Hal pertama dan utama yang harus ditanamkan supaya menguasai public speaking adalah percaya diri, tidak lain merupakan kunci dari penyampaian informasi yang baik. Dengan adanya rasa percaya diri, Anda akan lebih mudah untuk menyampaikan sesuatu dan menjalin komunikasi dua arah. Rasa percaya diri juga bisa membuat aura Anda terpancar lebih baik. Nomor dua adalah Postur tubuh seseorang memperkuat image-nya. Pastikan postur tubuh Anda tegak dan mengarah ke audience. Jika dalam posisi berdiri, buka kaki sejajar dengan bahu. Jangan terlalu kecil ataupun terlalu lebar. Agar tidak merasa lelah dan tegang, Anda juga bisa berjalan perlahan sambil berbicara, namun jangan terlalu cepat, karena akan mengganggu konsentrasi audience. Dalam menyampaikan sesuatu juga harus menggunakan bahasa tubuh yang baik. Penggunaan bahasa tubuh akan membuatmu tidak terlihat kaku, sekaligus bisa mengurangi rasa grogi. Yang ketiga adalah harus mengenali terlebih dulu, siapa audience yang akan dihadapi. Dengan mengenali audience bisa menentukan seperti apa pembawaan presentasi. Jika akan menyampaikan presentasi di depan orang-orang penting dan jauh lebih tua, bawakanlah dengan lebih formal. Jika menyampaikan materi untuk orang-orang yang lebih muda, mungkin bisa bersikap lebih kasual. " kata vian menjelaskan

__ADS_1


__ADS_2