Tak Sengaja Jatuh Cinta

Tak Sengaja Jatuh Cinta
BAB Delapan Dua "TSJC"


__ADS_3

Next...


Riko dan Citra masih tertidur lelap, Citra tertidur lelap dipelukan Riko. Tidak lama kemudian Citra membuka matanya perlahan dan menatap wajah suaminya yang masih tidur, Citra pun mengelus pipi suaminya dengan lembut.


Setelah puas menatap wajah suaminya, Citrapun kembali tertidur sambil memeluk suaminya dengan erat, karna dia merasa masih ngantuk.


Waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi, tapi mereka masih tertidur lelap, karna hari ini mereka sedang libur jadi mereka bermalas-malasan.


Perlahan-lahan Riko mengeliat lalu membuka matanya yang masih sangat berat, dia tersenyum saat orang yang pertama kali dia lihat adalah istrinya yang masih tertidur, Riko kemudian mengambil ponselnya untuk melihat jam, dan menyadari ternyata sudah jam 9. Diapun bangkit dari tempat tidur dengan pelan, karna dia tidak ingin mengganggu istrinya.


Riko mengusap wajah bantalnya dan mengacak-acak rambutnya sambil menatap istrinya yang masih tidur lelap.


Riko kembali tersenyum melihat istrinya, lalu diapun merapikan selimut di tubuh Citra, kemudian mengecup kening istrinya.


Setelah itu diapun meninggalkan istrinya yang masih tidur menuju dapur untuk membuat sarapan sehat untuk istri dan calon anaknya..


*******


Kevin yang sudah terlihat tapi dan wangi, segera kuar dari kamarnya, menuju kamar Romi. Karna hari ini hari minggu, Kevin dan Indah merencanakan untuk jalan-jalan bareng, Kevin berencana mengajak Indah keaquarium yang ada di Jakarta, karna Indah sangat menyukai keindahan hewan laut.


Setelah mengetuk pintu kamar Romi, Kevin pun masuk, setelah Romi mempersilahkannya masuk, diapun meminta izin kepada Romi, dan Romi hanya mengiyakan tapi dengan syarat jangan pulang kemalaman.


Mita yang melihat Kevin keluar dari kamar Romi dengan penampilan yang sudah rapi, membangkitkan jiwa keponya.


"Kamu mau kemana Vin? rapi bener." tanya Mita penasaran.


"Bukan urusan kamu." ketus Kevin.


"Mau jalan-jalan bareng Indah yah?" tanya mita lagi dan Kevin hanya mengangkat sebelah alisnya tanda iya.


"Kamu ngga ngajak aku, aku ngga keberatan kok, walaupun kamu seret sekalipun." ucap Mita berharap agar Kevin mengajaknya.


"Ngga, aku ngga akan ajak kamu,, aku ngga mau nanti kamu ganggu momen-momen aku sama Indah." ketus Kevin lagi.

__ADS_1


"Jahat banget sih, jadi sepupu gitu amat." celetuk Mita kesal.


"Manusia jomblo ngga usah sirik, ngga usah ganggu orang yang mau pacaran.." ketus Romi tiba-tiba datang.


Kevin pun tersenyum mendengar singgungan Romi kepada Mita, lalu diapun segera pergi untuk menjemput Indah.


"Kayak kak Romi ngga jomblo aja." ketus Mita lagi.


"Humm,, saat ini aku memang jomblo, tapi liat aja nanti, sebentar lagi aku akan ganti status." ucap Romi percaya diri.


Indah mengerucutkan mulutnya mendengar perkataan Romi yang sangat percaya diri, Mita kemudian menatap penampilan Romi yang juga sudah terlihat sangat rapi dan wangi.


Romi akan keluar bersama Silfa. Karena semalam Romi sudah mengajak Silfa untuk jalan-jalan, sebagai permintaan maaf Romi kepada Silfa yang selalu membuatnya kesal, dan Silfa pun menerima ajakan itu karna Silfa juga ingin meminta maaf kepada Romi.


Romi kemudian menatap penampilan Mita, yang sangat lusuh dan berantakan, Romi merasa risih dengan penampilan Mita yang menurutnya sangat jorok sebagai seorang perempuan.


"Ehh, lo tuh perempuan, harusnya pagi-pagi gini lo tuh udah rapi, udah mandi, wangi. tapi kenyataannya, tampang lo lusuh, lo bau jigong, gimana ada cowok yang mau sama lo,, bahkan melirik lo aja mereka ogah. Kalau lo kayak gini terus. gue yakin lo bakalan jomblo seumur hidup, bahkan jadi perawan tua. hhhhh." ucap Romi mengejek penampilan Mita yang memang masih berantakan.


Mita hanya mendengus kesal sambil memeriksa penampilannya.


"Terserah lo deh gue ngga urus." ketus Romi lalu hendak meninggalkan Mita menuju garasi mobnya.


"Oh yah, gue lupa sesuatu. Lo, jagain rumah,, inget gue cuma nyuruh lo jaga rumah bukan jual rumah, ok Cicak." ketus Romi lagi sambil mengacak-acak poni Mita.


Mita yang sudah sangat kesal dengan semua kucilan Romi, menyingkirkan tangan Romi dan kepalanya. Romipun tidak perduli lalu berjalan meninggalkan Mita.


Mita masih menatap Romi dengan kesal, kemudian sebuah ide muncul di kepalanya.


"Ada kecowa di kepala kak Romi." celetuk Mita berbohong, mendengar perkataan Mita, seketika Romi melombat-lompat dan berteriak sambil mengacak-acak rambutnya karena takut dengan kecowa.


Mita pun tertawa puas, melihat tingkah Romi. karena balas dendamnya berhasil.


"Rasaiinn." gumam Mita.

__ADS_1


"Mitaaaaaaa.. teriak Romi kesal saat mengetahui ternyata Mita mengerjainya, Mita hanya cuek sambil berjalan menuju kamarnya.


**********


Setelah Riko membuat sarapan, diapun menuju kamar untuk membangunkan istrinya. Saat Riko membuka pintu kamarnya, dia sudah melihat Citra sudah bangun tapi masih berbaring di tempat tidur.


Citra tersenyum saat melihat suaminya berdiri diambang pintu.


"Selamat pagi sayang." sapa Citra kepada Riko yang masih berbaring malas di kasur.


Riko masih berdiri diambang pintu sambil terus menatap istrinya yang sangat cantik saat tersenyum, Riko menatap istrinya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.


Riko pun segera menghampiri istrinya, dan langsung mencium bibir istrinya dengan penuh gairah.


Riko yang memang sudah beberapa hari ini tidak mendapat jatah, sudah tidak bisa mengendalikan dirinya lagi, Riko segera melapaskan seluruh pakaiannya, lalu pakaian Citra..


Dalam sekejap mereka sudah bugil, kecuali pakaian dalam Citra yang masih melekat di tubuh Citra.


Riko menatap mata istrinya dalam-dalam, dan Citra mengerti keinginan suaminya.


"Tapi, kak Riko harus pelan-pelan, karna aku lagi hamil kak." pinta Citra dan Riko hanya mengangguk mengerti.


Riko mengerti keadaan istrinya yang sedang hamil muda, makanya selama beberapa hari dia menahan dirinya untuk tidak meminta jatahnya, tapi sekarang nafsunya sudah di ubun-ubun jadi dia tidak bisa menahannya.


Riko segera ******* bibir Citra dengan ganas, lalu dia turun ke leher Citra yang sangat putih dan meninggalkan jejek merah disana, Karna Riko paling bernafsu dengan leher istrinya. Lalu Riko juga mencium telinga istrinya dengan lembut sambil meniupnya dengan lembut, membuat Citra semakin mendesah, karna tubuh sensitif Citra adalah dibagian telinganya.


Setelah puas bermain disana, perlahan-lahan Riko melepas pengait bra Citra, setelah lepas bibir Riko turun ke bagian dada Citra. Riko bermain disana cukup lama, karna Riko sangat gemas dengan dada Citra yang ukurannya tidak seperti biasanya, ukurannya menjadi sedikit lebih besar, karna sekarang dia sedang hamil.


Riko terus bermain-main dengan tubuh Citra, membuat Citra sudah tidak tahan dan memintanya. Akhirnya Riko menuruti permintaan istrinya itu, karna memang juniornya sudah memberontak dari tadi.


Rikopun melepaskan pakaian yang masih tersisa di tubuh Citra, lalu terjadilah wik.. wik.. yang penuh gairah dipagi hari.


******

__ADS_1


Mohon maaf yah readers, upnya lama, karna Author lagi sibuk. mohon di maklumi dan tetap sabar yah.. Nanti author akan usahain agar bisa crazy up lagi.


__ADS_2