
Salsa menyerahkan rantang yang ia bawa kepada Alexi.
" Nih jangan makan sembarangan lagi " Ucap Salsa kepada Alexi.
" Iya " Jawab Alexi malas.
" Ya udah aku pulang dulu " Kata Salsa ingin berlalu.
" Ehh nanti " Kata Alexi menahan tangan gadis itu.
" cieeeeeee " Olok Satpam tiba2 nongol dari pos.
Keduanya menoleh terkejut melihat lelaki bertopi biru itu mengejeknya.
Alexi melepas tangan Salsa dan mendehem menghilangkan kecanggungan.
" Nanti atuh Neng kaburnya,kan Aa Alex masih kangen " Olok satpam tersebut tersenyum.
Salsa menunduk malu dioloki pria tersebut.
" haiits Abang kek hantu aja nongol gak bilang2 " cibir Alexi.
" Saya ngantuk tadi Lex makanya ngak keliatan,tapi denger suara orang pacaran membuat saya bangun " balas lelaki itu.
" Bukan pacar lah Bang" kata Alexi melihat Salsa ogah.
Salsa mendengus bersedekap dada.
" Kalo bukan pacar apa dong ?" Tanya lelaki itu.
" Mantan " Jawab Salsa dan Alexi barengan.
" Hahahaha " Satpam tertawa ngakak melihat keduanya sangat kompak memberikan sttus mereka.
" aduh aduh udah jadi mantan tapi masih kompak aja " Olok satpam makin menjadi.
" haistt,dah sana pulang " Usir Alexi.
" Ck,emang dari tadi mau pulang,kamu yang tahan aku !" Balas Salsa geram.
" Ya udah sekarang pulang " Ucap Alexi santai.
" Gak tau terima kasih banget sih Lex " Kata Salsa kesal.
" Hm makasih " Jawab Alexi tenang.
Salsa melototkan matanya menatap lelaki itu,Alexi cengengesan dan mencubit lengan Salsa.
" Iya2 makasih,nanti aku bayarin ongkos pulangnya " kata Alexi menciut.
" Sekarang ! aku mau jalan2 " Kata Salsa menadahkan tangan.
" Gak ada uangnya,kan masih kerja belum digaji " Kata Alexi gemas.
" Ihh pelit banget sih jadi cowok,pantesan diputusin,emang enak " Cibir Salsa.
" Eh itu aku yang mutusin,enak aja " kata Alexi tak terima.
" Cih kalo aku jadi ceweknya udah lama aku tinggal !" kata Salsa pelan.
" Tapi kamu bertahan sama aku " Jawab Alexi cepat.
Deg...
__ADS_1
Keduanya saling melihat,Satpam yang menjadi penonton terlihat kebingungan dengan perdebatan sengit 2 anak manusia itu.
" Ya,dan aku menyesal melakukannya " Jawab Salsa tenang.
Deg....
Alexi terdiam mendengar jawaban gadis itu.
" Menyesal ?" tanya Alexi pelan.
" Aku pulang aja " Ucap Salsa berjalan cepat keluar dari daerah kantor raksasa tersebut.
Alexi masih diam mencoba mencerna kata2 yang diucapkan gadis itu barusan.
Jantung Salsa berdegub kencang,gadis itu menoleh kebelakang dan terkejut Alexi masih menatapnya dalam diam.
" Ya Tuhan apa yang aku lakukan ?" Gumam Salsa memegang dadanya yang terasa berdebar.
Gadis itu sedikit berlari agar Alexi berhenti melihat kearahnya.
Setelah gadis itu naik taxi,Alexi berbalik badan menatap rantang yang Salsa bawa.
" Kalian beneran mantan ?" tanya Satpam kepo.
" Hm,mantan istri " Jawab Alexi sambil melangkah gontai kedepan.
" Apa !" Pekik Satpam terbelalak.
Lelaki itu ingin bertanya lagi tapi tak tega melihat Alexi terus menyeret kakinya masuk kedalam.
" Astaga,jadi gadis itu seorang janda ?" tanya Satpam tersebut tak percaya.
Lelaki itu pikir Alexi dan Salsa mantan pacar karna keduanya terlihat tak ada aura sudah menikah.
" Alexi muda gitu dah nikah punya bini cakep,bohay,lah gue udah tua gini masa masih sendiri aja " Gumam Lelaki itu menggeleng pelan merasa tersaingi.
" Lex kantin yok " Ajak Yuda merenggangkan otot2 nya setelah seharian menghadap laptop.
" Alexi gak bisa,udah dibawa bekal ama bebebnya " celetuk seorang wanita tersenyum melihat Alexi mengintip isi rantang.
" Hehe duluan aja Yud,gue nyusul " Kata Alexi malu.
" Cih ngakunya gak punya pacar,sekalinya punya di layanin kek raja " Cibir Yuda.
Alexi hanya tersenyum tak membalas karna dirinya sudah sangat malu menjadi pusat perhatian hari ini.
Disebuah mall,Salsa baru mendaratkan kakinya.
Gadis itu berencana untuk membeli oleh2 yang akan ia bawa ke Helend dan Hena diluar negeri.
" Oh iya,Kak Bryan kan lagi pulang kampung " Gumam Salsa teringat.
" Kenapa aku gak telfon aja,siapa tau dia ada dikota ini " Gumam Salsa semangat.
Gadis itu merogoh saku celananya dan menelfon seseorang.
Tanpa tunggu lama,telepon pun diangkat.
" Halo Kak,assalamualaikum " Sapa Salsa girang.
" Waalaikumsalam " Jawab Bryan diseberang.
" Kakak dimana ? aku di kota B " Ucap Salsa tanpa basa basi.
__ADS_1
" Kamu pulang ?" Tanya Bryan kaget.
" Iya Kak,1 bulan disini " jawab Salsa.
" Kenapa ngak kasih tau ?" tanya Bryan.
" Hehe kelupaan " Jawab Salsa malu.
" Kakak lagi dirumah ini,nanti kalo aku sampe sana kamu shareloc ya " Ucap Bryan tenang.
" Memang Kakak dimana ?" Tanya Salsa.
" Di kota J " Jawab Brayn terkekeh.
" Apa !" Pekik Salsa kaget.
" Gak papa,aku bisa kesana,paling nyampenya malam " jawab Bryan.
" Yah kalo jauh gak usah Kak,itu kan luar kota " kata Salsa panik.
" Gak papa,Kakak lagi suntuk juga pengen refreshing " Jawab Bryan santai.
" Hm,ya udah,nanti kalo dah sampe sini kasih kabar ya aku jemput " Kata Salsa malu.
" Iyaaa,kamu tunggu ya Kakak otw " Balas Bryan.
" Hm " Jawab Salsa paham.
Tut.
Panggilan terputus,Salsa terlihat tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan.
" Astaga,ternyata dia dikota J dan aku disni,bearti Kak Justin harus naik pesawat dong " Gumam Salsa menggeleng.
" Apa dia benar2 anak sultan ya ? santai banget bilang otw tanpa pikir biaya " Lanjut Salsa takjub..
Gadis itu kurang tau latar belakang Bryan,Salsa pikir Bryan bisa punya barang mewah karna lelaki itu bekerja diluar negeri,tapi Salsa tidak tau bahwa keluarga lelaki itu beberapa anak orang kaya di asia.
Salsa kembali melanjutkan acara jalan2nya,tak lupa Salsa membeli baju bagus dan hadiah untuk Bryan yang sudah banyak membantunya.
Sore menjelang magrib,Alexi baru pulang bekerja pria itu terlihat kelelahan terlihat dari wajah suntuknya dan juga baju yang sudah berantakan.
Salsa sedang menutup pintu rumah menggeleng melihat lelaki itu hidup senggan mati tak malu.
Brugh...
Alexi menjatuhkan dirinya disofa dan mengambil air dibotol.
" Ueeekk ueekk apa ini ?" Gumam Alexi seketika merinding merasai minuman aneh itu.
" Sa ini apa ?" Tanya Alexi mengangkat botol
" Obat datang bulan " Jawab Salsa tenang meski dirinya ingin tertawa.
" Apa !" pekik Alexi.
" Gak papa kamu minum Lex,siapa tau punya mu juga berdarah " Kata Salsa jahil.
" Iuuuhh ueeeekkk ogah " Kata Alexi menjauhkan benda itu dan berlari kedapur mengambil air.
" Ck,makanya gak usah asal comot punya orang,kualat kan " Cibir Salsa melihat Alexi memuntahkan apa yang ia minum.
Salsa kembali menutup semua pintu rumah dan jendela lalu menghidupkan lampu.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya