Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
150


__ADS_3

Sore harinya,mereka benar pergi ke tempat Byanca pentas,Romi dan Yuni sudah pergi duluan tinggalah Alexi seorang diri dirumah menunggu istrinya pulang karna jika ia pergi sendiri maka lelaki itu akan bersiap menerima omelan ibunya.


Alexi begitu menyayangi Byanca,pria itu sangat ingin melihat kerja keras adiknya selama ini apalagi kadang Alexi yang membantu Byanca latihan menari dirumah.


" Ck dia mana sih lama banget " Gumam Alexi duduk diruang tv dengan kolor sepaha.


Cuaca cukup panas,Ac rumah itu dalam perbaikan jadi Alexi terpaksa mantengin kipas angin sambil berbaring dilantai.


" Huh laper " Gumam Lelaki itu mengusap perutnya.


Masakan Yuni sudah dibawa semua oleh wanita itu ke acara karna mereka sekalian piknik jika acara sudah selesai.


Tak lama yang ditunggupun datang.


Salsa masuk mengucap salam dan langsung terkejut disuguhi pemandangan yang mengotori matanya.


" Astagfirullah kamu ngapain ?" Tanya Salsa mengusap dadanya kaget.


" Lama banget sih " Gerutu Alexi kesal.


" Iya maaf,tadi harus ngumpul dulu sama guru2 yang lain " Kata Salsa menunduk.


" Huh ngumpul2 ngak tau apa suami kelaperan dirumah " cicit Alexi pelan.


Salsa mengulum senyum Alexi mengaku sebagai suami sekarang.


" Kenapa senyum2 !" Bentak Alexi.


" Gak papa,aku kekamar dulu " Kata Salsa santai.


" Bikinin makanan,aku lapar " Titah pria itu.


" Emang ibu gak masak ?" Tanya Salsa heran.


" Udah,tapi dibawa semua " jawab Alexi.


" Ya udah,tunggu ya aku ganti baju dulu " Ucap Salsa mengerti.


Alexi kembali tengkurap seraya mengambil hapenya.


Lelaki itu terlihat sangat rusing,sekarang rute Alexi berubah drastis.


Dia tak bisa lama2 diluar karna Romi meminta nya fokus kuliah dan pernikahan.


" Apa aku cari kerja aja ya ? masa ia Salsa yang ngasih aku makan huh ngak etis banget " gumam Alexi menimbang2.


" Tapi kerja apa ? emang ada yang mau menerima mahasiswa ?" Gumam Alexi bimbang.


Alexi sebenarnya malu,sudah hampir sebulan tapi dirinya sekali pun belum pernah memberi nafkah untuk Salsa,untuk makan pun masih Romi yang menanggung.


Alexi merasa tak enak dengan orang tuanya sendiri,tapi lelaki itu juga tak bisa berbuat banyak karna Romi sendiri yang memaksanya menikah diusia muda.


" Ayo " Ucap Salsa seraya menguncir tinggi rambutnya.


Alexi mendongak dan deg...


Lelaki itu melotot melihat Salsa memakai daster sepaha hingga menampilkan kaki mulusnya.


Salsa sibuk menguncir tinggi rambutnya dihadapan lelaki itu.


Setelah selesai,Salsa mengernyit melihat Alexi diam dengan mulut sedikit terbuka.


" Kamu kenapa ?" tanya Salsa heran.


" Cantik " Gumam Alexi tanpa sadar.


" Hah " pekik Salsa kaget.


" Hah em maksud gue jelek kayak ibu2 " Kata Alexi kelabakan.


" Apa kamu bilang !" pekik Salsa emosi.


" Aduhh laperrr cepetan bikinin makanan " Kata Alexi mengalihkan.

__ADS_1


" Iya iya sabar " Kata Salsa malas.


Keduanya langsung menuju kedapur,ini pertama kalinya mereka berduaan dirumah dan Salsa menguasai dapur.


" Mau makan apa ?" tanya Salsa tenang.


" Emang lo bisa masak ?" Tanya Alexi ragu.


" Ya bisa lah,kamu raguin aku ?" tanya Salsa berkacak pinggang.


Alexi mengangguk lemah.


Salsa terlihat emosi tapi wanita itu berusaha sabar menghadapi Alexi yang tak pandai berbohong.


" Ya udah,kamu duduk manis disitu biar istri mu ini masak dengan damai " Kata Salsa memainkan alisnya.


" Iuuhhh geli banget " Kata Alexi merinding.


" Ya udah kalo ngak mau " Kata Salsa berkacak pinggang.


" Iya2,cepetan sana masak ntar acara dimulai lagi " Kata Alexi mengalah.


Salsa tersenyum manis dan mulai membuka kulkas mertuanya.


Terlihat tak banyak bahan disana karna Yuni memang belum kepasar minggu ini.


Alexi diam memperhatikan gerak gerik wanita itu.


Salsa mulai mengeluarkan bahan2 yang ada,dengan teladen wanita cantik itu pun mulai berkereasi.


Salsa terus bergerak kesana kemari menjangkau apa yang ia mau.


" Butuh bantuan ngak ?" Tanya Alexi kasihan juga teringat Salsa baru pulang bekerja.


" Ngak usah,ini pertama aku bikin makanan buat kamu " kata Salsa tanpa menoleh.


" Ya udah " Kata Alexi cuek.


Salsa kembali bergerak aktif,awalnya Alexi bingung apa yang mau gadis itu buat tapi makin kesini Alexi mulai paham dan tersenyum karna wanita itu sedikit mengerti keinginannya saat ini.


" Waw " Gumam Alexi takjub.


" Keren ngak ?" tanya Salsa bangga


" Biasa aja " jawab Alexi memasang wajah datar.


Salsa yang tadinya tersenyum langsung mengubah expresi wajahnya dan duduk disamping lelaki itu.


" Mau ngapain ?" tanya Alexi heran.


" Makan lah,ngapain lagi ?" tanya Salsa balik.


" Kan ini buat gue" kata Alexi menarik piring bulat itu.


" Ya kan aku juga mau,aku laper Alexi " Kata Salsa menarik piring lagi.


" Ya bikin lagi lah,ini ngak cukup buat gue " kata Alexi memeluk piring itu.


" Sebanyak ini ngak cukup ?" tanya Salsa kaget.


Alexi mengangguk polos.


" Astaga yang benar saja,bagi ah pelit banget sih aku yang buat loh " Kata Salsa kesal.


" Tadi katanya buat suami " kata Alexi gemas.


" Istri juga mau lah " sahut Salsa.


Keduanya langsung terdiam mengakui diri masing2.


" Ahk ya udah nih makan " Kata Alexi melepas piring itu kemeja.


Lelaki itu berdiri,Salsa langsung menarik tangan Alexi merasa bersalah.

__ADS_1


Alexi menoleh dengan wajah datarnya


" Aku ngak laper kok cuma becanda,ayo duduk lagi " Kata Salsa tenang.


Alexi mengernyit tapi tetap duduk menatap wanita itu.


" Makan yang banyak ya,aku kekamar dulu " kata Salsa tersenyum.


Alexi diam tak menjawab,Salsa pun berdiri berjalan menjauh.


Setelah Salsa menghilang dari dapur,Alexi menatap beberapa potong roti isi itu.


" Huhh apa gue keterlaluan ya,kan cuma becanda " Gumam Alexi merasa berdosa.


Hening....


Tak ada suara apapun..


Alexi bangkit membawa piring itu keluar dan terlihat Salsa duduk diruang tv mengganti2 siaran.


Pria itu duduk dilantai menghadap kipas anginnya.


" Sini " kata Alexi melambaikan tangan.


Salsa mengernyit melihat lelaki itu memanggilnya.


" Sini cepetan " kata Alexi gemas Salsa belum mengangkat bokongnya.


Salsa berdiri dan mendekati lelaki itu.


Alexi menarik tangan Salsa hingga duduk dilantai bersama dirinya..


" Kenap...


" Ayo makan " Potong Alexi tenang.


" Hah " Kata Salsa kaget.


" Nih buat lo " Ucap Alexi memberi sepotong roti.


" Ngak usah kan kamu laper " kata Salsa bingung.


" Ambil sekarang " Titah Alexi tegas.


Salsa mengambilnya satu dan menatap lelaki itu.


Alexi mulai makan tanpa melihat gadis itu.


" Tunggu apalagi,kita harus cepat " Kata Alexi tenang.


" Ah iya " Jawab Salsa terkejut.


Gadis itu pun mulai menggigit roti yang tadi ia buat,keduanya makan dengan tenang.


Melihat Salsa yang lahap membuat Alexi menarik nafas panjang.


" Apa dia begitu lapar ? kenapa aku sampai egois seperti tadi " Batin Alexi melirik Salsa yang menikmati makanannya.


" Enak gak ?" tanya Salsa memecah keheningan.


" Hm " Jawab Alexi mengangguk.


" Mau es teh ?" tawar Salsa.


Alexi mendongak dan terdiam melihat rona bahagia Salsa.


Untuk kedua kalinya pria itu mengangguk.


Salsa tersenyum hangat dan berjalan menuju dapur.


" Dia peka juga " Gumam Alexi tersenyum kecil.


❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2