
Alexi diajak masuk oleh Romi karna hari hampir malam.
" Byan langsung mandi ya " Ucap Romi kepada adiknya yang membuka tas TPA.
" Iya Yah,tapi aku mau makan sosis dulu boleh ?" tanya Byanca malu2.
" Iya " Jawab Romi tersenyum.
Gadis itu tersenyum cerah dan dengan cepat mengambil sesuatu dalam tasnya.
Alexi duduk disofa seraya memegang tongkat kramat.
" Ayah " Panggil Alexi.
" Ayah akan mandi dulu,kita bicara habis makan malam " Ucap Romi tenang.
Alexi mengangguk paham meski dirinya ingin jawaban sekarang.
Yuni keluar dari kamar dan berpapasan dengan Romi yang memasang wajah datar.
" Kenapa Mas ?" tanya Yuni mengernyit.
" Gak papa,bantu Alexi buat siap2 solat " Jawab Romi memegang pinggang Yuni.
Wanita itu mengangguk kecil,Romi mengecup pipi Yuni dan berlalu masuk kekamar.
Yuni menggeleng pelan,Romi saat pulang bekerja memang tak pernah lupa memberinya kecupan dan karna itu Yuni tak bisa keluar rumah jika suaminya pulang.
" Sayang kamu udah mandi ?" Tanya Yuni mendekati Alexi.
" Udah Bu " Jawab Alexi.
" Ya udah,ayo siap2 bentar lagi Azan " kata Yuni memegang tangan putranya.
" Bu " Panggil Alexi menahan tangan Yuni.
" Iya " Jawab Yuni.
" Salsa sering nelfon ya ?" tanya Alexi ragu.
" Hah " Kata Yuni kaget
" Jujur Bu " Pinta Alexi.
" Em ya kadang " jawab Yuni ragu.
" Dia tau kondisi aku gak Bu ?" tanya Alexi nanar.
" Mending siap2 yuk udah azan tuh " Kata Yuni mengalihkan.
Alexi mendesah lesu dengan anggukan kecil.
Mereka pun berjalan ke kamar Alexi.
Yuni tak berani menjawab tanpa persetujuan suaminya karna mereka sudah sepakat akan membicarakan hal itu jika sudah waktunya.
Alexi masih penasaran,dirinya ingin tau apakah Salsa menanyakan dirinya atau tidak.
Mereka solat berjamaah,Romi selalu mengajarkan anak2nya untuk mengingat Tuhan dalam keseharian.
Saat makan malam bersama,Serkan pulang kerumah membawa bungkusan obat untuk Alexi minum.
" Baru pulang ?" tanya Yuni menegur.
" Iya Ma,habis nganter Histi pulang " Jawab Serkan jujur.
" Dia sama kamu ?" Tanya Yuni kaget.
" Hm aku bawa dia pas ketemuan sama Mama dan Sifa " Jawab Serkan.
Romi mendongak melihat putranya yang memasang wajah tenang.
" Kamu terima tawaran dari mama kamu ?" tanya Romi.
__ADS_1
" Ngak Pa,aku mau sama Histi " jawab Serkan.
" Sif..
" Terserah kamu aja,kamu dah dewasa bisa menentukan pilihan sendiri " Ucap Romi memotong pembicaraan istrinya.
" Iya " Jawab Serkan tersenyum.
Yuni menghela nafas melihat kearah Romi,lelaki itu memberi isyarat agar diam.
" Ayo makan " Ajak Yuni.
" Udah kenyang Bu " Jawab Serkan.
Yuni mengangguk paham,Serkan mulai mengeluarkan obat untuk sang adik.
" Gimana keadaan kamu Alexi ?" tanya Serkan tenang.
" Hm lumayan " Jawab Alexi sambil makan.
" Baiklah,besok ikut Kakak ya kerumah sakit kita tes " Ucap Serkan.
" Apa aku akan melihat lagi ?" tanya Alexi girang.
Semua orang terdiam,Yuni menatap Serkan seolah menunggu jawaban.
" Ya,Kakak akan berusaha,kita akan melakukannya pelan2 " Jawab Serkan melihat kearah Romi.
" Ayah sudah menghubungi Dokter yang sudah berpengalaman jadi nanti kamu hubungi dia untuk membicarakan ini " Ucap Romi kepada Serkan.
" Iya Yah " jawab Serkan mengerti.
Romi kembali makan seraya melirik Yuni yang menatap Alexi iba.
Hampir 1 bulan putranya tak bisa melihat,ibu mana yang tega melihat putranya terpuruk.
" Sabar ya Nak " Ucap Yuni mengusap bahu Alexi.
Setelah selesai makan,keluarga kecil itu berkumpul diruang keluarga.
Alexi sudah siap menagih permintaan nya tadi kepada Romi.
" Apa yang ingin kamu ketahui ?" tanya Romi seraya menyesap kopi panasnya.
" Aku ingin tau apa Salsa menanyakan aku ??" Tanya Alexi.
" Untuk apa menanyakan kamu ?" tanya Romi terkekeh.
Alexi mengkrucut,dirinya juga merasa malu bertanya seperti itu karna tak ada hubungan dengan Salsa lagi.
" Ayah jawab aku " Rengek Alexi manja.
" Kau masih berhubungan dengan Ayu ?" Tanya Romi.
" Hm,tapi dia sudah jarang menelfon ku " Jawab Alexi sedih.
" Ayah dengar dia bekerja dikantor pemerintahan " Kata Romi tenang.
" Hm,masih honor " Jawab Alexi.
" Ya lumayan " kata Romi mengangguk.
" Jadi bagaimana dengan Salsa ?" tanya Alexi kembali ke topik.
" Kau masih menginginkannya ?" tanya Romi.
Deg....
Alexi terdiam,Yuni dan Serkan melihat kearah Alexi.
" Aku tidak tau " jawab Alexi.
" Kenapa tidak tau ?" tanya Romi.
__ADS_1
" Jika aku kembali kepadanya apa dia mau menerima aku yang seperti sekarang ?" tanya Alexi nanar.
" Kau tidak akan selamanya seperti ini " Jawab Romi.
" Aku tidak bisa melakukan apapun Ayah,semuanya terasa gelap " kata Alexi kesal.
" Mas " Tegur Yuni menyenggol Romi.
" Kau akan melakukannya mulai sekarang,kau harus terbiasa dengan keadaan mu " Ucap Romi tegas.
" Apa yang bisa aku lakukan Ayah ? aku tidak punya skill " kata Alexi gemas.
" Salsa tidak akan mau kembali kepada mu lagi jika kau hanya mengharap kesempurnaan " Jawab Romi tegas.
Alexi diam,Serkan yang tadinya main hape membalas chat receh Histi langsung menyimpan hapenya di meja dan mendengarkan kisah orang tua.
" Kau tidak boleh diam meratapi hidup mu seperti ini,jadilah pria yang kuat dengan keterbatasan !" Ujar Romi.
" Jangankan melakukan pekerjaan,untuk memakai baju saja aku masih kesusahan " Cicit Alexi pelan.
" Ibu mu yang akan membantu bahkan Ayah sendiri yang akan turun tangan " Sahut Romi.
" Aku bertanya Salsa,kenapa larinya kesini ?" tanya Alexi gemas.
" Karna Salsa tak butuh pria lemah dan plin plan !" Jawab Romi kesal.
" Mas udah " Tegur Yuni menampar Romi.
" Ya aku tau aku salah " kata Alexi menghela nafas.
" Dia tidak tau keadaan mu " Kata Romi pelan.
" Jadi Salsa tak menanyai ku ?" tanya Alexi nanar.
" Dia bertanya,tapi tidak Ayah jawab " Ucap Romi.
" Kenapa begitu ?" tanya Alexi.
" Dia sedang belajar,Ayah tidak mau dia terus memikirkan kamu dan melupakan pemblajarannya " Jawab Romi.
" Apa dia tau aku kecelakaan ?" tanya Alexi
" Ya,tepat kau kecelakaan,dia kembali keluar negeri " jawab Romi.
Alexi terkejut dengan kepala tertunduk.
" Bukan tanpa alasan Ayah seperti itu Lex " Ujar Serkan membuka suara.
" Apa alasan Ayah ?" tanya Alexi nanar.
" Salsa mungkin kembali menyukai mu lagi " Jawab Yuni sedih.
" Apa " Kata Alexi kaget.
" Saat dia tau kau tinggal bersama gadis itu Salsa sangat terpukul,kau membohongi dia " Kata Yuni menatap putranya.
" Bagaimana Salsa tau ?" tanya Alexi bingung.
" Saat kau kecelakaan,Ayu menelfon dia dan mengabari kau dibawa kerumah sakit,Salsa begitu panik tapi saat Ayu memberitahu lebih jelas siapa dia,Salsa langsung melemah " Cerita Yùni sedih.
" Dia merasa kecewa dengan sikap mu Lex " Lanjut Yuni.
Alexi langsung melemas,dirinya tak menyangka Salsa akan tau disaat2 terakhir.
" Ayah mengirimnya kesana agar dia bisa sembuh lagi " Kata Romi menghela nafas.
" Kau sudah menyakiti Salsa untuk kedua kalinya Lex,dia begitu percaya kepada mu,bahkan sangat bahagia menceritakan waktu tinggal bersama kamu,tapi kamu mematahkan hatinya lagi." Kata Yuni menggeleng pelan.
Alexi menunduk dengan mengepalkan kedua tangannya.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1