
Semuanya berbelanja kecuali vian, bella pun senang karena diterima dikeluarga vian dan dia pun sering mengobrol bersama ika. karena melihat haris dan putra bolak balik pak dede dan pak wahyudi pun ikut jalan jalan juga dan mereka pun membeli oleh oleh buat keluarganya.
" mas makasih ya udah ajak aku jalan jalan," kata bella
" sama sama bell, kamu kan keluarga mas juga." kata vian
" kamu bilang hak sama ibu." kata astrid
" bilang lah mba, gau gak ibu tadinya khawatir lho." kata bella
" jangankan ibu, mba aja tadinya khawatir. eh ternyata mba lily dan keluarganya baik banget." kata astrid
" iya ya, aku bahagia banget bisa ketemu keluarga mas vian." jawab bella
terdengar suara lily memanggil astrid dan dilla
" as, dil, ini bagus gak biar kita samaan, kalau ini buat suami kita." kata lily
" bagus mba." jawab astrid dan dilla
" ika, bella dipilih aja, tenang ada bos livi yang bayarin." kata lily.
" iya kak, iya mba." jawab ika dan bella
lily pun menyuruh ibunya dan ibu mertuanya memilih, serta menyuruh bu rina dan bu julaeha memilih juga. lily juga menyuruh lilis dan evi membeli oleh oleh. setelah 1 jam berjalan jalan mereka kembali ke mobil. devan yang ketiduran digendongan vian di tidurkan di kursi dia yang sudah di ubah menjadi tempat tidur. vian menyuruh pak wahyudi untuk langsung ke vila xxxxxx dan nanti kalau ketemu supermarket berhenti dulu untuk membeli perbekalan di villa nanti. vian pun duduk di tempat tadi dan meminum kopi lalu merokok dwngan membuka jendela. bella dan ika pun sudah akrab mereka pun mengobrol, astrid yang melihat adiknya dan adik suaminya dekat merasa bahagia.
melihat mobil sudah parkir di sebuah minimarket vian mengajak ketiga istrinya turun, lily menanyakan kepada orang tua dan mertuanya apa ada barang yang akan dibeli. selesai membeli perlengkapan untuk di villa dan barang barang sudah dimasukan ke dalam bagasi mobil. mobil pun berjalan kembali menuju villa.
jam 4an mobil telah parkir di villa, lily melakukan checkin dan membayar. lily menyuruh orangtua, mertua, nenek, dan bibinya masuk ke villa yang 4 kamar, sedang dia ke villa yang 5 kamar 1 kamar utama untuk vian dan ketiga istrinya, 1 kamar lilis dan evi, 1 kamar untuk ika dan bella. 1 kamar untuk haris dan putra, 1 kamar untuk pak dede dan pak wahyudi. mereka pun masuk ke kamar masing masing untuk istirahat dan mandi
di dalam kamar utama vian merebahkan tubuhnya di atas kasur sebentar menunggu air hangat mengisi kolam rendam. vian pun pergi kesana untuk berendam, tak lama ketiga istrinya pun datang ikutan berendam.
" enak nih bikin rilex." kata vian
" iya nih bikin santai." kata lily lalu duduk di depan vian, vian pun memeluk lily dan memainkan tangannya di bukit lily, lily pun membalikan badannya lalu mencium bibir vian sehingga pusaka vian dan mahkota lily bergesekan yang membuat *******, tangan vian memeluk astrid dan dilla lalu memainkan bukit istrinya itu. lily memberikan bukitnya ke mulut vian dan menggesekan mahkotanya ke pusaka vian. astrid dan dilla pun menciumi pipi vian.
" kita ke kasur aja yu." ajak lily, mereka pun pergi kesana
vian berbaring dikasur, lily melahap pusaka vian lalu memberikan mahkotanya ke mulut vian, pusaka yang di tinggalkan lily diambil alih oleh astrid dan dilla, mereka bergantian melahapnya. setelah puas memberikan mahkotanya di mulut vian lily mengambil pusaka vian dan memasukannya ke dalam mahkota miliknya. dilla langsung bercumbu dengan vian, tangan vian memainkan jari jarinya di mahkota astrid dan dilla, mereka pun bergantian menyerahkan bukitnya untuk dilahap vian. vian menahan gejolaknya supaya bisa memuaskan ketiga istrinya
" pah mamah gak kuat." kata lily yang ambruk disebelah vian, setelah itu astrid mengambil alih pusaka vian, dilla meremas bukit astrid sehingga dia tak mampu menahan puncak.
__ADS_1
" mas.... enak... aku sampai." kata astrid lalu dia berbaring disebelah vian. vian mencium lily dan astrid. giliran dilla memegang kendali pusaka vian, vian mengambil alih kendali karena dia ingin cepat selesai juga karena lelah, vian membalikan dilla dibawah menciumi dia dan meremas bukitnya membuat dilla kelojotan.
" mas.... enak... mas.. aku gak tahan." kata dilla. vian mmepercepat gerakan pusakanya dan akhirnya mencapai puncaknya bersama. vian mencium kening dilla. lalu astrid dan terakhir lily. " terimakasih ya sayank." kata vian
" iya pah, jangan pernah berubah menyanyangi aku." kata lily
" aku sayang mas." kata astrid
" aku bahagia banget bisa bersama seperti ini, aku sayang mas." kata dilla.
setelah istirahat sebentar mereka berempat kembali ke kolam rendam, di kolam rendam mereka bercanda, bercerita, sedang asyik devan menggedor gedor pintu sehingga membuat mereka kaget.
" mamah, papah, aa boleh berenang ya." kata devan
" iya boleh aa, tapi jangan lama lama ya." jawab vian
" oke pah." jawab devan
vian dan ketiga istrinya pun bersih bersih, setelah berpakaian mereka keluar menemui devan dan keluarga yang lainnya. dilla membuatkan kopi buat vian dan susu buat mereka. vian duduk di kursi dekat kolam renang, devan berenang bersama anak anak bu rina
" terimakasih nak vian ya, udah ajak kami berlibur." kata bu rina
" o iya bi, gimana produk LNI laku gak." kata lily
" alhamdulillah ly, bibi udah beberapa kali pesan kok ke LNI melalui ibu cindy." kata bu rini
" bagus kalau begitu bi semoga lancar ya, kalau bibi mau jualan produk LA juga bisa nanti bibi coba aja produknya yang tadi lily kasih itu." kata lily
" iya ly terimakasih." kata bu rina
" pah LAD's bikin perusahaan." kata lily
" memang mau buka usaha apa." kata vian
" toko fashion abg sampai dewasa, nah anak anaknya bisa LNI." kata lily
" iya boleh. yang penting kalian senang, buat aja perencanaan dan analisanya." kata vian
" siap, makasih ya pah." kata lily
ika dan bella pun gabung sama mereka
__ADS_1
" lagi ngomongin apa sih serius kayanya." kata ika
" ini ka, LAD's mau buka usaha." kata lily
" apa LAD's emangnya kak, lampu." kata ika
" gabungan nama kakak kakak mu yang cantik ini." jawab lily
" oh emang mau usaha apa kak." tanya ika
" Toko fashion yang menyediakan kebutuhan fashion dari anak abak sampai dewasa." kata lily
" ika juga mau buka usaha fashion juga tapi segmen muslimah." kata ika
" bagus itu, nanti kita bisa kolaborasi." kata lily
" ini indahnya kebersamaan, kita bisa saling berkomunikasi, tukar pandangan dan ide bukan saling menjatuhkan apalagi sampai menjelek jelakan." kata vian
" aa udah ya berenangnya, besok pagi berenang lagi, tuh aa udah kedingan." kata lily
" iya mah ini aa udah kok." jawab devan
" aa mau dimandiin siapa." kata lily
" sama lilis aja mah." kata devan
" gak sama mamah lily, mamah astrid, atau mamah dilla." kata lily
" gak ah mah, kasian mamah cape." kata devan
" iya sudah aa mandi sama lilis ya." kata lily
" mah nanti malam makan dimana." tanya vian
" disini aja pah kan ada BBQ juga." kata lily
" kan bawa jagung juga tuh di mobil jadi bisa bakar jagung." kata vian
" asyik dong, cuaca gini makan jagung bakar." kata lily
karena sudah sore mereka pun pergi ke kamar masing masing, setelah magrib baru mereka kumpul kembali.
__ADS_1